A A A
Home

Dolar Rebound Moderat Vs Yen Seiring Memudarnya 'Risk Aversion'

PDFCetak

Selasa, 26 Maret 2019 11:47

USD-12Dolar rebound moderat terhadap yen pada hari Selasa di sesi Asia siang ini karena Yields Treasury kembali dari posisi terendah 15-bulan seiring investor menilai kembali risiko resesi dan penurunan tajam dalam ekonomi global.

Pound terjebak ke kisaran sempit dengan anggota parlemen Inggris dijadwalkan untuk memilih berbagai opsi Brexit hari Rabu nanti, setelah  anggota parlemen Inggris mengambil alih kendali atas proses Brexit dari Perdana Menteri Theresa May.

Pasar global mundur pada hari Senin setelah inversi dalam kurva Yields Treasury A.S., yang telah mengisyaratkan resesi.

Masafumi Yamamoto, kepala strategi valas di Mizuho Securities di Tokyo, mengatakan "Penurunan oleh ekuitas AS juga telah melambat, dan ini telah mendukung dolar karena menunjukkan bahwa prospek ekonomi pasar tetap cukup baik dengan The Fed bersiap untuk mengambil pendekatan yang lebih dovish," katanya.

 
 

Pounds Stabil Meski Parlemen Inggris Ambil Alih Kendali Brexit dari PM May

PDFCetak

Selasa, 26 Maret 2019 11:34

GBP-USD.10Sterling tatap stabil pada pagi ini meski anggota parlemen Inggris mengambil alih kendali atas proses Brexit dari Perdana Menteri Theresa May, Poundsterling bergerak dikisaran sempit seiring trader yang masih berfikir tentang kapan dan bagaimana Inggris akan keluar dari Uni Eropa.

Alih kendali ini ditetapkan melalui proses pemungutan suara di parlemen pada Senin (25/3) dengan hasil akhir 329-302.

Dengan keputusan ini, parlemen Inggris mengambil alih proses Brexit untuk satu hari dan akan menentukan sejumlah pilihan terkait Brexit melalui serangkaian pemungutan suara pada Rabu (27/3).

Salah satu keputusan penting yang harus diambil adalah mengenai hubungan antara Inggris dan Uni Eropa di masa depan.

Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 26 Maret 2019 12:20
 
 

Potensi Resesi Dorong Harga Emas ke Level Tertinggi 1-Bulan

PDFCetak

Selasa, 26 Maret 2019 10:47

GOLD.10Emas kembali bergerak bullish hingga diperdagangkan di level tertingginya selama sebulan pada perdagangan Senin kemarin.

Emas menguat dikarenakan imbal hasil obligasi AS yang kembali menetap di level terendah dalam lebih dari setahun di tengah meningkatnya kekhawatiran perlambatan global, sehingga mendorong permintaan untuk aset safe haven.

Alhasil, emas berjangka bergerak naik sebanyak 0.5% untuk berada di harga $1325 per troy ons sebelum ditutup pada harga $1323.09. Pencapaian tersebut merupakan level harga tertinggi sejak 27 Februari lalu.

Sementara emas Spot XAU/USD pada perdagangan kemarin juga naik setinggi 1.324 yang juga berupakan level tertinggi bulan ini, sebelum akhirnya ditutup sedikit lebih rendah di 1.322.

Harga emas berpeluang masih menguat dalam jangka pendek di tengah tertekannya dollar Amerika Serikat (AS) pasca rilis data ekonomi AS yang dipandang pesimis pada Jumat lalu. Selain itu permintaan aset safe-haven pun naik dibalik outlook perlambatan ekonomi global.

Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 26 Maret 2019 10:55
 
   

Harga Minyak Naik, Tapi Tertahan Wacana Perlambatan Ekonomi

PDFCetak

Selasa, 26 Maret 2019 10:22

CRUDE.OIL.7Harga minyak menguat pada Selasa, didorong oleh pemangkasan pasokan yang sedang berlangsung yang dipimpin oleh klub produsen OPEC dan oleh sanksi AS terhadap Iran dan Venezuela, tetapi para analis memperingatkan bahwa tanda-tanda perlambatan ekonomi yang tajam segera dapat menyeret pasar minyak mentah.

Futures minyak mentah Brent berada di $ 67,46 per barel naik 25 sen, atau 0,4 persen, dari penutupan terakhir mereka.

Futures West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $ 59,31 per barel, naik 49 sen, atau 0,8 persen, dari penyelesaian terakhir mereka.

Harga minyak telah didukung untuk sebagian besar tahun 2019 oleh upaya dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu tidak terafiliasi seperti Rusia, yang telah berjanji untuk menahan sekitar 1,2 juta barel per hari (bpd) pasokan tahun ini untuk mendukung kenaikan pasar.

Terakhir Diperbaharui pada Selasa, 26 Maret 2019 12:00
 
 

Saham Asia Stabil; Samsung Mengeluarkan Peringatan Laba

PDFCetak

Selasa, 26 Maret 2019 10:14

ASIA-STOCK.7Saham Asia mantap di perdagangan pagi hari Selasa setelah jatuh sehari sebelumnya karena kekhawatiran resesi.

Komposit Shanghai Cina dan Komponen Shenzhen keduanya naik 0,1%. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,5%.

Boao Forum for Asia minggu ini diharapkan menghasilkan beberapa fokus. Perdana Menteri China Li Keqiang akan menyampaikan pidato utama, sementara Gubernur Bank Rakyat Tiongkok Yi Gang dan Menteri Keuangan Liu Kun juga dijadwalkan untuk berbicara.

Saham pemasok Apple yang terdaftar di Hong Kong, AAC Technologies Holdings Inc (HK: 2018) jatuh setelah Apple Inc (NASDAQ: AAPL) menawarkan layanan baru yang diumumkan semalam gagal membangkitkan gairah investor. Saham terkait Apple lainnya di Asia juga berkinerja buruk.

Nikkei 225 Jepang naik 2% setelah jatuh lebih dari 3% pada hari Senin.

KOSPI Korea Selatan naik 0,2%. Indeks kelas berat Samsung Electronics Co Ltd (KS: 005930) menjadi berita utama setelah perusahaan mengeluarkan peringatan laba yang langka.

 
   

Halaman 1 dari 10

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.