A A A
Home

Saham Asia Jatuh, Ditengah Kenaikan Yield Obligasi AS dan Kekhawatiran Biaya

PDFCetak

Rabu, 25 April 2018 10:31

ASIA-STOCK.7Saham Asia jatuh pada hari Rabu karena kenaikan yield obligasi AS menjadi 3 persen dan peringatan dari perusahaan-perusahaan AS atas biaya yang lebih tinggi mendorong kekhawatiran bahwa pertumbuhan pendapatan perusahaan dapat mencapai puncaknya segera.

Indeks MSCI terluas dari saham Asia-Pasifik di luar Jepang turun 0,7 persen ke level terendahnya dalam hampir tiga minggu, dengan saham teknologi Taiwan (TWII) mencapai posisi terendah dua bulan di tengah kekhawatiran tentang melambatnya permintaan semi-konduktor.

Nikkei Jepang (N225) juga turun 0,7 persen.

S & P E-mini futures (ESc1) tergelincir 0,2 persen. Saham Wall Street tergelincir semalam, dengan S & P 500 (SPX) jatuh 1,34 persen, yang paling dalam dua setengah minggu.

Industri kelas berat Caterpillar (N: CAT) mengalahkan perkiraan pendapatan karena permintaan global yang kuat tetapi sahamnya jatuh 6,2 persen setelah manajemen mengatakan laba kuartal pertama akan menjadi "tanda air yang tinggi" untuk tahun ini dan memperingatkan kenaikan harga baja.

"Kami telah melihat cukup banyak perusahaan mengumumkan pendapatan di atas perkiraan dan saham mereka turun tajam," kata Norihiro Fujito, ahli strategi investasi senior di Mitsubishi UFJ Morgan Stanley (NYSE: MS) Securities.

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 25 April 2018 10:33
 
 

Rangkuman Perdagangan Selasa dan Fokus Data Ekonomi Rabu

PDFCetak

Rabu, 25 April 2018 08:48

FOREX.7Perdagangan Selasa (24/04) US Dollar sedikit lebih rendah, turun tipis dan bergeser dari tertinggi dua bulan terhadap mata uang utama karena Yields obligasi AS mundur dari tertinggi multi-Years. Tetapi sentimen USD tetap positif di tengah data ekonomi yang optimis semalam.

Indeks Dollar AS turun serendah 90.71 setelah di sesi sebelumnya naik setinggi 91.08 yang merupakan level puncak sejak bulan Januari.

Yeilds treasury AS 10-tahun kemarin mencapai 3,003% untuk pertama kalinya sejak 2014 tetapi langkah di atas level psikologis kunci gagal menembus resistensi, dan kembali mundur ke 2,992%, sehingga menyeret USD lebih rendah.

Yields treasury teteap turun meskipun data menunjuk ke kekuatan yang mendasari dalam perekonomian AS setelah laporan tentang perumahan dan kepercayaan konsumen melampaui ekspektasi.

Departemen Perdagangan melaporkan pada Selasa, penjualan rumah baru naik 4% ke tingkat tahunan di 694.000 unit bulan lalu. Angka ini diatas perkiraan ekonom untuk kenaikan 1,9% menjadi 625.000 unit.

Sementara Indeks kepercayaan konsumen Conference Board naik menjadi pembacaan 128,7 dari 127,0 bulan sebelumnya, melampaui perkiraan ekonom yang memperkirakan turun di126.

GBP/USD rebound tipis dari kemerosotan baru-baru ini, naik setinggi $ 1,3985 dengan keuntungan 0,23%.

EUR/USD naik 0,21% ke $ 1,2244 meskipun investor masih melihat bahwa Bank Sentral Eropa dapat memilih pandangan yang lebih hati-hati pada pengetatan kebijakan moneter untuk pertemuan pekan ini yang akan dirilis Kamis besok.

Fokus Data Ekonomi :

  1. All Day - AUD CB Bank Holiday  in observance of Anzac Day.
  2. All Day - EUR Italian Bank Holiday,  in observance of Liberation Day.
  3. 21.30 WIB - USD Crude Oil Inventories (F'Cast: -1.6M / Prev: -1.1M)
 
 

US dolar sedikit mereda dikarenakan imbal hasil SUrat Hutang yang turun

PDFCetak

Selasa, 24 April 2018 21:08

USD.1Dolar menghentikan penguatannya pada perdagangan hari Selasa setelah naik ke tertinggi tujuh minggu terhadap mata uang utama lainnya, akibat memudarnya peningkatan dari imbal hasil Treasury.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, turun tipis ke 90,85 sedikit menjauh dari level tertinggi di 91., level terkuat sejak Maret 1

Dolar telah menguat terhadap mata uang utama pada hari Senin karena imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun mencapai level tertinggi dalam lebih dari empat tahun di 2,998%.

Imbal hasil naik seiring penguatan prospek inflasi yang menyebabkan ekspektasi tingkat pengetatan moneter yang lebih cepat dari Federal Reserve.

Pada hari Selasa Imbal hasil mundur dari level tertinggi tersebut dan terakhir di 2,971%.

Namun Dolar masih berada di level tertinggi sepuluh minggu terhadap safe haven Yen, dengan USD/JPY terakhir di 109.00 setelah melonjak 0,83% pada hari Senin.

Mata uang Jepang, yang sering dicari pada saat gejolak pasar dan ketidakpastian politik dan cenderung menurun karena kepercayaan investor kembali, telah melemah dalam sesi terakhir karena kekhawatiran atas risiko geopolitik dan ketegangan perdagangan berkurang.

 
   

Rilis data USD - CB Consumer Confidence

PDFCetak

Selasa, 24 April 2018 21:03

CONSUMER.CONFIDENCE.21. USD Conference Board Consumer Confidence (Actual : 128.7/F'cast : 126.0 /Prev : 127.7)
Data CB Consumer Confidence di Amerika untuk bulan April 2018 hasilnya dirilis lebih BAIK dibanding perkiraan dan dibanding bulan sebelumnya.
CB Consumer Confidence adalah sebuah indeks berdasarkan survey terhadap rumah tangga yang bertujuan untuk menilai kondisi ekonomi saat ini dan masa depan termasuk ketersediaan tenaga kerja, kondisi bisnis dan situasi ekonomi secara keseluruhan,
Keyakinan konsumen terhadap keadaan ekonommi adalah indikator utama untuk melihat aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

 
 

Rilis Data GBP - Public Sector Net Borrowing

PDFCetak

Selasa, 24 April 2018 15:29

GBP Public Sector Net Borrowing (Act : -0.3B / F'cast : 1.1B/ Prev: -0.4B)

GBP-USD.1GBP Public Sector Net Borrowing bulan Maret 2018 dirilis lebih Bagus dibandingkan perkiraan dan bulan sebelumnya.

Data ekonomi ini menunjukkan besaran perbedaan antara pengeluaran dan pendapatan pada perusahaan publik, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah selama bulan sebelumnya.
Angka yang positif mengindikasikan defisit anggaran sebaliknya angka yang negatif mengindikasikan surplus.

 
   

Halaman 2 dari 9

© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.