A A A
Home Trading Berita Mata uang EUR/USD Melonjak 50-pips Atas Berita Rencana Pemotongan Defisit Italia

EUR/USD Melonjak 50-pips Atas Berita Rencana Pemotongan Defisit Italia

PDFCetak

EUR-USD.01EUR/USD melonjak 50 pips ke tertinggi sesi Asia pagi ini di 1,1594 beberapa menit sebelum penulisan dan terakhir terlihat diperdagangkan pada 1,1580.

Euro menguat merespon kabar terbaru yang kembali datang dari Italia. Dilansir dari FXStreet, surat kabar Italia Corriere Della Sera menuliskan bahwa pemerintah Italia berencana untuk memotong defisit anggaran menjadi 2 persen pada tahun 2021.

Kabar pemotongan anggaran yang muncul pagi ini menjadi angin segar bagi mata uang Euro. Menurut surat kabar tersebut, pemerintah Italia kini memprediksi defisit untuk tahun 2019 sebanyak 2.4% dari GDP dan 2.2% dari GDP untuk tahun 2020. Tahun 2021, defisit anggaran akan dikecilkan lagi menjadi 2.0 persen dari GDP. Hal ini dilakukan karena negara yang dulu menggunakan mata uang Lira ini terus mendapat desakan dari Uni Eropa.

EUR/USD kemungkinan dapat mencapai 1,16 jika selisih antara imbal hasil obligasi pemerintah Italia 10-tahun dan mitra Jerman jatuh tajam dari tertinggi 5 tahun dari 300 basis poin yang dicapai kemarin.

Mata uang umum jatuh dalam lima hari perdagangan sebelumnya karena keputusan pemerintah Italia untuk mengadopsi target defisit anggaran sebesar 2,4 persen memicu kekhawatiran penurunan peringkat.

Italia dan Uni Eropa hingga saat ini masih bersitegang perkara anggaran pemerintah Italia yang tak sebanding dengan jumlah utangnya. Kemarin malam, Euro jatuh terhadap sejumlah mata uang mayor karena komentar dari salah seorang pejabat pemerintah Italia--yang memliki wewenang untuk menyusun anggaran--bahwa akar permasalahan finansial yang melanda Italia ini adalah mata uang. Menurut Claudio Borghi tersebut, solusinya adalah Italia keluar dari mata uang Euro dan kembali memiliki mata uang sendiri./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.