A A A
Home Trading Berita Mata uang US Dollar di Level Terendah 2-Pekan, Fokus Pasar Beralih Ke Suriah

US Dollar di Level Terendah 2-Pekan, Fokus Pasar Beralih Ke Suriah

PDFCetak

USD.12Dolar tertekan turun ke level terendah dua pekan di Asia pada Kamis pagi karena ancaman aksi militer AS di Suriah memperdalam konflik geopolitik.

Pasar mata uang Asia didominasi oleh ketegangan geopolitik yang meningkat di Timur Tengah yang mungkin melibatkan pemain kunci dunia, setelah sengketa perdagangan China-AS yang dapat diterjemahkan menjadi perang perdagangan global.

Indeks dolar terhadap enam mata uang utama terakhir berada di 89.60 saat berita ini ditulis, naik 0,06%. Dolar jatuh ke 89,36 semalam, tetapi secara bertahap mulai pulih pada Kamis pagi ini.

Laporan bahwa Presiden AS Donald Trump mengancam akan meluncurkan rudal di Suriah semalam menjadi fokus perdagangan dan menghambat risk appetite investor, sehingga menaikan permintaan aset safe haven yen dan emas yang anti-risiko lebih tinggi.

Pasangan USD / JPY naik tipis 0,09% menjadi 106,88. Mata uang "safe-haven" yen menguat semalam karena penghindaran risiko setelah laporan Trump mengancam aksi militer di Suriah menjadi pusat perhatian.

Akan tetapi, setelah Trump merilis cuitannya, sejumlah pejabat Gedung Putih justru memilih berhati-hati dalam berucap. Sehingga menahan penurununan USD/JPY kenaikan dalam emas.

Menteri Pertahanan, James Mattis, mengatakan AS masih meninjau dugaan serangan kimia di Douma dan militer AS bersiaga "untuk menyediakan opsi militer jika dipandang pantas sebagaimana diputuskan presiden".
Kemudian, juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, mengatakan keputusan akhir belum dibuat dan "semua pilihan ada di atas meja".

Secara terpisah, Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mengungkap bahwa kalaupun serangan terjadi, serangan itu akan menargetkan "kemampuan rezim kimia" pemerintah Suriah.

Di Inggris, sejumlah sumber mengatakan kepada BBC bahwa Perdana Menteri Theresa May tampak siap bergabung dalam aksi militer di Suriah tanpa meminta izin parlemen.

Di tempat lain, pasangan AUD / USD kehilangan 0,12% hingga diperdagangkan pada 0,7750. Data pinjaman rumah Australia di bulan Februari dirilis di -0,2%, lebih baik dari perkiraan -0,3%.

Gubernur Bank Sentral Australia (RBA) hari Rabu siang kemarin mengatakan bahwa kemungkinan kenaikan suku bunga acuan akan menjadi kejutan bagi sebagian masyarakat, mengingat kebijakan tersebut belum pernah diterapkan lagi dalam tujuh tahun terakhir

Sementara itu, investor masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari spat perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia. Kata-kata Presiden China Xi Jinping di Boao Forum pada hari Selasa dipilih dengan hati-hati dan bernada netral. Meskipun para investor merasa lega pada hari Selasa, sengketa perdagangan China -AS tetap dan dapat terus meningkat./R

 

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.