A A A
Home Trading Berita Mata uang Negosiasi 90 hari AS-China Diragukan, USD Kembali Menguat

Negosiasi 90 hari AS-China Diragukan, USD Kembali Menguat

PDFCetak

USD-12Pasar keuangan hari ini diwarnai sentimen risk-off yang mendukung kenaikan US Dollar menyusul penafsiran pasar atas perjanjian AS-China di G20 dimana detail ambigu dari kesepakatan membuat perang perdagangan masih sangat memungkinkan.

Tweet Presiden Trump terbaru menegaskan kembali potensi untuk tarif perdagangan: "Presiden Xi dan saya ingin kesepakatan ini terjadi, dan mungkin itu akan terjadi. Tetapi jika tidak ingat ... Saya seorang "Tarif Man".

Trump mengancam pada hari Selasa untuk menempatkan "tarif utama" pada barang-barang Cina yang diimpor ke Amerika Serikat jika negosiasi tidak dapat mencapai kesepakatan perdagangan yang efektif dengan Beijing.

Dow Jones jatuh sebanyak 800 poin. Greenback mulai diminati lagi dan melaju dari level terendah yang raih di sesi Eropa, naik setinggi 97.13 semalam.

Pada saat yang sama, Yields treasury 10-tahun AS memperpanjang penurunan satu bulan, dari 2,97% menjadi 2,88% yang merupakan terendah sejak awal September - kemudian terdorong kembali ke 2,92%.

Selisih antara Yields Treasury 2-tahun dan 10-tahun saat ini berada pada level tertinggi dalam lebih dari satu dekade. Dimana kurva yang datar dipandang sebagai indikator resesi.

"Penurunan pasar di AS semalam dan perataan kurva imbal hasil mencerminkan bahwa momentum pertumbuhan ekonomi mengambil alih sebagai perhatian utama bagi investor, bahkan ketika data manufaktur ISM terbaru bertahan dengan baik," tulis Tai Hui, ahli strategi pasar di Manajemen Aset JP Morgan.

Dari Eropa, Perdana Menteri Inggris Theresa May mengalami kekalahan memalukan pada hari Selasa di awal dari lima hari perdebatan di Parlemen tentang rencananya untuk meninggalkan Uni Eropa yang dapat menentukan masa depan Brexit dan nasib pemerintahannya. Hal ini mendoronh Poundsterling ke level terendah 17 bulan.

Pasar juga terbebani optimisme yang memudar atas gencatan senjata yang dibuat selama akhir pekan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping. Keraguan muncul apakah kedua pihak dapat menyelesaikan perbedaan mereka, China mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka yakin dapat mencapai kesepakatan perdagangan dengan Washington dalam jendela negosiasi 90 hari yang disetujui kedua belah pihak.

Indeks Dollar sempat turun ke level terendah dua minggu di 96,379 semalam sebelum merayap kembali di atas 97,00.

Greenback jatuh terhadap safe-haven yen, kehilangan 0,75 persen semalam sebelum memangkas beberapa kerugian untuk ditransaksikan di 112,94 yen.

Pound turun 0,25 persen pada $ 1,2700 setelah menyentuh terendah 17-bulan $ 1,2658 semalam, terguncang oleh kemunduran proses Brexit di parlemen./R

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 05 Desember 2018 11:21
Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.