A A A
Home

Harga Minyak Turun Seiring Kenaikan Mengejutkan Inventories A.S.

PDFCetak

Rabu, 14 Agustus 2019 10:12

CRUDE.OIL.3Harga minyak turun pada hari Rabu setelah data industri menunjukkan persediaan minyak mentah AS secara tak terduga naik minggu lalu, menghapus beberapa kenaikan dari sesi terakhir yang dipicu setelah Washington yang mengatakan akan menunda tarif impor pada beberapa barang China.

Langkah Presiden AS Donald Trump mengirim komoditas, saham, dan aset lainnya lebih tinggi karena optimisme dampak perang perdagangan, yang sudah dirasakan di ekonomi di seluruh dunia, akan menjadi tumpul. Harga minyak melonjak hingga hampir 5 persen.

Minyak mentah Brent turun 35 sen, atau 0,6%, pada $ 60,95 per barel, setelah naik 4,7% pada hari Selasa, kenaikan persentase terbesar sejak Desember.

Minyak AS turun 46 sen, atau 0,8%, menjadi $ 56,64 per barel, setelah naik 4% pada sesi sebelumnya, tertinggi hanya dalam sebulan.

 
 

Wall Street Rally Menyambut Penundaan Tarif Impor AS

PDFCetak

Rabu, 14 Agustus 2019 10:06

USD-1Keputusan Administrasi Trump untuk menunda pengenaan tarif pada barang-barang yang diimpor dari China memicu aksi unjuk rasa besar Selasa yang mengklaim kembali sebagian besar kerugian Senin.

Administrasi menunda pengenaan tarif pada beberapa barang sampai 15 Desember, yang seharusnya memberi pengecer banyak waktu untuk menyimpan rak-rak mereka.

"Kami melakukan ini untuk musim Natal," kata Presiden Donald Trump kepada wartawan.

Reli mengirim S&P 500 naik 1,48%, Dow Jones industrialals naik 1,44% dan Nasdaq Composite naik hampir 2%.

Keuntungan untuk S&P 500 dan Nasdaq - masing-masing 43,69 poin dan 153 poin - memulihkan semua kerugian Senin. Dow, yang naik sekitar 373 poin, mengakhiri hari sekitar 7,5 poin dari total pemulihan dari kerugian 380 poin pada hari Senin.

 
 

Rilis Data China - Fixed Asset Investment & Industrial Production

PDFCetak

Rabu, 14 Agustus 2019 09:20

1. CNY Fixed Asset Investment ytd/y (Act: 5.7% / F'Cast: 5.9% / Prev: 5.8%)
Fixed Asset Investment China bulan Juli 2019 dirilis Lebih Jelek dari perkiraan dan previousnya

CHINA-ECONOMY.2Data Ekonomi yang mengukur perubahan total pengeluaran untuk investasi modal non-pedesaan seperti pabrik, jalan, jaringan listrik, dan properti. Merupakan salah satu Indikator ekonomi utama yang memperlihatkan perubahan tingkat investasi swasta dan publik dan dapat menjadi sinyal awal aktivitas ekonomi masa depan seperti perekrutan, pengeluaran, dan pendapatan.

2. CNY Industrial Production y/y (Act: 4.8% / F'Cast: 6.0% / Prev: 6.3%)
Industrial Production China Juli 2019 dirilis lebih Jelek dari perkiraan dan previousnya. 

Adalah indikator ekonomi yang mengukur output sektor industri termasuk sektor manufaktur, pertambangan, dan utilitas. Selain ikut menyumbang besarnya GDP (Gross Domestic Product), indikator ini juga mempengaruhi tingkat konsumsi dan pada akhirnya tingkat inflasi.

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 14 Agustus 2019 09:54
 
   

Rilis Data AUD - Westpac Consumer Sentiment & Wage Price Index

PDFCetak

Rabu, 14 Agustus 2019 09:09

1. AUD Westpac Consumer Sentiment (Act: 3.6% / F'Cast: - / Prev: -4.1%)

AUD-ECONOMY.1

Westpac Consumer Sentiment bulan Juli 2019 dirilis lebih Bagus dari bulan sebelumnya

Ini merupakan data perubahan tingkat indeks difusi berdasarkan konsumen yang disurvei; Kepercayaan finansial adalah indikator utama belanja konsumen, yang menyumbang mayoritas aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

Survei terhadap sekitar 1.200 konsumen yang meminta responden untuk menilai tingkat relatif kondisi ekonomi masa lalu dan masa depan, pekerjaan, dan iklim untuk pembelian besar.

2. AUD Wage Price Index q/q (Act: 0.6% / F'Cast: 0.5% / Prev: 0.5%) 

Wage Cost Index/ Indeks Biaya Upah, Indeks Harga Tenaga Kerja Australia kuartal ke-II 2019 dirilis Bagus. Naik lebih dari perkiraan dan Kuartal sebelumnya.

Merupaka perubahan dalam harga perusahaan dan pemerintah dalam membayar tenaga kerja, tidak termasuk bonus.
Ini adalah indikator utama inflasi konsumen - ketika biaya upah/ tenaga kerja naik, biaya yang lebih tinggi biasanya diteruskan ke konsumen dan berdampak pada harga barang.

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 14 Agustus 2019 09:53
 
 

Rangkuman Perdagangan Selasa dan Fokus Data Ekonomi Rabu

PDFCetak

Rabu, 14 Agustus 2019 09:02

USD-12US Dollar naik signifikan pada perdagangan semalam (13/08) setelah rilis data inflasi AS yang disusul dengan kabar penundaan tarif AS terhadap sebagian barang impor China hingga akhir tahun ini. Indeks Dolar AS (DXY) naik sekitar 0.35 persen ke 97.83 dan bertahan hingga pagi ini.

Sementara Consumer Prices Index (CPI) AS untuk bulan Juli 2019 tercatat naik. Inflasi tahunan meningkat ke 1.8 persen dari sebelumnya di 1.6 persen. Hasil tersebut juga melebihi ekspektasi di level 1.7 persen. Sementara CPI AS dalam basis bulanan naik sesuai ekspektasi di 0.3 persen, lebih tinggi dari sebelumnya di 0.1 persen.

Awalnya, laporan CPI AS tersebut dinilai tidak terlalu memengaruhi pasar estimasi pasar terhadap perkiraan Rate Cut The Fed lagi bulan September mendatang karena masih dibayangi oleh tensi perdagangan AS-China, dan Dolar AS pun tak terlalu bereaksi. Namun kemudian, kabar mengenai penundaan kenaikan bea impor barang China masuk dan melonjakkan Dolar AS berikut saham Dow.

Menurut laporan Wall Street Journal, pemerintahan Trump akan menunda tarif terhadap sekelompok barang China; di antaranya ponsel, laptop, mainan dan barang-barang lain hingga tanggal 15 Desember. Kabar ini seketika meredakan kekhawatiran akan kenaikan bea impor terhadap $300 miliar barang-barang China yang dijadwalkan akan berlaku mulai tanggal 1 September mendatang.

Tak hanya itu, kantor US Trade Representative (USTR) juga mengatakan bahwa sejumlah produk malah akan dibebaskan dari pajak seluruhnya atas dasar kesehatan, keamanan, ketahanan nasional dan barang-barang lain.

Yen Jepang, yang dipandang sebagai safe-haven di tengah gejolak pasar melemah, dengan USD/JPY melonjak 1,3% menjadi 106,97. Euro jatuh karena ketidakpastian politik di partai-partai di Italia berlanjut, dengan EUR/USD jatuh 0,2% menjadi 1,1169. GBP/USD naik tipis 0,1% menjadi 1,2097.

Fokus Data Ekonomi Hari Ini :

  1. 07.30 WIB - AUD Westpac Consumer Sentiment (Act: 3.6% / F'Cast: - / Prev: -4.1)
  2. 08.30 WIB - AUD Wage Price Index q/q (Act: 0.6% / F'Cast: 0.5% / Prev: 0.5%)
  3. 09.00 WIB - CNY Fixed Asset Investment ytd/y (Act: 5.7% / F'Cast: 5.9% / Prev: 5.8%)
  4. 09.00 WIB - CNY Industrial Production y/y (Act: 4.8% / F'Cast: 6.0% / Prev: 6.3%)
  5. 13.00 WIB - EUR German Prelim GDP q/q (F'Cast: -0.1% / Prev: 0.4%)
  6. 14.30 WIB - AUD RBA Assist Gov Debelle Speaks, berpartisipasi dalam diskusi panel pada konferensi Redefining Conduct in FX Markets, di Sydney.
  7. 15.30 WIB - GBP CPI y/y (F'Cast: 1.9% / Prev: 2.0%)
  8. 15.30 WIB - GBP PPI Input m/m (F'Cast: 0.6% / Prev: -1.4%)
 
   

Halaman 9 dari 10

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.