A A A
Home Trading Berita Mata uang Euro Masih Berpotensi Melemah, Catat Penurunan 5-hari Beruntun

Euro Masih Berpotensi Melemah, Catat Penurunan 5-hari Beruntun

PDFCetak

EUR-USD.04

Euro terpantau masih melemah dan saat berita ini ditulis bergerak dikisaran $ 1,1086 sedikit lebih tinggi setelah kemarin turun serendah 1.1075, EUR/USD masih bertahan dekat dengan low dua minggu di 1,1066 yang ditetapkan pada hari Jumat ditengah berlarut-larutnya kekhawatiran tentang perkembangan politik di Italia.

EUR/USD jatuh untuk 5 hari perdagangan berturut-turut pada hari Senin meskipun imbal hasil obligasi Jerman naik. Pasangan mata uang turun 0,10% pada hari Senin, setelah mencatat penurunan 0,38%, 0,29%, 0,28% dan 0,15% pada hari Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat. Itu adalah 5 penurunan beruntun pertama sejak pertengahan Mei. 

Imbal hasil obligasi Jerman 10-tahun naik lebih dari enam basis poin menjadi -0,64% pada hari Senin di tengah laporan kesediaan Jerman meningkatkan pengeluaran fiskal untuk mendukung ekonomi.

Sementara itu, Oposisi Italia Partai Demokrat telah memiliki kontak awal yang baik dengan Gerakan 5-Bintang yang berkuasa atas kemungkinan membentuk koalisi, sumber PD dengan pengetahuan tentang pembicaraan mengatakan pada hari Senin.

Mitra koalisi 5-Star saat ini, Liga sayap kanan, mengatakan pihaknya akan mengajukan mosi tidak percaya terhadap Perdana Menteri Giuseppe Conte dalam upaya untuk memicu pemilihan sekejap dan menguangkan popularitasnya yang meningkat dalam jajak pendapat.

"Situasi politik di Italia tetap tidak stabil. Selain itu, harapan Jerman memulai stimulus fiskal pada gilirannya juga dapat meningkatkan kekhawatiran fiskal Italia," kata Masafumi Yamamoto, kepala strategi valas di Mizuho Securities.

Analis memperkirakan EUR/USD berpotensi mengarah turun ke batas 1.11 lagi seiring Kebijakan ECB baru akan diumumkan pada 12 September mendatang, dan kemungkinan besar diprediksi bernada dovish.

Kemarin, para trader dan investor Euro disibukkan oleh reaksi atas pengumuman Jerman mengenai kemungkinan stimulus fiskal sebesar 50 miliar Euro, yang dipersiapkan jika Zona Euro terjebak di jurang resesi, seperti yang disampaikan menteri keuangan.

Fokus pasar pekan ini akan beralih ke simposium tahunan para gubernur bank sentral global mulai hari Jumat di Jackson Hole, Wyoming.

Perhatian khusus akan berpusat pada komentar Ketua Fed Jerome Powell tentang kebijakan moneter pada saat investor secara luas mengharapkan Fed untuk menurunkan suku bunga lagi pada pertemuan berikutnya pada bulan September./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.