A A A
Home Trading Berita Mata uang US Dollar Stabil Jelang Penandatanganan Kesepakatan Dagang AS-China

US Dollar Stabil Jelang Penandatanganan Kesepakatan Dagang AS-China

PDFCetak

USD-2Dolar memulai pekan ini didukung oleh optimisme pada front perdagangan China-AS, sementara pound bergerak lebih rendah setelah akhir pekan pembuat kebijakan Bank of England mengisyaratkan penurunan suku bunga.

Kesepakatan perdagangan AS-China dijadwalkan akan ditandatangani di Gedung Putih yang pada hari Rabu, 15 Januari besok, meskipun pembicaraan mengenai paket fase dua kemungkinan akan berlarut-larut selama berbulan-bulan.

Kesepakatan kali ini dinilai akan mengakhiri sengketa perdagangan yang sudah terjadi semalam 18 bulan. Hal ini dinilai memberikan dukungan untuk mata uang Asia yang terpapar seperti yuan China dan dolar Australia, serta USD.

Suasana mendorong dolar menguat 0,1% terhadap safe-haven yen Jepang dan Swiss franc di awal jam perdagangan Asia. Greenback berada 109,56 yen dan 0,9731 franc.

Terhadap mata uang utama, dolar index naik lebih tinggi ke 97.42 dan yuan Cina bertahan pada level tertinggi lima bulan dalam perdagangan offshore.

Dolar Australia bertahan di $ 0.6920 sementara dolar Selandia Baru stabil di $ 0,6636 dan euro sedikit lebih lemah di $ 1,1114.

Pergerakan dibatasi oleh kehati-hatian dalam kesepakatan perdagangan, mengingat Beijing dan Washington masih belum meresmikan perincian yang lebih baik tentang apa yang sebenarnya akan ditandatangani.

Volume perdagangan juga ringan karena libur pasar keuangan di Jepang.

Penggerak terbesar adalah pound Inggris, yang turun 0,2% menjadi $ 1,3030 dan menargetkan terendah dua minggu dikisaran 1.3010 setelah komentar dovish dari pembuat kebijakan Bank of England..

Secara general, pergerakan pagi sebagian membalikkan penurunan Jumat di dolar ketika data menunjukkan nonfarm payrolls AS meleser dari perkiraan./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2020 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.