A A A
Home Trading Berita Komoditi

Commodity

Harga Emas Terkoreksi ke Low 1-pekan

PDFCetak

Jumat, 14 Desember 2018 11:16

GOLD.10Harga emas turun ke titik terendah dalam hampir satu minggu pada perdagangan Kamis kemarin karena penguatan dolar Amerika Serikat (AS).

Selain itu, penurunan harga emas juga terjadi karena investor melakukan aksi jual dan memindahkan dananya ke pasar saham.

Spot Emas XAU/USD saat ini berada di kisaran USD 1,241 per ounce, masih belum bergeser dari harga penutupan pagi tadi. Sementara harga emas berjangka AS turun 0,2 persen ke level USD 1.247,50 per ounce.

Dolar AS menguat terhadap mata uang utama, dibantu oleh penurunan euro setelah Bank Sentral Eropa mengurangi pertumbuhan dan proyeksi inflasi untuk tahun depan.

"Sepertinya Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi sedikit lebih dovish dari yang diharapkan, jadi kami melihat mata uang euro melemah dan mendorong penguatan dolar AS. Hal ini membebani harga emas," kata Phil Streible, analis komoditas senior di RJO Futures, Chicago, AS.

 
 

Output Minyak Meningkat Pada Penggandaan Produksi Prusahaan Joint Venture Venezuela

PDFCetak

Jumat, 14 Desember 2018 10:46

CRUDE.OIL.9Sebuah perusahaan joint venture minyak Venezuela dengan perusahaan milik negara Cina yang menyumbang sekitar 10 persen dari output negara anggota OPEC yang dilanda krisis itu hampir menggandakan produksi dalam tujuh bulan terakhir, sebuah unit milik negara PDVSA mengatakan pada hari Kamis.

Meningkatnya produksi minyak mentah berat di Sinovensa, yang dimiliki oleh anak perusahaan PDVSA Venezuelan Petroleum Corporation (CVP) dan China National Petroleum Corporation (CNPC), dapat memperlambat jatuh bebas dalam produksi Venezuela yang telah melihat penurunan produksi ke tingkat terendah dalam hampir 70 tahun.

Sinovensa, yang terletak di sabuk minyak Orinoco di Venezuela selatan dan merupakan bagian terbesar kedua dari operasi minyak asing, sekarang memproduksi sekitar 130.000 barel per hari (bpd), kata CVP di pos Facebook (NASDAQ: FB). Sebuah posting 10 Agustus mengatakan output adalah 101.181 pada akhir Juli dan hanya 69.400 bpd pada bulan April.

Venezuela menjual CNPC tambahan 9,9 persen saham di Sinovensa pada bulan September, meninggalkannya dengan 49 persen kepemilikan.

PDVSA memiliki sisanya. Pada 2017, tidak ada usaha patungan ladang minyak di Venezuela yang memiliki lebih dari 40 persen kepemilikan asing.

 
 

Harga Emas Sideways, Masih Bertahan di atas 1.240

PDFCetak

Kamis, 13 Desember 2018 11:28

GOLD.9Harga emas bergerak sideways dengan sedikit pemelahan dari penutupan pagi tadi, emas ditutup di area 1245, mencatatkan penguatan setelah rilis data inflasi AS yang tidak berubah. Saat berita ini ditilis XAU/USD turun dan bergerak dikisaran 1.243.

Harga emas untuk pengiriman Februari 2019 di Commodity Exchange berada di US$ 1.250,10 per ons troi, sementara untuk penutupan Rabu berada di US$ 1.250 per ons troi. Kemarin, harga emas menguat 0,22% ke level US$ 1.250 dari sebelumnya US$ 1.247,20 per ons troi.

Pelemahan tipis kurs dollar Amerika Serikat (AS) terhadap mata uang utama dunia menyebabkan harga emas berupaya terus naik.

Dollar melemah setelah data menunjukkan bahwa laju inflasi AS bulan November tidak berubah dari bulan sebelumnya. Laju inflasi yang stagnan ini mendukung pandangan bahwa kondisi inflasi membaik tapi tak cukup untuk mendorong Federal Reserve mengambil langkah kenaikan suku bunga yang agresif.

 
   

Harga Minyak Naik di Tengah Tanda-tanda Meredanya Ketegangan Perdagangan AS-Cina

PDFCetak

Kamis, 13 Desember 2018 11:05

CRUDE.OIL.9Harga minyak naik pada hari Kamis, didukung oleh penarikan persediaan minyak mentah AS dan tanda-tanda bahwa China mengambil langkah-langkah yang lebih konkret untuk menempatkan gencatan senjata perdagangan dengan Washington ke dalam tindakan.

Harga minyak mentah juga telah didukung oleh pembatasan pasokan yang dipimpin OPEC yang diumumkan pekan lalu, meskipun kenaikan dibatasi setelah kelompok produsen yang menurunkan prediksi permintaan 2019.

Minyak mentah Brent berjangka internasional (LCOc1) berada di $ 60,46 per barel naik 31 sen, atau 0,52 persen, dari penutupan terakhir mereka.

US crude futures West Texas Intermediate (WTI) (CLC1) berada di $ 51,40 per barel, naik 25 sen atau, 0,49 persen.

"Harga minyak mentah naik, dibantu oleh ketegangan perdagangan yang mereda, serta penurunan dalam persediaan," kata bank ANZ, Kamis.

"Berita bahwa China sedang mencari untuk merumuskan ulang rencana 'Made in China 2025" mendorong harapan bahwa pembicaraan perdagangan berjalan lebih baik dari yang diperkirakan."

 
 

Harga Emas Masih Terdukung Ekspektasi Perlambatan Kenaikan Suku Bunga AS

PDFCetak

Rabu, 12 Desember 2018 11:04

GOLD.10Harga emas masih bertahan di atas area level 1.240 pada perdagangan kemarin dan pagi ini. Emas masih didukung oleh adanya ekspektasi bahwa Bank Sentral AS atau The Federal Reserve (the Fed) akan memperlambat rencana kenaikana suku bunga di tahun depan.

Harga emas di pasar spot naik setinggi USD 1.249 per ounce pada Selasa kemarin, namun terpantau sedikit lebih rendah pada perdagangan pagi ini dan bergerak dikisaran 1.244 saat berita ditulis. Sedangkan untuk harga emas berjangka naik 0,3 persen ke level USD 1.253,10 per ounce.

"Rencana kenaikan suku bunga the Fed mengurangi ekspektaasi pelaku pasar untuk kenaikkan selama 18 bulan ke depan dan telah membuat dolar AS mengalami tekanan sehingga mendorong harga emas," jelas Marcus Garvey, analis di ICBC Standard Bank.

Semenetara Dolar rebound seiring Poundsterling yang turun ke level terlemahnya dalam hampir 1-1/2 tahun, Rebound Dollar terjadi setelah membukukan penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari tiga bulan pekan lalu karena data ekonomi AS yang lemah mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga AS.

Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 12 Desember 2018 11:12
 
   

Halaman 10 dari 539

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.