A A A
Home

Minyak Terus Melemah Atas Kekhawatiran Permintaan

PDFCetak

Rabu, 14 November 2018 10:35

CRUDE.OIL.7Harga minyak berjuang untuk traksi pada hari Rabu setelah tenggelam di tengah kekhawatiran tentang melemahnya permintaan dunia dan kelebihan pasokan, sementara saham global merosot dengan kekhawatiran pertumbuhan yang melambat membayangi potensi positif seperti kemajuan dalam Brexit.

Minyak mentah AS berjangka menukik 7 persen hari sebelumnya, menderita kerugian satu hari terbesar mereka dalam lebih dari tiga tahun. Kontrak terakhir berdiri di $ 55,38 per barel (CLc1) untuk kerugian 0,55 persen, setelah turun ke terendah satu tahun dari $ 54,75 semalam.

Minyak mentah Brent (LCOc1) turun 0,2 persen di $ 65,33 per barel dan menetapkan low delapan bulan di $ 64,61.

Brent telah melambung ke level tertinggi empat tahun di $ 86,74 pada awal Oktober karena pasar bersiap untuk sanksi AS terhadap Iran, tetapi harga telah tenggelam hampir 25 persen sejak saat itu.

 
 

Rangkuman Perdagangan Selasa dan Fokus Data Ekonomi Rabu

PDFCetak

Rabu, 14 November 2018 09:38

FOREX.6Perdagangan Selasa (13/11) US Dollar memelah ditengah lonjakan euro dan sterling yang menyebabkan investor mengambil untung atas dolar AS, yang terkoreksi dari 16 bulan tertinggi.

Indeks dolar diperdagangkan turun serendah 97.08 semalam, dan masih berlanjut melemah pada pagi ini. Indeks telah mencapai tertinggi 16 bulan di 97,69 pada hari Senin.

Risk appetite terbangun pada Selasa pagi ini setelah penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan kepada CNBC bahwa AS dan China berbicara tentang "semua tingkatan" pemerintah. Itu mengikuti laporan semalam bahwa Wakil Perdana Menteri China Liu He akan membuka jalan bagi pertemuan antara para pemimpin dua ekonomi terbesar akhir bulan ini. Sementara itu, administrasi Trump dikatakan menunda untuk memberlakukan tarif baru pada impor mobil.

Fokus sekarang beralih ke Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang akan berpidato kamis besok pagi, dengan beberapa pengamat mengharapkan dia akan menenangkan kekhawatiran tentang bank sentral dan mendorong siklus kenaikan suku bunga.

Pound Inggris diperdagangkan di $1,3006 pagi ini, memperoleh 0,25 persen setelah naik setinggi 1.3046 semalam karena para pedagang mengurangi taruhan bearish setelah Inggris dan Uni Eropa menyetujui teks awal yang akan memungkinkan Inggris meninggalkan Uni Eropa dengan kesepakatan dan terhindar dari hard brexit.

Tantangan bagi Perdana Menteri Inggris Theresa May sekarang adalah untuk mebawa kesepakatan ini ke parlemen, di mana para pendukung Hard Brexit menuduhnya menyerah kepada Uni Eropa. Kabinet Inggris akan bertemu pada 1400 GMT pada hari Rabu.

Sementara EUR/USD naik setinggi 1.3020 pagi ini. Italia masih menjadi perhatian bagi para pedagang dan masih banyak ketidakpastian di zona euro sehingga masih akan memberatkan laju mata uang.

Italia tetap menantang Komisi Eropa, bertahan pada defisit anggaran dan target pertumbuhan untuk tahun depan meski ada protes dari Brussels.

Fokus Data Ekonomi Hari Ini :

  1. 06.30 WIB - AUD Westpac Consumer Sentiment (Act: 2.8% / F:Cast: - / Prev: 1.0%)
  2. 06.50 WIB - JPY Prelim GDP q/q (Act: -0.3% / F'Cast: -0.3% / Prev: 0.7%)
  3. 07.30 WIB - AUD Wage Price Index q/q ( Act: 0.6% / F'Cast: 0.6% / Prev: 0.5%)
  4. 09.00 WIB - CNY Fixed Asset Investment ytd/y (F'Cast: 5.5% / Prev: 5.4%)
  5. 09.00 WIB - CNY Industrial Production y/y (F'Cast: 5.8% / Prev: 5.8%)
  6. 14.00 WIB - EUR German Prelim GDP q/q (FCast: -0.3% / Prev: 0.5%)
  7. 16.30 WIB - GBP CPI y/y (F'Cast: 2.5% / Prev: 2.4%)
  8. 16.30 WIB - GBP PPI Input m/m (F'Cast: 0.6% / Prev: 1.3%)
  9. 16.30 WIB - GBP RPI y/y (F'Cast: 3.4% / Prev: 3.3%)
  10. 17.00 WIB - EUR Flash GDP q/q (F'Cast: 0.2% / Prev: 0.2%)
  11. 20.30 WIB - USD CPI m/m (F'Cast: 0.3% / Prev: 0.1%)
  12. 20.30 WIB - USD Core CPI m/m (F'Cast: 0.2% / Prev: 0.1%)
  13. 22.00 WIB - USD FOMC Member Quarles Speaks, memberi kesaksian tentang pengawasan perbankan dan peraturan sebelum Komite Jasa Keuangan DPR, di Washington DC
 
 

Rilis Data China - Fixed Asset Investment & Industrial Production

PDFCetak

Rabu, 14 November 2018 09:35

1. CNY Fixed Asset Investment ytd/y (Act: 5.7% / F'Cast: 5.5% / Prev: 5.4%)
CHINA-YUAN.4Fixed Asset Investment China bulan Oktober 2018 dirilis Lebih Bagus dari perkiraan dan previousnya

Data Ekonomi yang mengukur perubahan total pengeluaran untuk investasi modal non-pedesaan seperti pabrik, jalan, jaringan listrik, dan properti. Merupakan salah satu Indikator ekonomi utama yang memperlihatkan perubahan tingkat investasi swasta dan publik dan dapat menjadi sinyal awal aktivitas ekonomi masa depan seperti perekrutan, pengeluaran, dan pendapatan.

2. CNY Industrial Production y/y (Act: 5.9% / F'Cast: 5.8% / Prev: 5.8%)
Industrial Production China Oktober 2018 dirilis lebih Bagus dari perkiraan dan previousnya.

Adalah indikator ekonomi yang mengukur output sektor industri termasuk sektor manufaktur, pertambangan, dan utilitas. Selain ikut menyumbang besarnya GDP (Gross Domestic Product), indikator ini juga mempengaruhi tingkat konsumsi dan pada akhirnya tingkat inflasi.

 
   

Rilis Data JPY - Prelim GDP

PDFCetak

Rabu, 14 November 2018 09:33

JPY Prelim GDP q/q (Act: -0.3% / F'Cast: -0.3% / Prev: 0.7%)

JPY.5Prelim GDP Jepang untuk kuartal III 2018 dirilis Lebih jelek dari perkiraan dan Previousnya, ini adalah data ekonomi tentang Perubahan dalam nilai yang disesuaikan dengan inflasi dari semua barang dan jasa yang dihasilkan oleh ekonomi.

Ada 2 versi GDP yang dirilis sekitar satu bulan - Preliminary dan Final. Rilis awal adalah yang paling awal dan dengan demikian cenderung memiliki dampak paling besar. Sumber mengubah rumus perhitungan seri pada Desember 2004, Agustus 2002, dan Desember 2000.

 
 

Rilis Data AUD - Wage Price Index

PDFCetak

Rabu, 14 November 2018 09:32

AUD Wage Price Index q/q (Act: 0.6% / F'Cast: 0.6% / Prev: 0.5%)

AUD-USD.4Wage Cost Index/ Indeks Biaya Upah, Indeks Harga Tenaga Kerja Australia kuartal ke-III 2018 dirilis Bagus. Sama dengan perkiraan dan lebih tinggi dari Kuartal sebelumnya.

Merupaka perubahan dalam harga perusahaan dan pemerintah dalam membayar tenaga kerja, tidak termasuk bonus.
Ini adalah indikator utama inflasi konsumen - ketika biaya upah/ tenaga kerja naik, biaya yang lebih tinggi biasanya diteruskan ke konsumen dan berdampak pada harga barang.

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 14 November 2018 09:41
 
   

Halaman 7 dari 9

© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.