A A A
Home Trading

Berita

Rekomendasi Trading 18 Mei 2020 - INDEX

PDFCetak

Senin, 18 May 2020 08:06
REKOMENDASI TRADING HARI INI
  SPX500 NAS100 US30 JPN22 NK.JUN20 HS.MAY20
SELL 2898.20 9288.70 23791 20179 20170 23857
TARGET 2875.00 9196.80 23559 19995 19990 23692
STOP 2968.20 9358.70 23861 20249 20240 23927
 
BUY 2821.70 8973.00 23132 19635 19630 23326
TARGET 2844.90 9064.90 23364 19819 19810 23491
STOP 2751.70 8903.00 23062 19565 19560 23256
 
DISCLAIMER : 
Semua prediksi di atas disajikan sebagai bahan rujukan bagi Nasabah untuk melakukan trading hari ini, namun tidak harus menjadi satu-satunya referensi dalam pengambilan keputusan untuk masuk pasar. Dengan demikian, segala sesuatu yang menyangkut akibat dari transaksi yang dilakukan Nasabah, sepenuhnya menjadi tanggung jawab Nasabah.
 
 

Markets Warp 18 Mei 2020

PDFCetak

Senin, 18 May 2020 07:34

FOREX.8US Dollar bekonsolidasi, namun menguat tipis terhadap mata uang utama pada Jum'at (15/05) di tengah meningkatnya ketegangan China-AS. Indeks Dollar AS berakhir dengan penguatan hanya 0.10 persen ke posisi 100.36.

Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan kemunduran atas hubungannya dengan China terkait wabah corona, dengan mengatakan tidak berminat untuk berbicara dengan Presiden Xi Jinping. Bahkan AS dapat memutuskan hubungan dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Sedangkan dolar Australia mengalami penurunan mingguan lebih dari 1% karena ancaman gelombang kedua infeksi virus corona kembali mengguncang investor. Tercatat dolar Australia dan dolar Selandia Baru keduanya turun 0,6%, masing-masing menjadi 0,6401 dan 0,5956. Dolar Aussie catat penurunan sekitar 1,4% pada pekan kemarin.

Infeksi baru yang tercatat di negara-negara lain yang telah mengurangi pembatasan, menyurutkan optimisme investor sebelumnya bahwa ekonomi akan segera kembali normal, sehingga mengurangi investasinya di aset berisiko yang sensitif dan pindah ke aset yang lebih aman seperti dolar dan emas.

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 18 May 2020 07:44
 
 

Wall Street jatuh karena kekhawatiran perang dagang menambah kekhawatiran akibat virus

PDFCetak

Jumat, 15 May 2020 23:12

saham amerika 2Pada hari Jumat, Kemerosotan dalam saham teknologi membuat indeks utama Wall Street diperdagangkan lebih rendah , Selain karena pandemi virus korona, tanda-tanda memburuknya hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina juga menambah kekhawatiran pasar.

Pemerintah Presiden Trump akan memblokir pengiriman semikonduktor ke Huawei Technologies China dari pembuat chip global. China dengan cepat merespons dengan sebuah laporan yang mengatakan siap menempatkan perusahaan A.S. di "daftar entitas yang tidak dapat diandalkan," menurut Global Times.

Langkah-langkah China dalam mengcounter kebijakan terhadap huawei tersebut termasuk meluncurkan investigasi dan memaksakan pembatasan pada perusahaan AS seperti Apple Inc (NASDAQ: AAPL), Cisco Systems Inc (NASDAQ: CSCO), Qualcomm (NASDAQ: QCOM) Inc, serta menangguhkan pembelian Boeing (NYSE: BA) Pesawat co, kata laporan itu, mengutip sebuah sumber.

Saham Boeing turun 2,9% dan Apple turun 2%. Indeks chip Philadelphia yang sensitif terhadap perdagangan merosot sekitar 3,7% sementara sektor teknologi S&P turun 1,5%.

Ketegangan China-AS yang meningkat muncul sehari setelah Presiden Donald Trump mengisyaratkan memburuknya hubungannya dengan Cina terkait wabah virus, mengatakan bahwa dia tidak tertarik untuk berbicara dengan Presiden Xi Jinping sekarang dan bahkan bisa melangkah lebih jauh dengan memutuskan hubungan dengan Beijing.

 
   

Emas Mencapai level Tertinggi dalam 3 Minggu karena Data Buruk Mendukung Permintaan Safe Haven

PDFCetak

Jumat, 15 May 2020 23:00

GOLD.3Harga emas mencapai level tertinggi dalam tiga minggu pada perdagangan hari Jumat, naik kembali di atas $ 1.750 per ounce setelah rilis suram data ekonomi Amerika lainnya mendorong para investor untuk memburu aset safe haven terutama emas.

Emas berjangka untuk pengiriman di bursa Comex naik 0,7% pada $ 1,753,30 per troy ounce, setelah sebelumnya mencapai tertinggi harian $ 1,756,80. Spot gold naik 0,8% di level $ 1,743.63, di jalur untuk kenaikan mingguan hampir 2,5%.

Perak berjangka naik 4,7% menjadi $ 16,92 per ounce, sementara platinum futures mengalami hari terbaik dalam beberapa minggu, naik 5,1% menjadi $ 808,35 per ounce.

"Kami percaya bahwa beberapa faktor bertanggung jawab atas lonjakan harga emas dan perak," kata analis Commerzbank Carsten Fritsch dalam sebuah catatan kepada klien. Dia mengutip spekulasi tentang suku bunga negatif AS dan harapan yang jelas berkurang untuk pemulihan yang cepat setelah komentar Ketua Federal Reserve Jerome Powell awal pekan ini.

Data yang dirilis hari ini menunjukkan penjualan ritel AS dan produksi industri jatuh pada rekor kecepatan pada bulan April di bawah dampak penguncian secara nasional, sementara angka serupa yang dirilis oleh China pada sesi sebelumnya menunjukkan bahwa pemulihan - terutama untuk konsumen - akan lambat dan tidak merata.

 
 

Minyak kembali pada level tertingginya awal April karena permintaan menunjukkan tanda-tanda naik

PDFCetak

Jumat, 15 May 2020 21:35

CRUDE.OIL.10Harga minyak menyentuh tertinggi satu setengah bulan pada hari Jumat di tengah tanda-tanda permintaan untuk minyak mentah meningkat, dengan China melaporkan peningkatan operasi kilang dan melengkapi satu minggu berita bullish di bagian depan pasokan.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) naik $ 1,06, atau 3,85%, pada $ 28,62 per barel pada 20.47 WIB, setelah mencapai $ 28,89, tertinggi sejak awal April. WTI melonjak 9% di sesi sebelumnya.

Minyak mentah Brent naik 59 sen, atau 1,9% pada $ 31,72 per barel, setelah menyentuh $ 32,50, tertinggi sejak 13 April. Brent naik hampir 7% pada hari Kamis.

Kedua kontrak berada di jalur untuk kenaikan minggu ketiga berturut-turut.

"Tanda-tanda lebih lanjut dari pemulihan permintaan bersama-sama dengan memperdalam penurunan produksi dari OPEC + serta penutupan dan penurunan alami oleh non-OPEC + membantu harga minyak pulih," Bjarne Schieldrop, kepala analis komoditas SEB, mengatakan.

Di tengah pengurangan pasokan oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen utama lainnya, titik cerah juga muncul di sisi permintaan. Data yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan penggunaan minyak mentah harian China rebound pada bulan April karena kilang meningkatkan operasi.

 
   

Halaman 6 dari 2046

© 1999-2020 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.