A A A
Home

Rilis data USD Prelim UoM Consumer Sentiment

PDFPrint

Friday, 17 January 2020 22:03

USD-UNIVERSITY OF MICHIGANUSD Prelim UoM Consumer Sentiment (Actual : 99.1 , F'cast : 99.3 , Prev : 99.3)
Hasil Prelim UoM Consumer Sentiment untuk bulan Januari 2020 dirilis lebih jelek dibanding perkiraan dan bulan sebelumnya.
Prelim UoM Consumer Sentiment adalah indeks atas kondisi ekonomi saat ini dan masa depan yang didapat dari survey yang dilakukan oleh University of Michigan.
Data ini penting karena keyakinan keuangan masyarakat adalah indikator utama belanja konsumen, yang menyumbang sebagian besar aktivitas ekonomi secara keseluruhan.
 

 
 

Rilis data USD - Building Permits

PDFPrint

Friday, 17 January 2020 20:36

USD-HOUSE.4USD Building Permits (Act: 1.42M / F'Cast: 1.47M / Prev: 1.48M)
Hasil Building Permits untuk bulan Desember 2019 dirilis lebih jelek dibanding perkiraan dan hasil bulan sebelumnya.
Building Permits adalah data ekonomi yang menunjukkan jumlah izin bangunan rumah baru yang dikeluarkan selama bulan sebelumnya
Data ini berguna untuk mengukur kegiatan konstruksi di masa depan karena mendapatkan izin adalah salah satu langkah pertama dalam membangun bangunan baru.

 
 

Rilis Data GBP - Retail Sales

PDFPrint

Friday, 17 January 2020 16:22

GBP Retail Sales m/m (Act: -0.6% / F'Cast : 0.5% / Prev: -0.6%)

GBP-USD.4Retail Sales adalah data ekonomi yang menunjukkan jumlah perubahan total penjualan di tingkat ritel. Rilis kali ini adalah laporan untuk bulan Desember 2019 dan hasilnya dirilis lebih Jelek dibanding perkiraan dan sama dengan previousnya

Data retail sales adalah salah satu ukuran utama belanja konsumen, yang menyumbang sebagian besar kegiatan ekonomi secara keseluruhan. Penjualan Retail merupakan indikator awal untuk pengeluaran konsumen dan akan berdampak pada pertumbuhan dan juga tingkat inflasi.

 
   

Dolar AS dan CNY Stabil Setelah Kesepakatan Perdagangan

PDFPrint

Friday, 17 January 2020 11:10

CHINA-YUAN.4Dolar dan yuan China tetap stabil sehari setelah China dan AS menandatangani kesepakatan perdagangan fase satu yang bertujuan meredakan ketegangan antara dua ekonomi terbesar di dunia.

Penandatanganan kesepakatan pada hari Rabu, 15 Januari di AS membantu pasar ekuitas dan memberikan stabilitas pada mata uang.

Indeks Dolar AS Berjangka sedikit lebih rendah, turun 0,02% menjadi 97,30. Indeks tetap kuat setelah jatuh di awal tahun.

Bank Rakyat China (PBOC) menetapkan tingkat referensi untuk yuan di 6,8878 pada hari Jumat, dibandingkan dengan 6,8807 pada hari Kamis. Pasangan USD/CNY pada dasarnya datar, turun 0,01% menjadi 6,8759 pada hari Jumat pagi.

Ekonomi Tiongkok tumbuh 6,0% hingga 2019, tingkat pertumbuhan terendah sejak 1990, menurut angka yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional China pada Jumat pagi. Tingkat pertumbuhan lebih rendah dari ekspektasi pasar sebesar 6,2% tetapi dalam kisaran 6% hingga 6,5% yang ditetapkan pemerintah pusat pada awal 2019.

 
 

Emas Naik, Negosiasi AS-China Fase-2 Diperkirakan Akan Lebih Rumit

PDFPrint

Friday, 17 January 2020 10:54

GOLD.2Harga emas naik pada hari Jumat di sesi Asia pagi ini, di tengah keraguan tentang kesepakatan perdagangan AS-China. Kedua negara menandatangani kesepakatan perdagangan fase satu pada hari Rabu, namun, masih ada keraguan apakah AS dan China dapat secara konsisten mengembangkan hubungan.

Spot Gold XAU/USD saat ini bergerak di area 1.553, mempertahankan kenaikan hari Kamis kemarin yang mencapai level tertinggi harian di 1.558.

Sementara Emas Berjangka untuk pengiriman Februari di New York COMEX naik 0,19% menjadi $ 1.553.

Kesepakatan fase satu telah banyak dikritik oleh analis. Kesepakatan itu mengatakan Beijing akan meningkatkan pembelian produk dan layanan AS dengan tambahan $ 200 miliar selama dua tahun ke depan. Pakta tersebut menghentikan tarif baru tetapi AS tetap memberlakukan retribusi atas produk-produk China senilai $ 360 miliar tetap tidak berubah serta tarif Cina untuk lebih dari $ 100 miliar produk AS.

 
   

Page 1 of 10

© 1999-2020 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.