A A A
Home

PM Inggris May: Tantangan Brexit lebih sulit dari yang diperkirakan

PDFCetak

Selasa, 21 May 2019 22:36

GBP-PM.MAY01PM May berbicara di London :
-Tantangan Brexit lebih sulit daripada yang diantisipasi
-Ingin mencapai kesepakatan Brexit pada pemungutan suara Tory, DUP
-jangan menyerah untuk mencari konsensus tentang Brexit
-mayoritas anggota parlemen mengatakan mereka mendukung referendum
-akan bekerja pada langkah-langkah untuk menghindari perlunya backstop
-Saya membuat tawaran baru untuk anggota parlemen di Parlemen
-kami menempatkan pemerintah di bawah kewajiban untuk menemukan pengaturan alternatif untuk mundur
-jika jalan belakang diberlakukan, pemerintah akan berkomitmen untuk menjaga Inggris sejajar dengan Irlandia utara
-akan memastikan Irlandia Utara tidak pernah berpisah dari Inggris
-Bekerja dengan DUP berdasarkan komitmen di Irlandia Utara
-Membuat penawaran baru untuk membuat backstop lebih enak

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 22 May 2019 08:58
 
 

US Dollar Berlajut Naik, Capai Level Tertinggi 3-Minggu

PDFCetak

Selasa, 21 May 2019 15:37

USD-9Dolar mencapai tertinggi tiga minggu terhadap mata uang utama di awal perdagangan di Eropa Selasa siang ini, setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell secara tidak langsung berargumen menentang pemotongan suku bunga dalam waktu dekat karena tingkat utang perusahaan yang sudah tinggi.

"Utang bisnis jelas telah mencapai tingkat yang seharusnya memberi alasan bagi bisnis dan investor untuk berhenti dan berefleksi," kata Powell pada konferensi di Florida pagi tadi, mencatat bahwa pinjaman korporasi pada tingkat rekor sekitar 35% dari aset perusahaan.

Meski begitu, ia menolak saran bahwa situasi utang perusahaan menyerupai hari-hari sebelum krisis keuangan pada tahun 2007, mengatakan perbandingan itu "tidak sepenuhnya meyakinkan".

Indeks dolar pasda perdagangan Selasa ini telah naik setinggi 98.12, level tertinggi sejak 26 April.

 
 

Dolar Australia Tergelincir Setelah Risalah RBA

PDFCetak

Selasa, 21 May 2019 12:38

AUD-USD.3Mata uang AUD/USD turun 0,3% menjadi 0,6888 setelah Reserve Bank of Australia (RBA) mengisyaratkan bahwa mereka akan mempertimbangkan penurunan suku bunga pada pertemuan di bulan Juni.

Sebelumnya mata uang ini naik lebih dari 1% terhadap greenback setelah Scott Morrison dari partai konservatif secara mengejutkan memenangkan pemilihan parlemen. Para analis mengatakan kemenangan itu bisa menyuntikkan kepastian yang lebih besar ke pasar keuangan. Semalam, Morrison mengisyaratkan dia akan memotong pajak untuk merangsang ekonomi.

"Tingkat suku bunga yang lebih rendah akan mendukung pertumbuhan lapangan kerja dan mempercepat pencapaian target inflasi," kata gubernur RBA Philip Lowe dalam pidatonya di Brisbane.

Risalah pertemuan RBA pada bulan Mei 2019 menunjukkan bahwa anggota komite akan membahas kemungkinan penurunan suku bunga setelah data terbaru mengungkapkan pengangguran negara mulai meningkat.

 
   

Dolar AS Bertahan di High Dua Pekan Didukung Yields Obligasi dan Ketegangan Perdagangan

PDFCetak

Selasa, 21 May 2019 10:51

USD-8Dolar bertahan di dekat tertinggi dua se-minggu pada hari Selasa, didukung oleh imbal hasil AS yang lebih tinggi dan karena mengintensifkan gesekan perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina mendorong selera untuk safe-haven USD.

Indeks dolar terhadap enam mata uang utama bergerak dikisaran di 97,98 setelah menyentuh 98,03 semalam, tertinggi sejak 3 Mei.

Ekuitas global telah terpukul minggu ini, dengan tindakan keras A.S. terhadap Huawei Technologies China mendorong meluasnya konflik perdagangan.

Minggu lalu, Gedung Putih menyatakan bahwa Huawei dan sejumlah perusahaan asal China lainnya, masuk ke dalam daftar hitam pasar Amerika Serikat. Tindakan tersebut juga dikonfirmasi oleh Google, raksasa teknologi AS tersebut mengonfirmasi telah mensuspensi sejumlah bisnis dengan Huawei.

 
 

AUD/USD Turun 30-Poin Setelah RBA Pertimbangkan Penurunan Suku Bunga

PDFCetak

Selasa, 21 May 2019 10:34

AUD-USD.6Risalah pertemuan kebijakan moneter Reserve Bank of Australia 7 Mei yang dirilis pagi tadi mengatakan penurunan suku bunga akan tepat jika pasar tenaga kerja tidak menunjukkan perbaikan lebih lanjut, mengirim pasangan AUD/USD turun 20 pips ke rendah sesi 0,6905.

Namun penurunan dalam mata uang Aussie diperparah dengan pernyataan Gubernur RBA Philip Lowe siang ini, yang akan mempertimbangkan penurunan suku bunga pada Pertemuan bulan Juni mendatang

Aussie melemah dengan pair AUD/USD saat ini turun sekitar 30 poin seketika serendah 0.6891 saat berita ini ditulis setelah sebelumnya naik setinggi 0.6932 di awal sesi Asia pagi tadi.

Nutulen pagi tadi juga menjatuhkan garis bahwa dewan melihat "tidak ada kasus kuat" untuk langkah kebijakan jangka pendek, sambil menambahkan bahwa prospek akan kurang menguntungkan tanpa pelonggaran kebijakan selama enam bulan ke depan. Lebih lanjut, risalah tersebut menyatakan bahwa risiko terhadap pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan ekonomi global cenderung turun.

 
   

Halaman 7 dari 10

Latest News

Info Umum

Info Dealing

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.