A A A
Home

Rilis Data EUR - Final CPI

PDFCetak

Rabu, 18 April 2018 15:52

1. EUR Final CPI y/y (Act : 1.3% / F'Cast : 1.4% / Prev: 1.4%)
EUR-EUROZONE.2Final CPI di Eropa untuk bulan Maret 2018 hasilnya dirilis lebih Jelek dibandingkan perkiraan dan bulan sebelumnya.

Final CPI adalah data ekonomi yang menunjukkan perubahan harga barang dan jasa ditingkat konsumen.

Harga di tingkat konsumen merupakan faktor yang sangat mempengaruhi besaran inflasi secara keseluruhan dan selanjutnya inflasi penting untuk mengukur nilai sebuah mata uang karena kenaikan harga dapat menyebabkan bank sentral menaikkan suku bunga untuk menjaga mandat Bank Sentral sebagai regulator ekonomi.

Data ini dianggap sebagai data inflasi terpenting zona Euro karena data ini digunakan sebagai acuan target inflasi bank sentral, namun cenderung memiliki dampak yang relatif tidak terlalu signifikan karena data inflasi lainnya telah dirilis sebelumnya seperti CPI Flash Estimate dan German Prelim CPI yang telah dirilis sekitar 15 hari sebelumnya.

 
 

Rilis Data GBP - CPI, PPI Input dan RPI

PDFCetak

Rabu, 18 April 2018 15:23

1. GBP CPI (Consumer Price Index) y/y (Act : 2.5% / F'Cast: 2.7% / Prev: 2.7%)
CPI.7CPI di Inggris untuk bulan Maret 2018 hasilnya dirilis lebih Jelek dibandingkan perkiraan dan dibanding bulan sebelumnya.

CPI adalah data ekonomi yang menunjukkan perubahan harga barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen.
Besaran CPI menjadi penunjuk bank sentral untuk menentukan target inflasi karena harga konsumen mencerminkan inflasi secara keseluruhan dan mengetahui besaran inflasi penting untuk menilai kekuatan atas nilai mata uang tersebut.
Bank Sentral akan membandingkan besaran inflasi dengan target inflasi untuk menetapkan kebijakan yang tepat karena salah satu fungsi Bank Sentral adalah sebagai regulator ekonomi.


2. GBP PPI (Producer Price Index) Input m/m (Act: -0.1% / F'Cast : 0.3% / Prev: -1.1%)
PPI di Inggris untuk bulan Maret 2018 hasilnya dirilis lebih Jelek dibandingkan perkiraan dan dibanding bulan sebelumnya.

PPI adalah data ekonomi yang menunjukkan perubahan harga barang dan bahan baku yang dibeli oleh produsen.
Data PPI merupakan salah satu indikator utama untuk mengetahui inflasi di tingkat konsumen karena ketika produsen membayar lebih untuk barang produksi maka biaya tersebut biasanya akan diteruskan ke konsumen.

 
 

US Dollar Naik Moderat Setelah Data AS yang Optimis

PDFCetak

Rabu, 18 April 2018 11:29

USD.112Dolar diperdagangakan untuk kenaikan moderat pada Rabu setelah naik dari tiga minggu terendah pada data AS yang optimis, meskipun sebagian pihak masih mencermati ketegangan perdagangan AS-China.

Indeks dolar terhadap enam mata uang utama datar di kisaran 89,50 saat berita ini ditulis setelah naik 0,1 persen semalam.

Indeks telah turun ke 89,29, terendah sejak 27 Maret sebelum kembali naik diddukung data ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan di sektor perumahan AS dan angka produksi industri yang stabil.

Greenback mendapat dukungan dari indikator ekonomi karena pasar menemukan waktu untuk fokus pada fundamental seiring risiko politik yang dirasakan surut, dengan serangan Barat terhadap Suriah diharapkan tidak meningkat dan ketenangan dalam berita utama yang terkait dengan perdagangan Global AS-China.

Ketidakpastian masih mencengkeram sentimen investor yang mendasari, dan membatasi bouncing dolar.

"Sulit bagi dolar untuk menemukan arah karena ada kurangnya tema sentral untuk pasar untuk fokus. Tetapi Yields Treasury 10-tahun benar-benar menurun sementara Wall Street naik, "kata Masafumi Yamamoto, kepala strategi valas di Mizuho Securities di Tokyo.
"Kecuali masalah perdagangan AS-Cina diselesaikan dan kita tidak perlu khawatir tentang berita utama tentang masalah ini, sulit untuk fokus pada faktor seperti perbedaan Yields dan data ekonomi."

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 18 April 2018 13:10
 
   

Emas Melemah, Tertekan Kenaikan Pasar Saham

PDFCetak

Rabu, 18 April 2018 10:52

GOLD.11Harga emas pada hari Selasa kemarin bergerak turun untuk pertama kalinya dalam pekan ini. Penurunan logam mulia ini seiring dengan stabilnya Dolar yang disebabkan oleh fundamental AS dan surutnya ketegangan geopolitik.

Melemahnya harga emas juga tertekan oleh saham-saham AS yang naik, dan terus menguat pada hari Selasa kemarin.
kenaikan tersebut dipicu oleh keputusan AS yang berjanji untuk tidak akan ikut terlibat lebih jauh dalam konflik dengan Suriah, Rusia, dan Iran. Para investor juga fokus pada beberapa laporan ekonomi AS yang terpantau optimis.

Oleh karena itu, harga emas untuk pengiriman Juni 2018 di Commodity Exchange turun ke US$ 1.347,90 per ons troi, lebih rendah 0,12% jika dibandingkan dengan harga penutupan perdagangan kemarin.

Dalam dua hari perdagangan, harga emas turun 0,21%. Minat risiko investor meninggi seiring rilis laporan keuangan emiten kuartal pertama 2018. Pasar saham yang naik menyebabkan pesona emas sedikit memudar.

Spot Gold XAU/USD saat ini berada di kisaran 1.344 lebih rendah dari penutupan pagi tadi di 1.347.

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 18 April 2018 10:54
 
 

Harga Minyak Naik Didukung Laporan Persediaan Minyak AS dan Risiko Pasokan Global

PDFCetak

Rabu, 18 April 2018 10:44

CRUDE.OIL.9Harga minyak naik tipis pada hari Rabu, terangkat oleh penurunan yang dilaporkan dalam persediaan minyak mentah AS dan oleh risiko gangguan pasokan yang terus terjadi.

Minyak mentah Brent berjangka (LCOc1) berada di $ 71,90 per barel, naik 32 sen, atau 0,5 persen, dari penutupan terakhir mereka.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS (CLc1) naik 33 sen, atau 0,5 persen, pada $ 66,85 per barel.

Di Amerika Serikat, persediaan minyak mentah turun 1 juta barel pekan lalu, menjadi 428 juta barel, menurut laporan mingguan oleh American Petroleum Institute (API) pada hari Selasa.

Data AS mingguan resmi akan dipublikasikan oleh Administrasi Informasi Energi (EIA) pada hari Rabu.

Di luar Amerika Serikat, pasar minyak telah menerima dukungan umum karena ada perasaan bahwa ada risiko tinggi gangguan pasokan, termasuk kemungkinan penyebaran konflik di Timur Tengah, sanksi baru terhadap Iran dan penurunan output akibat politik dan ekonomi. krisis di Venezuela.

"Harga minyak bertahan di dekat tertinggi tiga tahun (tercapai sebelumnya pada bulan April) untuk saat ini, dan dengan persediaan kembali sejalan dengan tingkat normal, pasokan kekenyangan dari beberapa tahun terakhir tampaknya akan berakhir," kata William O'Loughlin , analis investasi di Rivkin Securities Australia.

 
   

Halaman 5 dari 10

© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.