A A A
Home Trading Berita Mata uang

Currency

USD/JPY Tetap Dalam Penawaran Beli Di Atas 109,00

PDFCetak

Selasa, 12 November 2019 11:47

JPY.2Dengan dimulainya kembali perdagangan obligasi AS, USD mencatat pemulihan luas. USD/JPY tidak terkecuali, berada dalam penawaran beli di dekat 109,20 pada awal sesi Selasa.

Kembalinya pedagang obligasi AS, setelah Hari Libur Hari Veteran pada hari Senin, menyaksikan kondisi pasar yang lesu di tengah ketidakpastian atas kesepakatan perdagangan AS dan China dan protes di Hong Kong. Akibatnya, yield Treasury AS 10-tahun turun satu basis poin menjadi 1,92% sementara saham Asia menganggambarkan sinyal beragam.

Dolar AS (USD) kembali mendapatkan kekuatannya karena pasar terus mendukung USD dalam mencari aset keamanan. Juga berkontribusi terhadap pasangan itu bisa berupa komentar Perdana Menteri Jepang (PM) Shizo Abe yang mendukung kebutuhan anggaran untuk membantu pemulihan ekonomi.

 
 

Pound Pertahankan Kenaikan, Partai Konservatif Diyakini Menang Pemilu

PDFCetak

Selasa, 12 November 2019 11:19

GBP-USD.05Sterling menahan kenaikan dalam perdagangan Asia awal pada hari Selasa, setelah mencapai tertinggi enam bulan terhadap euro dan naik sebanyak 1% terhadap dolar semalam, karena prospek parlemen yang tergantung dalam pemilihan UK sedikit berkurang.

Pound menguat versus mata uang mayor lain, karena Partai Konservatif mendapatkan dukungan dari salah satu partai pesaingnya untuk memenangkan pemilu Inggris.

Menjelang akhir sesi London kemarin, pimpinan partai Brexit Nigel Farage mengumumkan bahwa partainya tidak akan bersaing memperebutkan kursi parlemen di wilayah-wilayah yang dimenangkan oleh partai Konservatif dalam pemilu sebelumnya. Farage juga menyatakan bahwa partainya bakal berfokus untuk menantang para politisi anti-brexit di wilayah-wilayah yang didominasi oleh partai Labour, golongan oposisi terbesar partai Konservatif.

 
 

Dolar AS Konsolidasikan Kenaikan di Tengah Optimisme Kesepakatan AS-China

PDFCetak

Senin, 11 November 2019 11:53

USD-12Dolar bertahan di dekat tertinggi multi-week pada hari Senin siang ini di tengah optimisme bahwa Amerika Serikat dan Cina akan menurunkan tarif yang telah mengganggu pertumbuhan global.

Terhadap dolar Australia, USD berdiri tepat di bawah puncak dua minggu di $ 0,6857. Terhadap dolar Selandia Baru, mendekati tertinggi sebulan di $ 0,6336, dan juga terhadap mata uang (DXY) di 98,358.

Pergerakan sedikit karena para pedagang terus mewaspadai berita lebih lanjut tentang perang perdagangan AS-Tiongkok.

Pejabat dari kedua negara mengatakan akhir pekan lalu bahwa kemunduran beberapa tarif tit-for-tat telah disepakati.

Meskipun itu kemudian ditolak oleh Presiden AS Donald Trump pada hari Jumat, ia tidak sepenuhnya mengesampingkan kesepakatan dan perbendaharaan Note A.S. diadakan di atas level support kunci di 1,9%, mendukung mata uang.

 
   

AUD/USD Terus Turun, Meski Surplus Perdagangan China Dirilis di Atas Perkiraan

PDFCetak

Jumat, 08 November 2019 11:56

AUD-USD.6Neraca perdagangan China yang dirilis lebih baik dari perkiraan kurang memberikan respon positif untuk pergerakan mata uang Aussie.

Neraca perdagangan negara itu melebar menjadi $ 42,81 miliar pada bulan Oktober, lebih baik dari perkiraan $ 40,60 miliar. Periode sebelumnya Surplus perdagangan China tercatat di $ 39.7. Impor turun 6,4% tahun ke tahun dalam USD dan 0,4% dalam CNY. Sementara itu, ekspor atau pengiriman keluar turun 0,9% dalam USD tetapi naik 4,9% dalam CNY.

Sementara surplus perdagangan meningkat, kinerja impor yang suram mengindikasikan melemahnya permintaan domestik dan dapat menghidupkan kembali kekhawatiran perlambatan ekonomi yang lebih dalam di ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Oleh karena itu, respon AUD yang teredam terhadap berita optimis ini tidak mengejutkan. Saat ini, pasangan tersebut diperdagangkan di 0,6882, setelah naik hanya lima pip setelah data China. Pasangan ini masih melaporkan penurunan 0,22% pada hari ini.

 
 

BoJ Kuroda : Akan Lanjutkan Pelonggaran Moneter Besar-Besaran

PDFCetak

Kamis, 07 November 2019 13:19

JPY.5Reuters mengabarkan komentar terbaru dari Gubernur Bank of Japan (BoJ) Kuroda, dengan berita utama di bawah ini.

Akan dilanjutkan dengan pelonggaran moneter besar-besaran untuk mencapai 2%.

Memang benar butuh waktu untuk mencapai target harga 2%.

USD/JPY naik dari posisi terendah 108,66 pada komentar dovish Ketua BoJ Kuroda, diperdagangkan di sekitar 108,75, masih turun -0,20% pada hari ini.

Setelah komentar Gubernur Bank of Japan (BoJ) Kuroda, Menteri Keuangan Jepang Taro Aso diberitakan, melalui Reuters, mencatat bahwa "wajar jika kebijakan moneter dan fiskal berfungsi sebagai satu kesatuan".

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 07 November 2019 13:23
 
   

Halaman 1 dari 1098

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.