A A A
Home Trading Berita Mata uang US dollar melemah pasca Harga Konsumen AS dirilis kurang dari perkiraan

US dollar melemah pasca Harga Konsumen AS dirilis kurang dari perkiraan

PDFCetak

USD-11US dollar melemah terhadap mata uang utama lainnya setelah harga konsumen AS pada bulan Agustus naik kurang dari yang diperkirakan, meskipiun masih menunjukkan peningkatan yang stabil dalam tekanan inflasi yang harus membuat Federal Reserve pada jalur untuk secara bertahap menaikkan suku bunga.

Indeks US dollar yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang lainnya turun sebesar 0.46% menjadi 94.54 setelah rilis data.

Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada hari Kamis bahwa indeks harga konsumen naik 0,2%, meleset dari ekspektasi untuk kenaikan 0,3%. CPI naik 0,2% pada bulan Juli.

Dalam 12 bulan hingga Juli, CPI meningkat 2,7%, di bawah perkiraan untuk rilisan sebesar 2,8% dan turun dari 2,9% pada bulan Juli.

Bank sentral AS secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga dua kali lagi tahun ini, dengan langkah selanjutnya kenaikan suku bunga akan dilakukan pada pertemuan 25-26 September nanti.

CPI inti, pengukur utama tekanan harga konsumen yang tidak termasuk biaya makanan dan energi, meningkat sebesar 0,1% dari bulan sebelumnya, di bawah perkiraan untuk kenaikan 0,2%.

Peningkatan tahunan dalam apa yang disebut CPI inti adalah 2,2%. Para ekonom memperkirakan tetap stabil pada 2,4% seperti pada bulan Juli.

Harga inti dilihat oleh Federal Reserve sebagai ukuran yang lebih baik dari tekanan inflasi jangka panjang justru karena mereka mengecualikan kategori makanan dan energi yang relatif volatil. Bank sentral biasanya mencoba untuk mencapai inflasi inti 2% atau kurang. [ang]

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.