A A A
Home

Saham Asia Melemah, Ketegangan Perdagangan China-AS Kembali Mengemuka

PDFCetak

Jumat, 12 Juli 2019 09:33

ASIA-STOCK.2Saham Asia mundur pada hari Jumat karena kekhawatiran atas ketegangan perdagangan China-AS yang baru membebani sentimen menjelang rilis data perdagangan Juni dari Cina pagi ini, meskipun ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve akhir bulan ini terus mereda.

Taruhan itu tetap kuat meskipun ada kenaikan inflasi konsumen AS pada bulan Juni, dan membantu mengangkat indeks S&P 500 ke rekor penutupan pada hari Kamis. S&P 500 e-mini futures (ESc1) bertahan hingga 0,21% pada 3,010,25.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengindikasikan pada hari Kamis bahwa penurunan suku bunga kemungkinan akan dilakukan pada pertemuan Fed berikutnya karena karena sengketa perdagangan dan perlambatan pertumbuhan global.

Pada hari Jumat, indeks MSCI dari saham Asia-Pasifik di luar Jepang (MIAPJ0000PUS) turun 0,05% dalam kesepakatan awal, dengan saham Australia (AXJO) turun 0,16% dan indeks saham Nikkei Jepang (N225) turun 0,11%.

 
 

Rangkuman Perdagangan Kamis dan Fokus Data Ekonomi Jum'At

PDFCetak

Jumat, 12 Juli 2019 09:25

FOREX.6Perdagangan Kamis (11/07) Dollar AS terpantau masih melemah, Kenaikan inflasi inti AS ke level tertinggi satu setengah tahun, tak meredam mampu spekulasi pasar akan Rate Cut The Fed.

Data Inflasi Konsumen (CPI) AS yang dirilis semalam ini tak banyak membantu Dolar AS untuk menguat. Dalam time frame 1-jam, grafik Indeks Dolar AS (DXY) memang menunjukkan kenaikan ke 97.15. Akan tetapi, dalam time frame harian, tampak masih tertekan. Saat berita ini ditulis pagi ini, DXY diperdagangkan di kisaran 96.98.

Departemen Ketenagakerjaan AS melaporkan bahwa Consumer Price Index (CPI) yang tidak memasukkan harga makanan volatile dan komponen energi (Core CPI ) menunjukkan kenaikan signfikan pada bulan Juni 201 naik 0.3 persen, lebih tinggi daripada indeks di bulan Mei dan ekspektasi, yang masing-masing di 0.1 persen dan 0.2 persen. Data Core CPI terbaru ini sekaligus menjadi yang tertinggi sejak bulan Januari 2018.

Kendati demikian, CPI AS secara keseluruhan tidak menunjukkan pertumbuhan yang sama. Meskipun sedikit lebih baik daripada ekspektasi, CPI AS dalam basis bulanan (month-over-month) hanya naik 0.1 persen pada bulan Juni, sama dengan bulan sebelumnya.

Nampaknya, dovish-nya Powell The Fed Lebih Diperhatikan Pasar. Data Inflasi CPI memang merupakan salah satu indikator yang berdampak tinggi pada Dolar AS. Namun, pasar agaknya lebih memperhatikan testimoni Ketua The Fed, Jerome Powell, yang muncul setelah rilis data CPI.

Setelah menyatakan siap Rate Cut pada hari Rabu kemarin, Powell kembali menegaskan hal yang sama Kamis malam tadi. Federal Reserve AS akan siap untuk memotong suku bunga untuk pertama kalinya dalam satu dekade. Ekonomi global yang dinilai melambat, menjadi salah satu alasan untuk memotong suku bunga.

Fokus Data Ekonomi Hari Ini :

  1. TENTATIVE - CNY Trade Balance (F'Cast: 276B / Prev: 279B)
  2. 15.30 WIB - GBP MPC Member Vlieghe Speaks, berbicara di Thomson Reuters, di London.
  3. 19.30 WIB - USD PPI m/m (F'Cast: 0.1% / Prev: 0.1%)
  4. 19.30 WIB - USD Core PPI m/m (F'Cast: 0.2% / Prev: 0.2%)
 
 

Rilis data ekonomi USD - CPI dan Core CPI

PDFCetak

Kamis, 11 Juli 2019 21:04

CPI.31. USD CPI m/m (actual :  0.1%, f'cast : 0.0%, previous : 0.1%)
Data CPI untuk bulan Juni 2019 hasilnya dirilis lebih bagus dibanding perkiraan dan sama dengan bulan sebelumnya.
CPI adalah data ekonomi yang menunjukkan prosentase perubahan harga barang dan jasa ditingkat konsumen.
Tingkat harga konsumen menggambarkan inflasi secara keseluruhan dan Inflasi penting untuk menilai keadaan sebuah mata uang karena kenaikan harga dapat menyebabkan bank sentral menaikkan suku bunga untuk mengatasi overheating di Ekonomi.

2. USD Core CPI m/m (actual : 0.3%, f'cast : 0.2%, previous : 0.1%)
Data Core CPI untuk bulan Juni 2019 hasilnya dirilis lebih bagus dibanding perkiraan dan dibanding bulan sebelumnya.
Core CPI adalah CPI yang mengeluarkan item makanan dan energi dalam perhitungannya.
Harga makanan dan energi cenderung sangat tidak stabil dan dapat mendistorsi keseluruhan tren yang mendasarinya.
Federal Reserve biasanya lebih memperhatikan data Core - begitu pula pelaku pasar.

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 11 Juli 2019 22:21
 
   

USD/JPY Turun Di Bawah 108,00 Mengiringi Merosotnya Yield Treasury

PDFCetak

Kamis, 11 Juli 2019 11:29

JPY.1USD/JPY terus menjauh level tertinggi satu bulan pada perdagangan sesia Asia siang ini karena yield Treasury AS memperpanjang penurunan semalam.

Yield dua tahun, yang melacak ekspektasi suku bunga jangka pendek, turun 13 basis poin ke 1,81% pada hari Rabu, berkat kesaksian dovish Presiden Federal Reserve AS Jerome Powell.

Akibatnya, Dolar AS dalam penawaran jual secara keseluruhan. Pair USD/JPY turun dari 108,99 ke 108,33 dalam perdagangan semalam dan tetap pada posisi defensif pada saat penulisan dengan yield dua tahun melaporkan penurunan di 1,82%. Yield mencapai terendah 1,79% sebelumnya hari ini.

Pada saat penulisan, USD/JPY diperdagangkan di 107,95, mewakili penurunan 0,47% hari ini.

 
 

Emas Naik Ke High 8-Hari Pasca Kesaksian Powell dan Pesimisme Perdagangan/Politik

PDFCetak

Kamis, 11 Juli 2019 11:19

GOLD.6Ketika nada dovish dari Kesaksian Ketua Fed dan Berita acara FOMC pada awalnya memicu pergerakan pasar menuju Emas, keraguan seputar kesepakatan perdagangan AS-China dan kemungkinan eskalasi risiko geopolitik antara AS dan Iran menambah kekuatan kepada bullion dan saat ini emas dalam mode Buy dan telah naik setinggi $1426 selama Kamis pagi ini.

Dalam Kesaksian semi-tahunan di hadapan Komite Jasa Keuangan Dewan, Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengulangi risiko negatif inflasi sambil menegaskan penurunan suku bunga Fed 25 basis poin (bp). Setelah itu, pernyataan Berita acara dari pertemuan kebijakan moneter terbaru Federal Open Market Committee (FOMC) AS juga mengungkapkan bahwa ada beberapa pembuat kebijakan yang sangat mendukung lebih banyak penurunan suku bunga.

Akibatnya, Dolar AS (USD) turun secara keseluruhan, pada gilirannya mendorong pembeli ke arah Emas yang umumnya memiliki korelasi negatif dengan greenback.

 
   

Halaman 3 dari 8

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.