A A A
Home Trading Berita Mata uang

Currency

Aussie Melemah Setelah Rilis Data China yang Variatif

PDFCetak

Kamis, 14 Maret 2019 11:34

AUD-USD.6AUD/USD terus diperdagangkan di zona merah di kisaran 0.7065 meskipun data penjualan ritel China yang lebih baik dari perkiraan.

Data ekonomi China pagi ini menunjukan penjualan ritel, naik 8,2 persen YoY pada periode Januari-Februari dibandingkan dengan penurunan yang diharapkan menjadi 8,1 persen dari 8,2 persen yang tercatat di bulan sebelumnya.

Sementara pengeluaran meningkat menjelang liburan Tahun Baru Imlek, aktivitas pabrik mendingin secara signifikan. Produksi industri China pada periode Januari-Februari meningkat 5,3 persen, meleset dari perkiraan naik sebesar 5,5 persen YoY.

Diperkirakan liburan mungkin telah mengganggu aktivitas ekonomi China, aktivitas pabrik China telah sangat menderita dalam beberapa bulan terakhir karena masalah perdagangan yang sedang berlangsung dengan AS.

 
 

Sterling Reli setelah anggota parlemen Inggris memilih untuk menolak Brexit tanpa kesepakatan

PDFCetak

Kamis, 14 Maret 2019 02:56

GBP-BREXIT.2Sterling reli pada hari Rabu ketika anggota parlemen Inggris memilih untuk menolak meninggalkan Uni Eropa tanpa perjanjian penarikan.

Anggota parlemen Inggris telah memberikan suara 312 hingga 308 melawan Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa perjanjian penarikan dalam kondisi apa pun. Pemungutan suara atas amandemen tidak mengikat secara hukum, tetapi anggota parlemen sekarang diharapkan pada hari Kamis untuk memilih penundaan Brexit pada 29 Maret.

GBP / USD naik 1,39% menjadi $ 1,3256, sementara EUR / USD naik 0,43% menjadi $ 1,1334.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,22% menjadi 96,69.

Departemen Tenaga Kerja mengatakan indeks harga produsen untuk permintaan akhir meningkat 0,1% bulan lalu, tetapi merindukan perkiraan ekonom untuk kenaikan 0,2%. Dalam 12 bulan hingga Februari, PPI melambat ke kenaikan 1,9%, sesuai dengan harapan.

 
 

Pound diperdagangkan lebih tinggi pada harapan bahwa voting Brexit 'No-Deal' akan diTolak

PDFCetak

Rabu, 13 Maret 2019 16:10

GBP-BREXIT.2Poundsterling diperdagangkan lebih tinggi terhadap dolar pada awal perdagangan sesi Eropa hari Rabu, didorong oleh keyakinan bahwa akan terjadi soft Brexit, penundaan dimulainya proses brexit atau bahkan dibatalkan.

Parlemen Inggris menolak perjanjian pemerintah untuk meninggalkan Uni Eropa untuk kedua kalinya pada hari Selasa, yang secara otomatis telah mengakhiri perjanjian dengan Uni Eropa karena Uni Eropa mengatakan tidak siap untuk bernegosiasi lagi mengenai persyaratan berpisahnya Inggris dengan Uni Eropa.

Pada pukul 15.00 WIB, poundsterling diperdagangkan di level $ 1,3142, naik dari sekitar $ 1,3060 karena tertekan setelah pemungutan suara yang menolak proposal dari PM May.

Indeks dolar, yang mengukur kekuatan US dollar terhadap enam mata uang utama, berada di 96,90 masih diperdagangkan datar.

Perlemen Inggris akan memberikan suara lagi pada Rabu malam dengan opsi apakah akan meninggalkan Uni Eropa pada 29 Maret tanpa kesepakatan, sebuah opsi yang tidak pernah diperintahkan oleh mayoritas dan sangat tidak mungkin untuk melakukannya sekarang.

 
   

AUD/USD Turun Setelah Westpac Melaporkan Penurunan Keyakinan Konsumen

PDFCetak

Rabu, 13 Maret 2019 11:10

AUD-USD.4AUD/USD turun lebih dari 30 poin ke level terendah hari ini di 0.7050 dan masih bergerak di area level tersebut saat berita ini ditulis.

Aussie melemah setelah pemberi pinjaman utama Australia/ Westpac melaporkan penurunan besar dalam indikator kepercayaannya/ Consumer Sentiment.

Kepercayaan konsumen merosot 4,8 persen di bulan Maret. Penurunan terbesar sejak akhir 2017 menghapus kenaikan 4,3 persen di bulan sebelumnya.

Indikator kepercayaan yang suram ini dirilis sehari setelah National Bank of Australia (NAB) melaporkan penurunan dalam kondisi bisnis dan indeks kepercayaan bisnis Australia.

Sementara kondisi bisnis yang memburuk dan kepercayaan bisnis memperingatkan perlambatan tajam dalam perekrutan dan investasi, penurunan kepercayaan konsumen menunjukkan bahwa pengeluaran dapat melambat dalam waktu dekat.

 
 

Dollar AS Melemah Setelah Rilis Data CPI

PDFCetak

Rabu, 13 Maret 2019 10:58

USD-2Dolar AS terpantau melemah setelah rilis data Consumer Price Index (CPI) AS semalam yang dilaporkan naik ke 0.2 persen sesuai dengan ekspektasi, setelah flat dalam tiga bulan berturut-turut.

Namun, kenaikan tidak berlaku pada data Inflasi Inti (Core Inflation), yang hanya tumbuh 0.1 persen, lebih rendah daripada ekspektasi dan data bulan sebelumnya yang tercatat di 0.2 persen.

Meskipun naik dan memenuhi harapan, CPI AS tersebut dinilai tumbuh dalam laju yang moderat saja. Di samping itu, data tersebut mengonfirmasi proyeksi The Fed mengenai akan adanya pengenduran tekanan inflasi tahun ini, sehingga perlu bersabar untuk menaikkan suku bunga.

Oleh sebab itu, Indeks Dollar melemah dan semalam turun serendah 96.86 kehilangan 0.2%, Namun Saat berita ini ditulis USD Index sedikit lebih tinggi dan bergerak dikisaran 97.00.

 
   

Halaman 5 dari 1033

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.