A A A
Home Trading Berita Mata uang Dollar melanjutkan pelemahan, Pound mengabaikan pengunduran diri Menteri Brexit

Dollar melanjutkan pelemahan, Pound mengabaikan pengunduran diri Menteri Brexit

PDFCetak

USD-11Pada perdagangan hari Senin Dolar diperdagangkan pada posisi terendah dalam tiga minggu terhadap mata uang utama setelah laporan pekerjaan Amerika pada hari Jumat menunjukkan pertumbuhan upah yang lamban, sementara Pound tetpa menguat mengabaikan pengunduran diri Menteri Brexit Inggris David Davis yang mengejutkan

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,29% menjadi 93,75 pada saat berita ini ditulis, level terendah sejak 14 Juni.

Indeks tergelincir 0,48% pada hari Jumat setelah angka pertumbuhan upah sedikit lebih lambat dari perkiraan sehingga meredupkan harapan untuk kenaikan suku bunga keempat oleh Federal Reserve tahun ini.

Sementara pertumbuhan upah tetap moderat, Departemen Tenaga Kerja mengatakan bahwa jumlah penduduk yang bekerja di sektor non-pertanian meningkat lebih besar dari perkiraan yaitu sebesar 213.000 pada bulan Juni.

Pertumbuhan pekerjaan yang solid membantu mengimbangi kekhawatiran atas eskalasi perselisihan perdagangan AS-China setelah tarif perdagangan baru mulai berlaku pada hari Jumat.

Dolar melemah terhadap yen, dengan USD/JPY terakhir di 110,44. Euro terdorong lebih tinggi, dengan EUR/USD naik 0,25% ke 1,1784, terbesar sejak 14 Juni.

Mata uang tunggal semakin terdorong setelah data menunjukkan bahwa ekspor Jerman pada bulan Mei naik lebih dari impor, menunjukkan bahwa ekonomi terbesar di kawasan euro tetap solid meskipun adanya ketegangan perdagangan global.

Sterling juga lebih tinggi terhadap dolar, dengan GBP/ USD naik 0,53% ke 1,3356, setelah pulih dari terendah semalam di 1,3284.

Pound awalnya jatuh menyusul laporan bahwa Sekretaris Brexit Inggris David Davis mengundurkan diri, berpotensi menghadapi pukulan bagi Perdana Menteri Theresa May.

Namun sterling dengan cepat rebound di tengah indikasi bahwa May tidak akan menghadapi pukulan besar terhadap kebijakan Brexit dan berharap proses Brexit yang lebih lunak mungkin akan ada kemajuan.

Pound juga lebih tinggi terhadap euro, dengan EUR/GBP turun 0,26% ke 0,8815.

Dolar Australia juga diperdagangkan menguat, dengan AUD/USD naik 0,59% ke 0,7472, level tertinggi sejak pertengahan Juni. [ang]

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 09 Juli 2018 20:26
Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.