Sterling jatuh ke level terendah 2018 ditengah penguatan US dollar dan fokus data ekonomi minggu ini

Cetak

Senin, 21 May 2018 20:19

GBP-USD.2Pada perdagangan hari Senin Poundsterling jatuh ke level terendah dalam lima bulan karena penguatan US dollar yang masih berlanjut dan investor fokus akan data ekonomi minggu ini yang dapat menentukan apakah Bank of England akan menaikkan suku bunga tahun ini.

Reli yang berkelanjutan pada US dolar dan berkurangnya harapan bahwa suku bunga akan naik telah menyebabkan poundsterling uang merupakan salah satu mata uang utama berkinerja terbaik mengakhiri semua keuntungan tahun ini.

Sterling merosot setengah persen menjadi $ 1,3412, terendah sejak 28 Desember, karena dolar melonjak dikarenakan laporan bahwa Amerika dan China menunda perang dagang mereka.

Data penting tentang ekonomi Inggris yang akan dirilis minggu ini, termasuk inflasi dan produk domestik bruto, akan diteliti oleh investor untuk mengukur apakah BoE akan mengetatkan kebijakan moneter pada awal Agustus.

"Pasar telah kehilangan kepercayaan dan keyakinan atas pengetatan kebijakan BoE, [jadi] kami sekarang memberi penekanan yang kuat pada hasil data ekonomi Inggris untuk memandu ekspektasi kebijakan pasar," kata ING FX analis Viraj Patel. "Berbagai rilis data ekonomi akan membuat pergerakan yang signifikan pada pound minggu ini."

Risiko seputar persetujuan jenis hubungan pasca-perceraian Inggris dengan Uni Eropa telah membebani pound pekan lalu. Tetapi alasan terbesar untuk kejatuhan sterling adalah perubahan drastis dalam ekspektasi pasar ketika BoE akan menaikkan suku bunga.

Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon mengatakan pada hari Minggu dia akan mempertimbangkan pemungutan suara lain mengenai kemerdekaan untuk Skotlandia ketika pemerintah Inggris menawarkan beberapa kepastian atas Brexit.

Menambah ketidakpastian politik, anggota parlemen Tory dilaporkan menguatkan diri mereka untuk pemilihan umum pada musim gugur ini di tengah kekhawatiran kebuntuan Brexit akan menjadi tak dapat diatasi.

Dalam catatan untuk klien, analis di CMC Markets dan Commerzbank memprediksi bahwa pound akan jatuh ke level $ 1,3300 dalam jangka pendek. [ang]

Follow us on Twitter to get more news updates.