A A A
Home

USD/JPY Stabil, Fokus Data CPI AS dan Kesaksian Powell

PDFCetak

Rabu, 13 November 2019 11:55

JPY.5Meskipun ada berita terbaru mengenai protes Hong Kong dan kesepakatan perdagangan AS-China, para trader pair USD/JPY lebih suka berada dalam mode "wait and see" sementara harga terlihat di sekitar 109,00 selama awal sesi perdagangan hari ini.

Ketidakpastian seputar kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China, ditambah dengan kerusuhan di Hong Kong, terus mengerahkan tekanan downside, sentimen hawkish keseluruhan di Federal Reserve membatasi penurunan akhir-akhir ini.

Para diplomat AS, termasuk Presiden Donald Trump dan Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow, baru-baru ini menunjukkan kesiapan untuk menaikkan tarif China jika pembicaraan fase satu gagal. Para politisi juga menegaskan bahwa menggulirkan kembali tarif memungkinkan tetapi tidak akan dilakukan ada konfirmasi kesepakatan.

 
 

Emas Sedikit Lebih Tinggi Setelah Capai low 3-bulan

PDFCetak

Rabu, 13 November 2019 11:04

GOLD.4Gangguan perdagangan terbesar abad ini tetap hidup dan mendominasi pasar keuangan, mendorong safe haven emas untuk naik beberapa tingkat di perdagangan afterhours.

Ketidakpastian hubungan dagang AS-China membuat harga emas nyaris anjlok 4% dalam enam hari perdagangan terakhir, dan berada di level terendah tiga bulan.

Harga emas di pasar spot berhasil naik US$ 3,53, atau 0,2%, pada US$ 1,460 menjelang penutupan perdagangan pagi tadi. Sebelumnya harga emas sempat mencapai level terendah tiga bulan di US$1,445.

Dalam pidatonya dii New York Economic Club Trump mengatakan bahwa kesepakatan perdagangan "akan segera terjadi, tetapi kami hanya akan menerima kesepakatan jika itu baik untuk Amerika Serikat, dan para pekerja kami serta perusahaan besar kami."

 
 

Minyak Turun karena Potensi Perlambatan Permintaan dan Memudarnya Kesepakatan AS-China

PDFCetak

Rabu, 13 November 2019 10:39

CRUDE.OIL.9Harga minyak merosot pada hari Rabu karena prospek kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina meredup, membebani prospek ekonomi global dan permintaan energi.

Presiden A.S. Donald Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa kedua negara hampir menyelesaikan kesepakatan perdagangan, tetapi ia gagal memberikan tanggal atau tempat untuk peresmian dan penandatanganan.

Minyak mentah berjangka Brent (LCOc1) turun 16 sen, atau 0,3%, menjadi $ 61,90 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (CLc1) AS berada di $ 56,65, turun 15 sen atau 0,3%.

Perkiraan oleh Badan Energi Internasional untuk pertumbuhan permintaan minyak global yang lebih lambat pasca-2025 juga membebani pasar.

 
   

Saham Asia Merosot karena Meningkatnya Kekhawatiran AS-China

PDFCetak

Rabu, 13 November 2019 10:17

ASIA-STOCK.7Saham Asia dan futures Wall Street jatuh pada hari Rabu, karena meningkatnya kekhawatiran bahwa pembicaraan perdagangan AS-China akan tersendat, ditambah dengan kekhawatiran tentang kerusuhan di Hong Kong yang mengurangi permintaan untuk aset berisiko.

Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang (MIAPJ0000PUS) turun 1,01% ke level terendah dalam lebih dari seminggu. Saham Hong Kong (HSI) merosot 1,8% ke level terendah dua minggu, terpukul oleh kekhawatiran bahwa protes anti-pemerintah di Hong Kong tampaknya di luar kendali.

Dolar melayang di Asia setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan kesepakatan perdagangan "dekat" tetapi tidak memberikan rincian baru tentang kapan atau di mana perjanjian akan ditandatangani.

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 13 November 2019 10:33
 
 

NZD/USD Melonjak ke 0,6420 Setelah RBNZ Umumkan Tak Ada Perubahan Suku Bunga

PDFCetak

Rabu, 13 November 2019 10:03

RBNZ.01RBNZ kembali mengejutkan pasar global, kali ini positif yaitu menolak ekspektasi penurunan suku bunga, yang pada gilirannya mendorong NZD/USD ke 0,6420 pada awal Rabu.

Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mengumumkan tidak ada perubahan pada Official Cash Rate (OCR) 1,0% sebagai bagian dari keputusan pertemuan kebijakan moneter bulan November.

Nada risiko telah melambat karena kegagalan untuk mendapatkan sinyal yang jelas tentang kesepakatan perdagangan yang banyak ditunggu-tunggu antara Amerika Serikat (AS) dan China membuat pedagang menjauh. Berita utama terbaru mengisyaratkan bahwa para diplomat AS, termasuk Presiden Donald Trump, terus menegaskan kesepakatan hampir selesai, sementara Wall Street Journal menyatakan sebaliknya, mempertimbangkan tidak adanya komitmen AS untuk menghapus tarif yang ada di China./R

 
   

Halaman 1 dari 9

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.