A A A
Home

Rilis Data GBP - CPI, PPI Input dan RPI

PDFCetak

Rabu, 14 November 2018 16:20

1. GBP CPI (Consumer Price Index) y/y (Act : 2.4% / F'Cast: 2.5% / Prev: 2.4%)
GBP-USD.10CPI di Inggris untuk bulan Oktober 2018 hasilnya dirilis lebih Jelek dibandingkan perkiraan, namun lebih bagus dibanding bulan sebelumnya.

CPI adalah data ekonomi yang menunjukkan perubahan harga barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen.
Besaran CPI menjadi penunjuk bank sentral untuk menentukan target inflasi karena harga konsumen mencerminkan inflasi secara keseluruhan dan mengetahui besaran inflasi penting untuk menilai kekuatan atas nilai mata uang tersebut.
Bank Sentral akan membandingkan besaran inflasi dengan target inflasi untuk menetapkan kebijakan yang tepat karena salah satu fungsi Bank Sentral adalah sebagai regulator ekonomi.


2. GBP PPI (Producer Price Index) Input m/m (Act: 0.8% / F'Cast : 0.6% / Prev: 1.3%)
PPI di Inggris untuk bulan Okober 2018 hasilnya dirilis lebih Bagus dibandingkan perkiraan, namun lebih jelek dibanding bulan sebelumnya.

 
 

Rilis Data EUR - German Prelim GDP

PDFCetak

Rabu, 14 November 2018 14:01

EUR German Prelim GDP q/q (Act: -0.2% / F'Cast: -0.1% / Prev: 0.5%)

EUR-GERMAN.4German Prelim GDP adalah data ekonomi yang menunjukkan hasil dari pengukuran pertama pertumbuhan ekonomi negara Jerman dalam kurun waktu selama 3 bulan sebelumnya.

Rilis kali ini adalah laporan untuk Quarter III tahun 2018 dan hasilnya dirilis lebih Jelek dibandingkan perkiraan dan Quarter sebelumnya.

Ada 2 versi German GDP yang dirilis terpisah dengan jarak 10 hari, yaitu : Preliminary, and Final. Prelim dirilis paling awal sehingga cenderung memiliki dampak paling besar dibanding Final.
GDP adalah data ekonomi yang sangat penting karena merupakan ukuran utama untuk menilai kesehatan ekonomi sebuah negara.

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 14 November 2018 14:03
 
 

Penguatan USD Terhenti, Pound dan Euro Menguat Karena Kemajuan Brexit

PDFCetak

Rabu, 14 November 2018 11:21

USD-12Inggris dan Uni Eropa menyepakati teks untuk kesepakatan Brexit pada hari Selasa. Perdana Menteri Theresa May akan mempresentasikan draft perjanjian penarikan kepada perlemen dan menteri seniornya pada hari Rabu pukul 1400 GMT untuk kemudian memutuskan langkah selanjutnya.

Diangkat oleh harapan terbaru untuk kesepakatan Brexit, pound memperpanjang kenaikan semalam dan terakhir 0,3 persen lebih tinggi pada $ 1,3012 saat berita ini ditulis.

Harapan Brexit juga mendukung euro, Mata uang tunggal naik 0,15 persen di $ 1,1302 menjauh dari low 17 bulan di $ 1,1216 yang dicapai pada hari Senin.

Keuntungan euro, bagaimanapun masih dibatasi oleh kekhawatiran atas proposal anggaran Italia. Komisi Eropa menolak rencana Italia bulan lalu dan telah mengancam untuk menjatuhkan sanksi jika tidak direvisi untuk menyesuaikan dengan peraturan Uni Eropa.

Indeks dolar (DXY), yang mengukur kekuatan USD terhadap enam mata uang utama, kehilangan 0,25 persen menjadi 97,051.

 
   

Jeda Kenaikan USD Tahan Penurunan Harga Emas

PDFCetak

Rabu, 14 November 2018 10:57

GOLD.9Emas melanjutkan pelemahan hingga dibawah level psikologis (1200) pada perdagangan kemarin. Logam mulia bergerak melemah pada sesi awal perdagangan seiring dengan menguatnya Indeks Dolar.

Namun Harga emas mampu kembali ke atas level kunci 1.200 per ounce karena penurunan dolar AS.

Spot Gold XAU/USD saat ini bergerak dikisaran 1.203 setelah semalam naik setinggi 1.205. Sebelumnya, harga emas sempat jatuh ke titik terendah sejak 11 Oktober di USD 1.196 per ounce.

Sedangkan harga emas berjangka AS stabil di level USD 1.203,70 per ounce.

Harga emas mampu naik sedikit demi sedikit karena pembelian yang dilakukan oleh investor. Meskipun pembelian tersebut masih terbatas tetapi mampu menahan kejatuhan harga emas ke level yang lebih rendah.

"Pelemahan dolar AS membuat investor kembali memburu emas. Memang banyak orang ingin membeli logam mulia ini saat harganya di bawah USD 1.200," jelas analis RJO Futures, Chicago, AS, Phil Streible.

 
 

Kekhawatiran Tentang Pertumbuhan Global Menekan Saham Asia

PDFCetak

Rabu, 14 November 2018 10:44

ASIA-STOCK.2Kekhawatiran tentang pertumbuhan global mendorong indeks MSCI terluas dari saham Asia Pasifik di luar Jepang (MIAPJ0000PUS) turun 0,4 persen.

Hong Kong Hang Seng (HSI) turun 0,4 persen dan Shanghai Composite Index (SSEC) mundur 0,3 persen.

Saham Australia (AXJO) turun 1,3 persen, KOSPI Korea Selatan (KS11) kehilangan 0,4 persen dan Nikkei Jepang (N225) merosot 0,1 persen.

Dow (DJI) dan S & P 500 (SPX) berakhir sedikit lebih rendah pada Selasa karena harga minyak yang lebih rendah menjadi triger saham energi, mengimbangi kenaikan kecil dalam saham teknologi dan harapan baru untuk kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-Cina.

Aset berisiko telah merasakan serangan tekanan jual yang kuat selama dua bulan terakhir karena kekhawatiran tentang puncak pertumbuhan pendapatan menambah ketegangan perdagangan internasional dan tanda-tanda perlambatan dalam investasi global dan pertumbuhan.

 
   

Halaman 6 dari 9

© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.