A A A
Home Trading Berita Mata uang GBP/USD Berlanjut Turun Jelang Rilis Data Inggris

GBP/USD Berlanjut Turun Jelang Rilis Data Inggris

PDFCetak

GBP-USD.1Poundsterling berlanjut melemah dan masih dilanda aksi jual di sesi Asia siang ini, mengirim GBP/USD kembali ke titik tengah 1,24, setelah beberapa kali gagal untuk melakukan upaya pemulihan di dekat wilayah 1,2475.

Pounds terlihat rentan dan berisiko menembus di bawah 1,2400 jika Ketua Fed Powell mengisyaratkan penahanan penurunan suku bunga lebih kecil bulan ini.

Sentimen mata uang Inggris ini tetap melemah di tengah meningkatnya peluang penurunan suku bunga Bank of England (BoE), dalam menghadapi serangkaian pembacaan PMI Inggris yang mengerikan baru-baru ini yang menekankan kekhawatiran resesi.

Tekanan bearish dapat semakin kuat jika ada kekecewaan dalam rangkaian baru rilis data makro Inggris yang akan sore hari ini, termasuk produksi industri, PDB bulanan, dan neraca perdagangan.

Sementara itu, berkurangnya seruan untuk penurunan suku bunga Fed yang agresif menyusul data Non-Farm Payrolls (NFP) AS yang lebih kuat terus membuat yield AS didukung bersama dolar AS. Indeks dolar AS diperdagangkan di dekat tertinggi tiga minggu 97,59 yang dicapai di sesi AS semalam.

Pada hari Selasa, GBP/USD jatuh ke terendah baru enam bulan 1,2438 setelah upaya untuk memblokir Brexit tanpa-kesepakatan melalui RUU Irlandia Utara gagal. Pound tetap tertekan di tengah dibayanginya ketidakpastian Brexit/politik Inggris, "dengan voting kepemimpinan Tory dijadwalkan akan diselesaikan pada 23 Juli, dan calon terdepan Boris Johnson terus menyerukan soal meninggalkan Uni Eropa pada 31 Oktober, dengan-atau-tanpa kesepakatan", seperti dilansir Reuters.

Semua perhatian hari ini akan tertuju pada rangkaian data Inggris menuju event risiko utama, kesaksian Powell dan berita acara pertemuan FOMC Juni yang akan dirilis di sesi Amerika Utara nanti malam./R

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 10 Juli 2019 11:41
Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.