A A A
Home

Rangkuman Perdagangan Kamis dan Fokus Data Ekonomi Jum'At

PDFCetak

Jumat, 18 May 2018 08:58

FOREX.8Perdagangan Kamis (17/05) US Dollar diperdagangkan sideways, tetap dikisaran level tertinggi lima bulan menyusul gelombang data ekonomi yang membantu meyakinkan para investor bahwa ekonomi AS tetap pada pijakan yang kuat.

USD juga masih didukung oleh kenaikan Yields obligasi 10-tahun yang naik ke sesi tertinggi 3,122% semalam yang melampaui level tertinggi tujuh tahun.

Indeks dolar AS sempat turun serendah 93.12 pada sesi Asia kemarin, namun penurunan tidak berlangsung lama dan berhasil ditutup lebih tinggi di 93.47.

Aplikasi tunjangan pengangguran AS sedikit meningkat lebih dari yang diperkirakan sebelumnya minggu lalu, namun secara keseluruhan jumlah warga AS yang menerima tunjangan pengangguran kembali turun hingga menyentuh level paling rendah sejak tahun 1973, mencerminkan kondisi pasar tenaga kerja semakin kokoh.

  • USD Unemployment Claims (Act: 222K / F'Cast: 216K / Prev: 211K)

Sementara Trend pengangguran Negeri Paman Sam semakin berkurang, menyusul laporan jumlah rata rata (moving average) selama empat pekan terakhir tercatat turun 2,750 klaim menjadi 213,250 klaim. Semakin rendahnya klaim pengangguran sesuai dengan tingkat pengangguran AS yang turun hingga berada dibawah level 4.0 persen bulan April lalu dan Fed memprediksi Unemployment Rate akan menyentuh 3.5 persen pada akhir tahun nanti.

Selanjutya, Investor akan mecermati perkembangan negosiasi perdagangan AS-China yang dimulai pada hari Kamis, berfokus pada pemotongan surplus perdagangan AS dan meningkatkan perlindungan kekayaan intelektual, Beijing telah menawarkan kepada Presiden Trump paket pembelian barang-barang Amerika yang diusulkan dan langkah-langkah lain yang ditujukan untuk mengurangi defisit perdagangan AS dengan China sekitar $ 200 miliar per tahun.

GBP/USD naik 0,23% menjadi $ 1,3567 semalam setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May menolak laporan bahwa Inggris mungkin tetap berada di Uni pabean Uni Eropa setelah Brexit.

Fokus Data Ekonomi Hari Ini :

  1. 14.00 WIB - USD FOMC Member Mester Speaks,  berbicara tentang kebijakan moneter di ECB makroprudensial kebijakan dan konferensi penelitian, di Frankfurt.
  2. 20.15 WIB - USD FOMC Member Brainard Speaks,  menyampaikan pidato berjudul "Modern Reinvestment Act Act Modernization" pada Konferensi Pengembangan Komunitas Asosiasi Lingkungan dan Pembangunan Perumahan, di New York.
 
 

Rilis data USD - Philly Fed Manufacturing Index dan Unemployment Claims

PDFCetak

Kamis, 17 May 2018 19:39

USD-PHILADELPHIA1. USD Philly Fed Manufacturing Index (actual : 34.4 , f'cast : 21.1, previous : 23.2)
Rilis Philly Fed Manufacturing Index bulan Mei hasilnya dirilis lebih bagus dibanding perkiraan dan bulan sebelumnya.
Philly Fed Manufacturing Index adalah indeks mengenai kesehatan ekonomi berdasarkan survey terhadap produsen yang ada di negara bagian Philadelphia.
Data ini merupakan salah satu indikator utama untuk melihat kesehatan ekonomi di suatu kawasan dikarenakan kondisi bisnis biasanya bereaksi cepat terhadap kondisi pasar, dan perubahan dalam sentimen pasar dapat menjadi sinyal awal aktivitas ekonomi selanjutnya seperti pengeluaran, perekrutan tenaga kerja, dan juga investasi.
Indeks ini berpedoman bahwa jika dirilis diatas 0,0 menunjukkan optimisme terhadap kondisi ekonomi sebaliknya jika dirilis di bawah 0,0 menunjukkan pesimisme terhadap kondisi ekonomi

2. USD Unemployment Claims (Actual  : 222K,  F'Cast : 216K , Prev : 211K)
Rilis kali ini hasilnya lebih jelek dibanding perkiraan dan dibanding hasil seminggu sebelumnya
USD Unemployment Claims adalah data ekonomi yang menunjukkan jumlah orang yang mengajukan asuransi pengangguran untuk pertama kalinya di Amerika selama seminggu yang lalu.
Jumlah orang yang menganggur yang mengajukan klaim merupakan sinyal penting bagi kesehatan ekonomi secara keseluruhan karena belanja konsumen sangat berkorelasi dengan kondisi pasar tenaga kerja. Pengangguran juga menjadi pertimbangan utama kebijakan moneter bagi sebuah negara.

 
 

US Dollar Sedikit Lebih Rendah, Euro Berusaha Bangkit Namun Masih Terbebani Politik Italia

PDFCetak

Kamis, 17 May 2018 12:15

EUR-USD.01US Dollar sedikit lebih rendah pada perdagangan pagi kamis pagi ini ditengah usaha Pemulihan Euro terhadap Dolar, setelah terjun ke level rendah sejak tanggal 18 Desember tadi malam.

Euro terus melemah sehubungan dengan kekhawatiran perkembangan politik di Italia dan USD yang terus menguat terdukung oleh kenaikan yield obligasi pemerintah yang menembus batas atas 3 persen dan melesat ke level tinggi tujuh tahun.

Saat berita ini ditulis Indeks Dollar AS berada di 93.26, turun dari puncak tertinggi lima bulan yang diraih semalam di 93.63.

Sementara Euro, saat ini naik 0.12% bergerak dikisaran 1.1822, berusaha bernajak bangkit dari level terendah sejak Desember di 1.1762 yang diselami semalam.

Meski demikian, analis mengatakan "Euro masih punya potensi untuk turun lebih rendah lagi karena para pelaku pasar masih tampak memiliki banyak posisi Long pada Euro untuk dilikuidasikan," kata Yukio Ishizuki, Ahli Forex dari Daiwa Securities di Tokyo.

"Namun walau situasi di Italia menekan Euro, Partai 5-Star Movements masih mengamati perjuangan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa dan tampaknya belum ingin mengejar agenda yang sama. Jika terbukti demikian, maka perkembangan politik Italia boleh jadi akan relatif baik." lanjut Ishizuki.

 
   

Harga Emas Masih Melemah, Investor Lebih Memilih US Dollar Sebagai 'Safe Haven"

PDFCetak

Kamis, 17 May 2018 11:17

GOLD.6Harga emas berjangka kembali melanjutkan penurunan pada perdagangan Rabu dan masih menyelami level terendah pada perdagangan Kamis pagi ini. Pelemahan emas nyatanya terus berlanjut, walau pada penutupan emas tidak mencatatkan kerugian ataupun keuntungan yang berarti.

Emas berjangka berakhir sedikit lebih tinggi pada perdagangan kemarin, setelah terjerembab ke bawah level 1300. Emas mengalami sedikit kenaikan karena para beberapa seller yang memilih untuk profit-taking pasca aksi sell-off pada Selasa 15 Mei kemarin.

Emas berjangka untuk pengiriman Juni naik tipis sebesar $1.20 atau hanya di bawah 0.1%, untuk berakhir di $1290.50 per ons.

Padahal sebelumnya pada hari Selasa, emas berjangka ini telah turun lebih dari 2% yang mana telah mencetak harga terendah sejak akhir Desember. Penurunan tajam pada hari Selasa tersebut juga membuatnya tertekan hingga bergerak di bawah pergerakan rata-rata 200 harinya, yang berada di $1307.80.

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 17 May 2018 12:17
 
 

Minyak Naik, Setelah Persediaan AS Dilaporkan Turun

PDFCetak

Kamis, 17 May 2018 10:49

CRUDE.OIL.9Harga minyak naik pada hari Rabu, mengabaikan penguatan dolar, setelah laporan persediaan menunjukkan stok minyak mentah dan bensin AS turun lebih dari yang diharapkan.

Minyak mentah Brent berjangka naik 85 sen menjadi US $ 79,28 per barel, sementara minyak mentah AS berjangka naik 18 sen menjadi US $ 71,57 per barel.

"Kami bersatu seiring berjalannya hari," kata Gene McGillian, manajer riset pasar pada Tradisi di Stamford. "Kami terus menerima dukungan dari kekhawatiran tentang pasokan dari perjanjian nuklir Iran, Venezuela ... serta penarikan dalam minyak mentah," kata McGillian.

Persediaan minyak mentah AS turun 1,4 juta barel dalam seminggu hingga 11 Mei, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk penurunan 763.000 barel.

Stok bensin AS turun 3,79 juta barel, menurut laporan mingguan Administrasi Informasi Energi AS. Analis memperkirakan penurunan 1,42 juta barel. Itu membantu mendorong bensin berjangka ke level tertingginya sejak Oktober 2014.

Ekspor mencapai rekor satu minggu baru, kata EIA.

Laporan itu menunjukkan permintaan yang sehat untuk minyak mentah AS, analis Commerzbank, Carsten Fritsch mengatakan.

 
   

Halaman 2 dari 10

Latest News

Info Umum

Info Dealing

© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.