A A A
Home Trading Berita Mata uang

Currency

AUD/USD Naik ke High 2-Pekan

PDFCetak

Senin, 07 Januari 2019 11:35

AUD-USD.4Pair AUD/USD melonjak ke 0,7140 di awal sesi Asia pagi ini yang merupakan level tertinggi sejak 20 Desember.

Dolar Australia bertahan di dekat tertinggi dua setengah minggu pada hari Senin hari ini karena aset berisiko kembali populer di tengah ekspektasi para pembuat kebijakan di seluruh dunia akan mengambil langkah-langkah untuk mendukung perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Dolar Aussie kemungkinan diuntungkan oleh aksi risk-on di saham. Misalnya, S&P 500 futures saat ini dilaporkan catat kenaikan 0,4 persen, setelah menguat 3,4 persen pada hari Jumat. Sementara itu, Nikkei Jepang terpantau naik 2,8 persen.

Tiga perkembangan pada hari Jumat memberi mata uang antipodean sebuah leg-up. Pertama, Beijing mengumumkan putaran baru pembicaraan perdagangan dengan Washington. Kemudian, Cina secara agresif melonggarkan kebijakan moneter, dengan People's Bank of China (PBoC) menurunkan rasio persyaratan cadangan/reserve requirement ratio untuk lembaga-lembaga keuangan besar dengan total satu poin persentase.

Dan investor mendapat lebih banyak dukungan ketika ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan dia akan sabar dan fleksibel pada kenaikan suku bunga. Powell mengisyaratkan bank sentral dapat menghentikan sementara kenaikan suku bunga jika ekonomi AS melemah, sehingga memperkuat nada penawaran beli di sekitar aset-aset berisiko.

 
 

USD Melemah karena Pandangan Powell Dinilai Dovish; Aset Berikso Menguat Pasca Kebijakan China

PDFCetak

Senin, 07 Januari 2019 11:16

USD-2Dolar melemah terhadap rekan-rekan pada hari Senin, karena investor bertaruh bahwa Federal Reserve akan menghentikan pengetatan kebijakan pada 2019, yang meredakan kekhawatiran pasar tentang perlambatan pertumbuhan AS.

Selera risiko secara luas menguat di perdagangan Asia awal, berkat pelonggaran moneter agresif Cina pada hari Jumat untuk mengatasi perlambatan ekonomi yang tajam dan berharap bahwa Washington dan Beijing dapat mencapai kesepakatan perdagangan yang komprehensif pada negosiasi yang dimulai pada hari ini.

Yen melepaskan keuntungan awal sementara euro naik 0,14 persen versus dolar di awal perdagangan Asia. Dolar Australia, sering dianggap sebagai barometer selera risiko global, naik 0,1 persen.

"Aliran berita yang telah kita lihat sejak Jumat telah mengangkat sentimen," kata Michael McCarthy, kepala strategi pasar di CMC Markets di Sydney. "Pasar tentu menyukai apa yang dikatakan (Ketua Fed Jerome) Powell pada hari Jumat dan reaksinya negatif untuk dolar."

McCarthy juga mengatakan bahwa pemotongan persyaratan cadangan bank China "sangat penting dan telah mengangkat komoditas ... ini seharusnya mendukung dolar Australia."

 
 

Mata uang USD/JPY memangkas pemulihan, kembali di bawah 108,00

PDFCetak

Jumat, 04 Januari 2019 16:24

JPY.5Mata uang Yen Jepang menyentuh level tinggi intraday 108,45 tetapi dengan cepat kembali di bawah 108,00 di tengah minat beli dolar AS yang tidak ada. Pasar sepertinya tampak tidak terkesan oleh laporan ADP yang optimis, dan tampaknya lebih memillih untuk bereaksi negatif terhadap komentar dovish oleh Presiden Fed Dallas Robert Kaplan dan rilis yang mengecewakan dari PMI manufaktur ISM AS.

Namun meskipun terdapat kemunduran, pergerakan downside tetap lemah, setidaknya untuk saat ini, karena pedagang tampaknya enggan untuk menempatkan taruhan agresif dan lebih memilih untuk menunggu menjelang rilis penting hari ini yaitu laporan sektor tenaga kerja bulanan AS yang populer dikenal sebagai NFP.

Ekonomi AS diperkirakan akan menambahkan 179 ribu pekerjaan baru pada bulan Desember, sementara tingkat pengangguran terlihat stabil di 3,7%. Namun, fokus kuncinya adalah pada data pertumbuhan upah, yang diperkirakan akan merilis bulan pertumbuhan yang solid, yang akan memberikan beberapa dorongan yang berarti di kemudian hari selama sesi awal Amerika Utara.

Pasangan USD/JPY diperdagangkan 0,6% lebih tinggi pada 107.90. sementara pasangan USD/CNY tergelincir 0,1% menjadi 6,8643.

Sentimen pasar sedikit pulih setelah Kementerian Perdagangan mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa AS dan China akan memulai putaran pembicaraan perdagangan minggu depan. Wakil Perwakilan Perdagangan AS Jeffrey Gerrish akan memimpin delegasi A.S. untuk negosiasi pada 7 dan 8 Januari.

Sementara itu, pasangan AUD/USD naik 0,3% menjadi 0,7026 setelah PMI Layanan Caixin China untuk Desember meningkat menjadi 53,9.

Indeks dolar AS yang melacak kekuataan greenback terhadap enam mata uang lainnya naik tipis 0,1% menjadi 96.20. [ang]

 
   

USD/JPY Naik Tipis Jelang NFP AS, Sentimen Pasar Keuangan Masih Lemah

PDFCetak

Jumat, 04 Januari 2019 11:09

JPY.10Safe-haven yen sedikit melemah terhadap Dolar AS pada hari Jumat siang ini jelang rangkaian rilis data pekerjaan AS malam ini yang diperkirakan positif, tapi sentimen pasar secara luas tetap lemah karena terus meningkatnya kekhawatiran atas perlambatan tajam dalam pertumbuhan global.

Saat berita ini ditulis USD/JPY ditransaksikan dikisaran 108.30 dengan kenaikan 0.64% setelah pada Rabu kemarin anjlok serendah 104.58 karena Flash Crush di pasar mata uang. Yen Jepang telah naik 3,5 persen dalam tujuh sesi terakhir.

Aktivitas pabrik AS yang lebih lemah dari perkiraan dan kekhawatiran perlambatan di China akibat perang dagang telah meningkatkan harapan investor bahwa Federal Reserve tidak akan menaikkan suku bunga pada 2019, dan bahkan mungkin memangkasnya pada tahun 2020.

Ekuitas global telah memiliki awal yang lemah untuk tahun ini dan yields obligasi A.S. telah jatuh tajam di tengah meningkatnya taruhan kegiatan ekonomi yang dapat mengerem tajam di seluruh dunia tahun ini sehingga safe havens Yen masih berpotensi menguat.

"Penerima manfaat terbesar dalam skenario suram seperti itu adalah yen," kata Ray Attrill, kepala strategi mata uang di NAB.

 
 

Aussie Melemah Menuju Low 10-tahun

PDFCetak

Kamis, 03 Januari 2019 12:02

AUD-USD.6AUD/USD bergerak tepat di bawah 0,6950 saat berita ini ditulis setelah penurunan tajam pagi tadi karena "Flash Crush" di pasar mata uang.

Karena penghindaran risiko, membuat investor menumpuk aset pada safe havens di tengah volume pasar yang tipis setelah liburan Natal dan Tahun Baru, dan hal ini memperburuk pergerakan pasangan AUD/USD.

Dolar Australia jatuh terhadap USD pada pembukaan sesi Asia pagi tadi dan anjlok serendah 0.6652 yang merupakan level paling rendah sejak Maret 2009, memperpanjang pelemahan yang terjadi sepanjang 2018 lalu.

AUD/USD melemah 3.4 persen bulan lalu dan mengakhiri 2018 dengan pelemahan nyaris 10 persen, setelah sempat menguat 8.7 persen sepanjang 2017.

Pagi ini, Dolar Australia juga jatuh ke level 72,26 yen, level yang tidak terlihat sejak akhir 2011, setelah dibuka di sekitar 75,21.

Sentimen Dolar Australia juga terpukul oleh berita yang menguatkan bukti tanda tanda melemahnya pertumbuhan China. Di samping itu, data dari zona Eropa juga menunjukkan kondisi serupa terutama dari negara Spanyol dan Italia. Hal itu menyebabkan mata uang safe haven seperti Yen dan Franc Swiss menguat signifikan beberapa hari belakangan ini.

 
   

Halaman 5 dari 1015

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.