A A A
Home

Rilis Data China - Trade Balance

PDFCetak

Jumat, 12 Juli 2019 15:03

CNY Trade Balance (Act: 345B / F'Cast: 276B / Prev: 279B)

CHINA-TRADE.BALANCE.1Trade Balance/ Neraca perdagangan China Bulan Juni 2019 dirilis Bagus. Surplus perdagangan Naik dari bulan sebelumnya, melebihi perkiraan.

Data perdagangan yang memperlihatkan selisih nilai antara barang impor dan ekspor. Angka positif menunjukkan lebih banyak barang diekspor daripada yang diimpor (Surplus), dan jika dirilis Negatif menujukan Defisit).
Permintaan ekspor dan permintaan mata uang terkait langsung karena orang asing biasanya membeli mata uang domestik untuk membayar ekspor negara. Permintaan ekspor juga berdampak pada produksi dan harga pada produsen dalam negeri.

 
 

USD/JPY Dapatkan Kembali Kekuatan, Fokus Data Perdagangan China

PDFCetak

Jumat, 12 Juli 2019 10:45

JPY.5USD/JPY saat ini diperdagangkan pada 108.40, setelah memetakan higher low di 107,86 pada hari Kamis kemarin.

Pasangan ini menemukan tawaran beli di bawah 108,00 dan menutup hari dengan kenaikan marjinal di 108,49 karena yield treasury AS pulih dari sejumlah besar penurunan setelah kesaksian Presiden Federal Reserve AS Jerome Powell yang dovish.

Khususnya, yield Treasury dua tahun, yang erat menjadi indikator ekspektasi suku bunga jangka pendek, naik dari 1,78% menjadi 1,88%, setelah turun hampir 14 basis poin dari 1,94% pada hari Rabu.

Pemulihan Yields dan USD/JPY menunjukkan pasar mungkin memperkirakan pelonggaran Fed. Bagaimanapun, Yields dua-tahun masih turun hampir 80 basis poin pada tahun berjalan, meskipun telah pulih dari low baru-baru ini sebesar 1,68%.

 
 

US Dollar Stabil Setelah Naik Pasca Rilis Data Inflasi

PDFCetak

Jumat, 12 Juli 2019 10:36

USD-8Dolar stabil pada hari Jumat, setelah mendapatkan kembali daya tarik Vs rekan-rekannya (meski terbatas) setelah data inflasi A.S. yang lebih kuat dari yang diperkirakan.

Indeks harga konsumen inti AS tidak termasuk komponen makanan dan energi naik 0,3% pada bulan Juni, kenaikan terbesar sejak Januari 2018, data pada hari Kamis menunjukkan.

Tanda-tanda kenaikan inflasi yang mendasarinya, bersama dengan data terpisah tentang klaim pengangguran mingguan yang menunjukkan pasar tenaga kerja tetap solid, mengekang ekspektasi pasar keuangan dari penurunan 50 basis poin yang lebih agresif pada pertemuan Fed 30-31 Juli.

Pasar masih berspekulasi sepenuhnya untuk pemangkasan seperempat poin karena pembuat kebijakan A.S. berusaha untuk mendukung ekonomi yang melambat dan dampak dari perang dagang.

 
   

Harga Emas Melemah Setelah Rilis Data CPI AS

PDFCetak

Jumat, 12 Juli 2019 10:23

GOLD.11Setelah sempat melonjak karena Statement dovish Powell The Fed, harga emas turun pada perdagangan Kamis kemarin. Kenaikan Core CPI AS membuat investor kembali sedikit ragu akan agresivitas Rate Cut The Fed.

Harga emas turun meski Dolar AS juga sedang melemah. Pasalnya, data inflasi inti AS yang dirilis pada hari Kamis semalam tercatat lebih tinggi daripada ekspektasi. Laporan tersebut membuat para investor menjadi ragu, apakah The Fed akan menurunkan suku bunga seagresif perkiraan mereka sebelumnya.

Harga emas di pasar spot turun 0,85 persen menjadi USD 1.401 per ounce semalam. Penurunan ini sekaligus menahan laju kenaikan yang sudah tejadi sehari sebelumnya.

Sementara untuk harga emas berjangka AS pengiriman Agustus naik 0,26 persen menjadi $ 1.408,8 per ounce. Harga emas telah menyentuh level tertinggi satu minggu di $ 1.426 di awal sesi.

 
 

Minyak Naik Karena Badai Teluk Meksiko dan Ketegangan di Timur Tengah

PDFCetak

Jumat, 12 Juli 2019 09:53

CRUDE.OIL.7Harga minyak naik pada hari Jumat ketika produsen minyak AS di Teluk Meksiko memangkas lebih dari setengah output mereka dalam menghadapi badai tropis dan ketika ketegangan berlanjut di Timur Tengah.

Minyak mentah Brent (LCOc1) berjangka naik 37 sen, atau 0,6%, pada $ 66,89 per barel. Benchmark internasional ditutup turun 0,7% pada hari Kamis setelah mencapai tertinggi sejak 30 Mei di $ 67,52 per barel.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS (CLc1) berjangka naik 34 sen, atau 0,6%, pada $ 60,54 per barel. Benchmark AS ditutup 0,38% lebih rendah pada hari Kamis setelah menandai tertinggi sejak 23 Mei di $ 60,94.

Pada hari Kamis, perusahaan minyak di Teluk Meksiko telah memangkas lebih dari 1 juta barel per hari (bpd) output, atau 53% dari produksi di kawasan itu, akibat Badai Tropis Barry.

 
   

Halaman 2 dari 8

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.