A A A
Home Trading Berita Mata uang US Dollar Menguat Jelang Rilis Data CPI

US Dollar Menguat Jelang Rilis Data CPI

PDFCetak

USD.12Dolar kembali menguat pada perdagangan sesi Asia pagi ini dengan indeks dolar A.S kembali naik di 90.03 setelah pagi tadi turun serendah 89.85, seiring kekhawatiran atas perang dagang potensial yang disebabkan oleh Bea Impor A.S. yang baru untuk baja dan aluminium impor mulai memudar.

Fokus Investor hari ini akan tertuju pada data inflasi A.S yang akan dirilis malam ini untuk memastikan kenaikan suku bunga pada FOMC meeting 21-22 Maret nanti. Inflasi tahunan bulan Februari diperkirakan naik 2.2%.

Hingga minggu lalu, probabilitas kenaikan suku bunga menurut CME Fed Fund Futures sudah mencapai 90.2%.

US Dollar juga menguat terhadap Yen, sat berita ini ditulis bukukan keuntungan 0.34% berada dikisaran 106.80, naik dari level terendah pagi ini di 106.26.

Yen masih terbabani skandal politik di Jepang yang melibatkan Menteri Keuangan Taro Aso. Aso terlibat dalam sebuah skandal yang melibatkan beberapa dokumen yang berubah terkait dengan penjualan tanah Negara dengan diskon besar kepada seorang operator sekolah yang terkait dengan istri Perdana Menteri Shinzo Abe. Meski mendapat tekanan publik, Aso mengatakan dia tidak berniat mengundurkan diri.

Pasangan AUD/USD diperdagangkan 0,13% lebih tinggi pada 0,7883. Aussie mendapat dorongan sederhana dari data Survei Bisnis Februari Bank Nasional Australia (NAB) yang optimis yang berada di posisi 21 dibandingkan 19 sebelumnya, meskipun kepercayaan bisnis sedikit meluncur dari 12 menjadi 9./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.