A A A
Home

Dollar berlanjut menguat terhadap mata uang utama lainnya

PDFPrint

Tuesday, 20 February 2018 21:26

USD.8Dolar A.S. bertahan dalam penguatan terhadap mata uang utama lainnya pada hari Selasa, meskipun tren kenaikan greenback diperkirakan akan dibatasi oleh kekhawatiran yang terus berlanjut mengenai defisit A.S.

Sentimen pada greenback tetap rapuh karena defisit A.S. diproyeksikan akan meningkat mendekati $ 1 triliun pada 2019 menyusul pengumuman baru-baru ini mengenai pengeluaran infrastruktur dan pemotongan pajak perusahaan yang besar.

Dolar telah ditekan lebih rendah akhir-akhir ini oleh ekspektasi percepatan pengetatan moneter di luar A.S., yang akan mengurangi divergensi antara Federal Reserve dan bank sentral lainnya.

Pelaku pasar menantikan risalah rapat kebijakan terbaru Fed, pada hari Rabu, untuk indikasi potensial mengenai laju kenaikan suku bunga di masa depan.

Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,49% pada 89,78 , tertinggi sejak 14 Februari.

 
 

Rilis Data EUR - German ZEW Economic Sentiment

PDFPrint

Tuesday, 20 February 2018 17:02

EUR-ZEW.SURVEY1. EUR German ZEW Economic Sentiment (Act : 17.8 / F'cast : 16.0 / Prev: 20.4)
Indeks Zentrum fur Europaische Wirtschaftsforschung (ZEW) untuk bulan Februari 2018 dirilis lebih bagus dibanding perkiraan namun lebih jelek dibanding bulan sebelumnya.
German ZEW Economic Sentiment adalah sebuah indeks yang mengukur tentang kesehatan ekonomi negara Jerman berdasarkan survei terhadap sekitar 275 investor institusi dan analis mengenai masa depan ekonomi dalam 6 bulan ke depan.
Jika dirilis diatas 0,0 menunjukkan optimisme sebaliknya dika dirilis di bawah 0,0 menunjukkan pesimisme.

 
 

Pergerakan Euro Kembali Dibayangi Kondisi Politik

PDFPrint

Tuesday, 20 February 2018 15:01

EUR-USD.7Di awal sesi Eropa siang ini, Euro tepantau melemah dengan pair EUR/USD turun 0.41% dan bergerak dikisaran 1.2355. Menjauh dari kisaran tertinggi tiga tahun setelah pada Jum'at kemarin naik di 1.2555.

Di sesi Asia pagi tadi tetap sepi karena pasar AS semalam dan China tutup untuk libur nasional. Indeks dolar AS yang mengukur kekuatan USD terhadap mata uang utama kembali melanjutkan Rebound dan naik setinggi 89.56.

USD telah melemah dalam beberapa bulan terakhir, karena kekhawatiran inflasi di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve A.S. dan bank sentral dunia lainnya mungkin menaikkan suku bunga yang dikutip sebagai alasan utama untuk kinerja underwriter dolar. Ditambah dengan Menteri Keuangan A.S. Steven Mnuchin yang menyarankan bulan lalu bahwa kebijakan dolar AS yang lebih lemah akan bagus mengingat defisit perdagangan negara tersebut mencapai level tertinggi 10 tahun.

Sementara iitu, Menteri keuangan zona euro pada hari Senin memilih Menteri Ekonomi Spanyol Luis de Guindos untuk menggantikan Wakil Presiden Bank Sentral Eropa Vitor Constancio pada bulan Mei.

 
   

RBA: Suku Bunga Rendah Masih Akan Dipertahankan

PDFPrint

Tuesday, 20 February 2018 13:56

AUD-USD.4Aussie diperdagangkan menguat siang ini, Pair AUD/USD bukukan keuntungan 0.15% saat berita ini ditulis dan bergerak dikisaran 0.7925, sedikit lebih rendah setelah sebelumnya naik setinggi 0.7935.

Bank sentral Australia menegaskan kembali dalam rilis notulen Rapat yang dipublikasikan pagi tadi bahwa inflasi diperkirakan akan "hanya berangsur-angsur" meningkat karena tekanan ekonomi dan kenaikan upah.

Sebelum menaikan suku bunga, RBA menilai pertumbuhan gaji karyawan dibutuhkan untuk memastikan pemulihan inflasi. Sikap dovish ini sebenarnya sudah diekspektasikan oleh sebagian analis, tetapi kembali menekan Dolar Australia ke level 0.7891 pagi tadi.

RBA juga menyoroti lambatnya pertumbuhan pendapatan yang dihadapkan pada tingginya utang rumah tangga. Poin ini menjadi alasan mengapa suku bunga perlu dipertahankan di level rendah hingga beberapa waktu ke depan. Apalagi, RBA pun memperingatkan bahwa apresiasi Dolar Australia bisa mengakibatkan perlambatan pemulihan ekonomi dan inflasi.

Sifat sinkron pertumbuhan global yang meningkat, ke tingkat tren di atas dalam banyak kasus, telah meningkatkan kepercayaan diri bahwa tekanan inflasi akan mulai meningkat.

Last Updated on Tuesday, 20 February 2018 14:04
 
 

US Dolar Menguat, Namun Tetap Terbebani Kekhawatiran Defisit dan Inflasi

PDFPrint

Tuesday, 20 February 2018 11:39

INFLASI.1Dolar menguat pada hari Selasa setelah menarik diri dari level terendah tiga tahun terhadap mata uang utama di hari sebelumnya, namun kenaika USD masih terbebani kekhawatiran Inflasi dan defisit fiskal yang membengkak di Amerika Serikat sehingga dapat mengganggu ekonomi.

Indeks dolar berada di 89.33 saat berita ini ditulis, diperdagangkan sekitar satu persen di atas level terendah tiga tahun di hari Jumat di level 88.251.

Mata uang A.S. telah melemah dalam beberapa bulan terakhir, dengan dorongan positif dari kenaikan suku bunga A.S. yang diimbangi oleh rentetan faktor bearish.

Awalnya, pandangan bahwa bank sentral lain akan mengejar kebijakan Federal Reserve dalam memperketat kebijakan tahun ini yang dikutip sebagai alasan untuk kinerja underwriter dolar.

Kemudian muncul komentar dari Menteri Keuangan A.S. Steven Mnuchin, yang memicu kekhawatiran bahwa Amerika Serikat dapat mengejar kebijakan dolar yang lebih lemah karena defisit perdagangannya naik ke level tertinggi dalam hampir satu dekade.

Menghadapi kekhawatiran tentang defisit anggaran A.S., yang diproyeksikan akan meningkat menjadi lebih dari $ 1 triliun pada 2019 di tengah pengeluaran pemerintah dan pemotongan pajak perusahaan secara besar-besaran, juga telah menekan greenback.

 
   

Page 1 of 9

Latest News

Dollar berlanjut menguat terhadap mata uang utama lainnya
Tuesday, 20 February 2018 21:26 WIB
Rilis Data EUR - German ZEW Economic Sentiment
Tuesday, 20 February 2018 17:02 WIB
Pergerakan Euro Kembali Dibayangi Kondisi Politik
Tuesday, 20 February 2018 15:01 WIB
RBA: Suku Bunga Rendah Masih Akan Dipertahankan
Tuesday, 20 February 2018 13:56 WIB
US Dolar Menguat, Namun Tetap Terbebani Kekhawatiran Defisit dan Inflasi
Tuesday, 20 February 2018 11:39 WIB
BOJ Secara Bertahap Akan Terus Menjauh dari Stimulus Mode Krisis
Tuesday, 20 February 2018 11:26 WIB
Emas Turun di Asia Seiring Rebound USD
Tuesday, 20 February 2018 11:01 WIB
Harga Minyak Selip, Produksi AS Diperkirakan Akan Terus Meroket
Tuesday, 20 February 2018 10:32 WIB

Info Umum

Info Dealing

© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.