A A A
Home

EUR/USD Catat Penurunan Tiga Hari Beruntun

PDFCetak

Rabu, 10 Juli 2019 12:15

EUR-USD.04EUR/USD masih konsolidasi dan bergerak di area level terendah hampir dua pekan siang ini.

Saat berita di tulis pair bergerak dikisaran 1.1207 sedikit lebih tinggi setelah pada Selasa kemarin turun serendah 1.1193 (low tiga minggu), hari ini Pair mengkonfirmasikan penurunan tiga hari beruntun, yang pertama sejak pertengahan Juni.

Penurunan baru-baru ini dapat dikaitkan dengan data non-farm payroll AS yang lebih baik dari perkiraan yang dirilis pada hari Jumat kemarin dan kekhawatiran yang dihasilkan yaitu Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell mungkin meredam ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga secara agresif.

Data aktivitas pabrik Jerman yang suram yang dirilis pada hari Senin dan Selasa kemarin juga memainkan peran dalam menekan EUR lebih rendah pekan ini.

 
 

GBP/USD Berlanjut Turun Jelang Rilis Data Inggris

PDFCetak

Rabu, 10 Juli 2019 11:30

GBP-USD.1Poundsterling berlanjut melemah dan masih dilanda aksi jual di sesi Asia siang ini, mengirim GBP/USD kembali ke titik tengah 1,24, setelah beberapa kali gagal untuk melakukan upaya pemulihan di dekat wilayah 1,2475.

Pounds terlihat rentan dan berisiko menembus di bawah 1,2400 jika Ketua Fed Powell mengisyaratkan penahanan penurunan suku bunga lebih kecil bulan ini.

Sentimen mata uang Inggris ini tetap melemah di tengah meningkatnya peluang penurunan suku bunga Bank of England (BoE), dalam menghadapi serangkaian pembacaan PMI Inggris yang mengerikan baru-baru ini yang menekankan kekhawatiran resesi.

Tekanan bearish dapat semakin kuat jika ada kekecewaan dalam rangkaian baru rilis data makro Inggris yang akan sore hari ini, termasuk produksi industri, PDB bulanan, dan neraca perdagangan.

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 10 Juli 2019 11:41
 
 

Aussie Melemah Stelah Rilis Data Inflasi China

PDFCetak

Rabu, 10 Juli 2019 11:03

AUD-USD.6Dolar Aussie yang sudah lemah diprekirakan dapat mengalami pukulan dalam beberapa jam ke depan, akibat angka inflasi China yang dirilis pagi ini.

Inflasi harga produsen China untuk bulan Juni mencapai 0,0% YoY, meleset dari harapan untuk kenaikan sebesar 0,3% dengan margin besar dan turun secara signifikan dari kenaikan 0,6% yang terlihat pada bulan sebelumnya. Selanjutnya, inflasi harga konsumen naik 2,7% YoY, seperti yang diharapkan.

Angka yang meleset jauh pada harga pabrik adalah berita buruk bagi dolar Aussie dan mata uang komoditas lainnya. Pasangan AUD/USD saat ini diperdagangkan pada 0,6923, mewakili pernurunan 0,10%. Pasangan ini mencapai tertinggi 0,6934 sebelumnya hari ini.

Mata uang Australia telah mencatatkan penurunan dalam empat hari perdagangan sebelumnya, jatuh dari 0,7048 ke 0,6920, di tengah kekhawatiran Ketua Federal Reserve AS Powell akan mengekang ekspektasi pelonggaran moneter yang agresif selama kesaksiannya di Kongres pada 10 Juli hari ini. Juga, data domestik yang suram tampaknya telah menambahkan tekanan bearish di sekitar AUD.

 
   

Harga Emas Masih Lemah, Terpantau Stabil Jelang Testimoni Powell

PDFCetak

Rabu, 10 Juli 2019 10:35

GOLD.10Harga emas konsulidasi, namun mencatat penurunan dua hari beruntun dan masih tertahan di zona merah hingga perdagangan Rabu siang ini.

Pasar sedang mengantisipasi testimoni Powell yang dijadwalkan malam ini dan besok, harga emas tampak masih lemah dan cenderung flat.

Lemahnya data JOLTS AS dan Pidato Ketua The Fed Jerome Powell semalam tak memberikan banyak pengaruh pada pergerakan harga di pasar logam mulia. Hal ini karena testimoni Powell malam ini dan Kamis lebih dinantikan oleh pelaku pasar keuangan.

Spot Gold XAU/USD semalam turun serendah 1.385 sebelum akhrinya ditutup lebih tinggi di 1.397 dan saat berita ini ditulis bergerak dikisaran 1.393.

 
 

Minyak Naik Lebih dari 1% Setelah Penurunan Persediaan AS

PDFCetak

Rabu, 10 Juli 2019 10:21

CRUDE.OIL.9Harga minyak naik pada hari Rabu, dipimpin oleh minyak mentah AS setelah sebuah kelompok industri melaporkan bahwa stok AS turun untuk minggu keempat berturut-turut, mengurangi kekhawatiran tentang kelebihan pasokan di tengah ketegangan perdagangan global.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) (Clc1) telah naik 81 sen, atau 1,4%, menjadi $ 58,64. Brent (LCOc1) naik 61 sen, atau 1%, menjadi $ 64,77, setelah sebelumnya mencapai $ 64,95.

AS dan tolok ukur global telah naik tahun ini karena Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen besar seperti Rusia telah menghormati komitmen untuk memangkas produksi.

Investor juga telah mencari tanda-tanda bahwa produksi tanpa henti dari Amerika Serikat sedang dikonsumsi.

Stok minyak mentah AS turun lebih dari perkiraan minggu lalu, sementara persediaan bensin menurun dan stok distilasi dibangun, data dari kelompok industri American Petroleum Institute (API) menunjukkan pada hari Selasa.

 
   

Halaman 6 dari 8

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.