A A A
Home Trading

Berita

AUD/USD Tetap Stabil Pasca Rilis Data China dan Aussie

PDFCetak

Rabu, 14 Agustus 2019 11:06

AUD-USD.4AUD/USD satabil namun sempat turun ke level terendah intra-day setelah Penjualan Ritel dan Produksi Industri China bulan Juli lebih rendah dari konsensus pasar dan bulan sebelumnya.

Perdagangan hati-hati dan kurangnya petunjuk baru membatasi pergerakan pasangan pada pagi hari. Berita perdagangan AS-China, pidato dari RBA's Debelle diperkirakan akan memberikan dorongan baru.

Setelah kurang merespon terhadap data upah triwulananAustralia, pasangan AUD/USD merosot ke level terendah harian 0,6781 setelah data aktivitas utama China mengecewakan yang dirilis pagi tadi.

Data bulan Juli China mengungkapkan bahwa Penjualan Eceran tumbuh 7,6% dibandingkan perkiraan 8,6% sedangkan pertumbuhan Produksi Industri utama di 4,8% lebih rendah dari 6.0% yang diharapkan. Sebelumnya, Indeks Harga Upah kuartal kedua (Q2) Australia tumbuh 0,6% dibandingkan dengan konsensus pasar 0,5% berdasarkan QoQ.

 
 

Yen Menguat, Pasar Skeptis Tentang Konsesi Perdagangan Trump

PDFCetak

Rabu, 14 Agustus 2019 10:48

JPY.1Yen kembali berusaha mengembalikan kerugian dan menguat pada hari Rabu sesi Asia siang ini karena investor mata uang mengambil pandangan skeptis terhadap keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menunda tarif tambahan pada beberapa barang China.

Penangguhan sementara sementara dalam perang perdagangan mendukung perdagangan risk-off pada hari Selasa, tetapi analis memperingatkan bahwa optimisme sudah memudar karena tidak ada solusi konkrit untuk pertikaian perdagangan, yang telah mengancam pertumbuhan ekonomi global.

Bentrokan yang semakin keras antara pengunjuk rasa dan polisi di Hong Kong, kekhawatiran tentang keluarnya Inggris dari Uni Eropa, dan ketegangan Timur Tengah berarti aksi penghindaran risiko dapat dengan cepat menyala lagi dan mengacaukan mata uang utama.

 
 

Merespon Penundaan Tarif Impor AS, Harga Emas Anjlok

PDFCetak

Rabu, 14 Agustus 2019 10:35

GOLD.11Perang dagang AS-China masih menjadi salah satu faktor utama penggerak pasar keuangan, tertutama aset safe haven Emas.

Pergerakan logam mulia emas terlihat jatuh-bangun kemarin. Pada awal sesi perdagangan Asia hingga jelang penutupan sesi Eropa, emas sempat diperdagangkan menguat dan mencapai level tertinggi harian 1534 per troy ons yang merupakan puncak sejak tahun 2013. Namun, emas mendadak terjun ke level terendah sepekan pada pembukaan sesi Amerika, anjlok serendah 1.480.

Terhentinya reli bullish emas tersebut tak lain karena kembali isu polemik perang dagang. Diberitakan pemerintah AS berencana menunda penetapan tarif tambahan untuk semua produk China hingga 15 Desember akhir taun ini. Kabar ini tentu membuat sinyal negatif, sehingga emas harus rela ditutup melemah di kisaran level psikologis 1501.

Perang dagang AS-China adalah salah satu katalis utama bagi kenaikan emas belakangan ini. Oleh sebab itu, begitu sinyal perdamaian muncul, maka harga emas pun merosot. Selain itu, baik AS maupun China sepakat untuk melanjutkan negosiasi perdagangan kembali.

 
   

Harga Minyak Turun Seiring Kenaikan Mengejutkan Inventories A.S.

PDFCetak

Rabu, 14 Agustus 2019 10:12

CRUDE.OIL.3Harga minyak turun pada hari Rabu setelah data industri menunjukkan persediaan minyak mentah AS secara tak terduga naik minggu lalu, menghapus beberapa kenaikan dari sesi terakhir yang dipicu setelah Washington yang mengatakan akan menunda tarif impor pada beberapa barang China.

Langkah Presiden AS Donald Trump mengirim komoditas, saham, dan aset lainnya lebih tinggi karena optimisme dampak perang perdagangan, yang sudah dirasakan di ekonomi di seluruh dunia, akan menjadi tumpul. Harga minyak melonjak hingga hampir 5 persen.

Minyak mentah Brent turun 35 sen, atau 0,6%, pada $ 60,95 per barel, setelah naik 4,7% pada hari Selasa, kenaikan persentase terbesar sejak Desember.

Minyak AS turun 46 sen, atau 0,8%, menjadi $ 56,64 per barel, setelah naik 4% pada sesi sebelumnya, tertinggi hanya dalam sebulan.

 
 

Wall Street Rally Menyambut Penundaan Tarif Impor AS

PDFCetak

Rabu, 14 Agustus 2019 10:06

USD-1Keputusan Administrasi Trump untuk menunda pengenaan tarif pada barang-barang yang diimpor dari China memicu aksi unjuk rasa besar Selasa yang mengklaim kembali sebagian besar kerugian Senin.

Administrasi menunda pengenaan tarif pada beberapa barang sampai 15 Desember, yang seharusnya memberi pengecer banyak waktu untuk menyimpan rak-rak mereka.

"Kami melakukan ini untuk musim Natal," kata Presiden Donald Trump kepada wartawan.

Reli mengirim S&P 500 naik 1,48%, Dow Jones industrialals naik 1,44% dan Nasdaq Composite naik hampir 2%.

Keuntungan untuk S&P 500 dan Nasdaq - masing-masing 43,69 poin dan 153 poin - memulihkan semua kerugian Senin. Dow, yang naik sekitar 373 poin, mengakhiri hari sekitar 7,5 poin dari total pemulihan dari kerugian 380 poin pada hari Senin.

 
   

Halaman 6 dari 1794

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.