A A A
Home Trading Berita Mata uang GBP/USD Turun Lagi Jelang "UK Parliament Brexit Vote'

GBP/USD Turun Lagi Jelang "UK Parliament Brexit Vote'

PDFCetak

GBP-BREXIT.4Seiring dengan minimnya jadwal rilis data ekonomi hari ini, Fokus pelaku pasar hari ini akan tertuju pada Parliament Brexit Vote untuk RUU Brexit.

Pair GBP/USD telah berubah bimbang di dekat resistensi psikologis penting 1,30 di tengah ketidakpastian Brexit yang masih ada.

Pasangan ini berhasil mencapai level tertinggi di 1.3012 pada perdagangan kemarin yang merupakan puncak sejak bulan Juni.

Namun pada perdagangan siang ini, saat berita ditulis pair GBP/USD kembali turun serendah 1.2957 dan bergerak dikisaran 1.2978.

Fokus pada pembahasan kedua dari RUU Brexit

RUU Brexit 115 halaman yang diterbitkan oleh pemerintah Inggris pada hari Senin akan dilakukan pembahasan kedua di House of Commons pada hari ini.

Anggota parlemen akan berdebat dan memberikan Voting pada RUU tersebut, yang harus dimenangkan oleh pemerintah untuk melanjutkan ke tahap legislasi berikutnya. Pemungutan suara ini diperkirakan akan digelar pada pukul 18:00 GMT (Rabu 01.00 WIB), menurut Reuters News.

Pemerintah meyakini bahwa ia memiliki mayoritas untuk melewati tahap ini meskipun oposisi Partai Buruh dan partai-partai saingan lainnya diperkirakan akan menentangnya.

Pemerintah kemudian harus mengatur jadwal untuk tahapan undang-undang yang tersisa, yang membutuhkan persetujuan dari anggota parlemen.

Jika parlemen tidak menyetujui jadwal, rencana Perdana Menteri Johnson untuk keluar pada 31 Oktober dapat digagalkan. Hal ini berpotensi memicu penutupan harian yang bearish dalam GBP/USD.

Pada hari Sabtu (19/10/19) lalu, Parlemen Inggris menolak melakukan voting untuk proposal Brexit yang telah disepakati oleh Pemerintah Inggris dengan Uni Eropa.

Dengan deadline Brexit pada 31 Oktober nanti, banyak opsi-opsi yang bisa terjadi, mulai dari penundaan deadline, referendum kedua, bahkan tidak tertutup kemungkinan terjadinya hard Brexit alias keluarnya Inggris dari Uni Eropa tanpa kesepakatan apapun.

Jika hard Brexit terjadi, Inggris diprediksi akan mengalami resesi, dan tentunya berpengaruh ke negara-negara Benua Biru lainnya.

CNBC international melaporkan, voting proposal Brexit di parlemen hari ini kemungkinan Pemerintah Inggris akan mengalami kekalahan./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.