A A A
Home

Rilis Data GBP - GDP & Manufacturing Production

PDFCetak

Jumat, 11 Januari 2019 16:31

1. GBP GDP m/m (Act: 0.2% / F'Cast: 0.1% / Prev: 0.1%)
GBP-USD.10GDP Inggris untuk pengukuran bulan November 2018 dirilis lebih Bagus dari perkiraan dan Previousnya.

GDP/ Gross Domestic Product adalah data perubahan dalam nilai yang disesuaikan dengan inflasi dari semua barang dan jasa yang dihasilkan dan merupakan ukuran kegiatan perekonomian yang paling luas dan ukuran utama dari kesehatan ekonomi suatu negara.

Secara umum bisa dikatakan jika GDP suatu negara meningkat maka perekonomian negara tersebut sedang menguat, dan permintaan mata uang negara tersebut juga akan meningkat yang berarti nilai tukarnya akan menguat. Sebaliknya jika GDP menyusut atau negatif, nilai tukar mata uang negara tersebut akan cenderung melemah.

2. GBP Manufacturing Production m/m  (Act: -0.3% / F'Cast : 0.4% / Prev: -0.9% )

Manufacturing Production Inggris bulan November 2018 dirilis lebih Jelek dari perkiraan, tapi lebih bagus dari previousnya.

Data ekonomi ini menunjukkan perubahan total output yang dihasilkan oleh produsen di Inggris.
Pabrik menghasilkan sekitar 80% dari total Produksi Industri dan cenderung mendominasi dampak pasar.
Data ini perlu diperhatikan karena total produksi bereaksi dengan cepat terhadap pasang surut dalam siklus bisnis dan berkorelasi dengan kondisi konsumen seperti tingkat pekerjaan dan pendapatan.

 
 

Aussie Capai Level Tertinggi 4-minggu Setelah Rilis Data Retail Sales

PDFCetak

Jumat, 11 Januari 2019 11:27

AUD-USD.6AUD/USD naik ke level tertinggi sejak 14 Desember pagi ini setelah penjualan ritel Australia untuk November dirilis di atas perkiraan.

Penjualan retail naik 0,4% m/m, naik dari pertumbuhan 0,3% pada Oktober dan mengalahkan estimasi ekonom dengan kenaikan 0,3%. Ekspansi November adalah yang tercepat dalam lima bulan.

Biro Statistik Australia mencatat kinerja yang unggul oleh kategori barang-barang rumah tangga dan pakaian, yang keduanya dipengaruhi oleh kegiatan promosi yang kuat, termasuk Black Friday.

Reli AUD/USD naik setinggi 0.7210 sejauh ini atau menguat 0.30%. AUD mencetak tertinggi sesi di atas 0,72 setelah rilis penjualan ritel Aussie yang lebih baik dari perkiraan.

 
 

Dolar AS Melemah Atas Komentar "Sabar' dari Ketua Fed Jerome Powell

PDFCetak

Jumat, 11 Januari 2019 11:16

USD-12Dolar melemah terhadap Rival-nya pada perdagangan hari Jumat sesi Asia pagi ini, di tengah meningkatnya ekspektasi Federal Reserve AS dapat memperlambat / memberi jeda pada pengetatan moneter jika ekonomi melambat tahun ini.

Ketua Fed Jerome Powell menegaskan pada hari Kamis bahwa bank sentral A.S. memiliki kemampuan untuk bersabar pada kebijakan moneter mengingat inflasi tetap stabil. Pasar sekarang memperkirakan mungkin tidak ada kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Fed tahun ini.

Wakil Ketua Fed Richard Clarida juga memberi nada dovish, lebih lanjut memperkuat kesediaan bank sentral untuk tetap bersabar pada masalah kenaikan suku bunga.

Sentimen berhati-hati juga terjadi dalam perdagangan awal sesi Asia seiring kurangnya detail konkret dari Amerika Serikat dan Cina pada setiap kemajuan yang dibuat dalam sengketa perdagangan mereka setelah pertemuan tiga hari di Beijing.

Indeks dolar (DXY) sedikit lebih rendah di 95,35 saat berita ini ditulis. Indeks telah turun sekitar 2,2 persen sejak pertengahan Desember di tengah ekspektasi bahwa perlambatan pertumbuhan, baik di Amerika Serikat maupun global, akan membatasi The Fed untuk menaikkan suku bunga pada 2019.

 
   

Emas Kembali Menguat, Hasil Pembicaraan China-AS Kurang Direspon

PDFCetak

Jumat, 11 Januari 2019 10:56

GOLD-USDPagi ini emas ditransaksikan lebih tinggi, dari sesi penutupan Kamis pagi tadi. Harga emas di pasar berjangka untuk kontrak Februari 2019 menguat sebesar 0,21% di posisi 1.290. Pada penutupan perdagangan kemarin, harga emas dunia ditutup melemah 0,36% di posisi US$ 1.287,4 /troy ounce.

Sementara Spot Gold XAU/USD saat ini juga terpantau naik dan bergerak di kisaran 1.290, setelah semalam turun serendah 1.286.

Hasil positif perang dagang AS-China memang kuat diduga menekan harga emas kemarin. Namun, dengan tidak adanya kontrak perjanjian apapun yang dihasilkan dari perundingan kedua negara kemarin, membuat sentimen negatif terhadap komoditas ini tidak bertahan lama.

Perlambatan ekonomi dunia yang kian nyata masih kuat mendominasi pasar keuangan. Akibatnya, investor masih terkesan ragu-ragu untuk lebih berani berinvestasi pada instrument beresiko lainya.

Ditambah lagi, bank sentral AS (The Fed) diprediksi tidak akan menaikkan suku bunga acuannya tahun ini. Hal itu membuat dolar kurang dipandang.

 
 

Harga Minyak Turun Karena Kekhawatiran Atas Perlambatan Ekonomi

PDFCetak

Jumat, 11 Januari 2019 10:44

CRUDE.OIL.7Harga minyak melemah pada hari Jumat karena kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi menghidup kembali setelah pembicaraan gagal menawarkan langkah-langkah konkret untuk mengakhiri konflik perdagangan China-AS, meskipun pemotongan produksi yang dipimpin OPEC memperkuat sentimen di pasar minyak mentah.

Harga minyak juga didukung oleh komentar dari Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell pada hari Kamis bahwa bank sentral memiliki kemampuan untuk bersabar pada kebijakan moneter.

Minyak mentah berjangka Brent internasional (LCOc1) berada di $ 61,22 per barel, turun 46 sen, atau 0,75 persen, dari penutupan terakhir mereka. Namun, Brent tetap berada di jalur untuk kenaikan minggu kedua berturut-turut karena naik sekitar 7 persen minggu ini.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS (CLc1) turun 34 sen, atau 0,65 persen, menjadi $ 52,25 per barel. WTI telah naik 9 persen minggu ini, kenaikan mingguan terbesar sejak Desember 2016.

China mengatakan tiga hari perundingan dengan Amerika Serikat yang berakhir pada hari Rabu telah membentuk "dasar" untuk menyelesaikan perbedaan perdagangan. Tetapi itu memberikan beberapa rincian tentang masalah-masalah utama yang dipertaruhkan, termasuk kenaikan tarif AS yang dijadwalkan atas impor Cina senilai $ 200 miliar.

 
   

Halaman 6 dari 9

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.