A A A
Home

Rilis Data GBP - Average Earnings Index, Claimant Count Change, dan Unemployment Rate

PDFCetak

Selasa, 17 Juli 2018 15:22

1. GBP Average Earnings Index 3m/y (Act: 2.5% / F'Cast: 2.5% / Prev: 2.5%)
GBP-USD.1Data ini mengukur perubahan tingkat upah rata-rata (termasuk bonus) mingguan dalam 3 bulan terakhir dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya di Inggris, dari sektor swasta dan pemerintahan.
Hasilnya dirilis Sama dengan perkiraan dan previousnya

Rilis Average Earnings Index 3m/y kali ini adalah hasil pengukuran dari bulan Maret - Mei 2018
Data ini merupakan salah satu indikator utama yang mempengaruhi inflasi konsumen karena ketika bisnis membayar lebih untuk tenaga kerja, biaya yang lebih tinggi biasanya diteruskan ke konsumen.


2. GBP Claimant Count Change (Act: 7.8K / F'Cast : 2.3K / Prev: -7.7K)
Data ini menunjukkan perubahan jumlah orang yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran selama bulan sebelumnya. Hasilnya dirilis lebih Jelek dibandingkan perkiraan dan previousnya.

Rilis GBP Claimant Count Change kali ini adalah laporan untuk bulan Juni 2018.
Data ini merupakan indikasi pertama situasi ketenagakerjaan, yang dirilis sebulan lebih awal dari Tingkat Pengangguran. Jumlah orang yang menganggur merupakan sinyal penting kesehatan ekonomi secara keseluruhan karena belanja konsumen sangat berkorelasi dengan kondisi pasar tenaga kerja.

 
 

Dolar Melemah Jelang Kesaksian ketua The Fed dihadapan Konggres

PDFCetak

Selasa, 17 Juli 2018 15:21

USD-5Dolar tergelincir lebih rendah terhadap mata uang utama pada hari Selasa menjelang kesaksian di hadapan kongres oleh Ketua Federal Reserve Jerome Powell, yang pasar akan mengawasi dengan seksama untuk setiap indikasi jalur kenaikan suku bunga.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,12% menjadi 94,40 pada saat berita ini ditulis.

Powell akan memulai dua hari kesaksian tentang ekonomi dan kebijakan moneter Selasa nanti ketika dia muncul di hadapan Komite Perbankan Senat AS di Washington.

Dia dijadwalkan hadir di depan Komite Layanan Keuangan DPR pada hari Rabu.

Powell diperkirakan akan mengulangi kembali bahwa the Fed berada di jalur untuk melanjutkan dengan laju bertahap kenaikan suku bunga tetapi investor akan mencari indikasi bahwa kebijakan perdagangan AS mengaburkan prospek pengetatan.

Pada hari Senin, Dana Moneter Internasional memperingatkan bahwa ketegangan perdagangan yang meningkat mengancam untuk menggagalkan pemulihan ekonomi, menambahkan bahwa pasar keuangan tampaknya puas dengan meningkatnya risiko.

Dolar stabil terhadap yen, dengan USD / JPY terakhir di 112,33, bertahan di bawah level tertinggi enam bulan Jumat sebelumnya di 112,79.

 
 

Aussie Berbalik Menguat Pasca Tertekan Rilis Notulen RBA

PDFCetak

Selasa, 17 Juli 2018 11:38

AUD-USD.4

Aussie menguat setelah pagi tadi melemah pasca notulen rapat kebijakan Reserve Bank of Australia dipublikasikan.

Notulen RBA berbicara mengenai tingginy risiko utang rumah tangga, lambatnya pertumbuhan gaji, serta berbagai dampak perang dagang. RBA sepakat menaikkan suku bunga jika pertumbuhan ekonomi mencapai ekspektasi; tetapi nampaknya dalam waktu dekat ini belum dapat dilakukan.

AUD/USD sempat minus 0.10% ke 0.7403, namun saat berita ini ditulis kembali naik di kisaran 0.7435 dan bukukan keuntungan 0.22%.

Kenaikan Aussie kali ini seiring dengan penurunan US Dollar, dengan USD Index turun serendah 94.44 saat berita ditulis.

Penguatan dolar tahun ini telah dibatasi oleh kekhawatiran atas perselisihan perdagangan yang semakin intensif antara Amerika Serikat dan China, meskipun kekhawatiran itu belum mengganggu kinerja solid greenback sejauh ini.

 
   

Poundsterling Masih Tertahan Masalah Brexit

PDFCetak

Selasa, 17 Juli 2018 11:15

GBP-USD.10Pondsterling naik tipis pada perdagangan pagi ini menjelang rilis data ketenagakerjaan Inggris sore nanti (Claimant Count Change, Unemployment Rate, Average Earnings), GBP/USD saat berita ini ditulis berada di kisaran 1.3249 atau naik 0.11%.

Sebagian analis berpendapat, sebelum dicapai kejelasan mengenai hubungan Inggris-Uni Eropa pasca Brexit, pergerakan Poundsterling kemungkinan tertahan di bawah 1.3300.

Sejumlah undang-undang terkait Brexit dijadwalkan menempuh tahap voting terakhir dalam pekan ini. PM Theresa May berhasil meloloskan UU mengenai aturan ekspor-impor (Custom Bill) pada hari Senin, meskipun banyak anggota partainya sendiri yang "berkhianat". Pada hari Selasa ini (17/Juli), giliran legislasi terkait perdagangan yang bakal diperdebatkan di parlemen Inggris.

Pasalnya, ada banyak rintangan bagi PM May untuk menggolkan recana soft-Brexit-nya, sementara suara-suara yang menginginkan agar diselenggarakan Referendum Brexit kedua kembali mengemuka.

Tim May dibagi di tengah-tengah tentang cara menangani masalah terbesar yang dihadapi Inggris - merundingkan persyaratan penarikannya dari Uni Eropa. Waktu hampir habis hanya dengan tiga bulan yang tersisa sebelum batas waktu Oktober yang diberlakukan sendiri untuk mengamankan kesepakatan keluar menjelang keberangkatan resmi negara Inggris pada 29 Maret tahun depan.

 
 

US Dolar Stabil Menjelang Testimoni Jerome Powell

PDFCetak

Selasa, 17 Juli 2018 10:52

USD-2Data Penjualan Ritel AS semalam menunjukkan pertumbuhan 0.5% (MoM) pada bulan Juni. Sementara data periode Mei direvisi naik dari 0.8% menjadi 1.3%, tetapi Dolar AS tetap melandai.

Indeks Dolar AS (DXY) ditutup pada 94.51, lebih rendah dari 94.68 pada pembukaan pasar awal pekan. Saat berita ini ditulis USD Indeks terpantau sedikit lebih rendah di 94.48.

Data semalam meningkatkan keyakinan akan probabilitas kenaikan suku bunga Fed sebanyak empat kali tahun ini, tetapi pelaku pasar masih menantikan testimoni pimpinan Fed Jerome Powell di hadapan Kongres pada hari Selasa dan Rabu sebelum mengambil keputusan.

Fed Jerome Powell akan bersaksi pada Laporan Kebijakan Moneter Semiannual sebelum Komite Perbankan Senat, di Washington DC malam ini pukul 21.00 WIB.

"Tampaknya pasar berfokus pada apakah perang perdagangan antara AS dan China dapat mempengaruhi prospek pengetatan Fed," kata Masafumi Yamamoto, kepala strategi mata uang di Mizuho Securities.

"Powell, yang Republikan dan dekat dengan administrasi Trump, tidak akan banyak menekankan tentang sisi negatif dari perang perdagangan AS-Cina," kata Yamamoto, yang mengharapkan dolar-yen menguat ke 115 pada kecepatan yang "sangat lambat".

Powell kemungkinan akan menegaskan kembali kebijakan pengetatan moneter Fed secara bertahap dalam kesaksiannya, meskipun setiap saran tentang kehati-hatian pada perdagangan bisa membuat lonjakan terhadap aset beresiko.

 
   

Halaman 6 dari 11

© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.