A A A
Home Trading Berita Komoditi

Commodity

Harga Minyak Turun Karena Produksi AS Capai Rekor 12 juta barel per hari

PDFCetak

Jumat, 22 Februari 2019 10:53

CRUDE.OIL.9Harga minyak turun pada hari Jumat setelah Amerika Serikat melaporkan produksi minyak mentahnya mencapai rekor 12 juta barel per hari (bph), melemahkan upaya klub produsen yang didominasi Timur Tengah OPEC untuk menahan pasokan dan memperketat pasar global.

Minyak mentah berjangka internasional Brent berada di $ 66,87 per barel, turun 20 sen, atau 0,3 persen, dari penutupan terakhir.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $ 56,84 per barel, turun 12 sen, atau 0,2 persen, dari penyelesaian terakhir mereka.

Produksi minyak mentah AS mencapai 12 juta barel per hari untuk pertama kalinya minggu lalu, Administrasi Informasi Energi (EIA) mengatakan pada hari Kamis dalam laporan mingguan.

Itu berarti output minyak mentah AS telah melonjak hampir 2,5 juta barel per hari sejak awal 2018, dan dengan 5 juta barel per hari sejak 2013. Amerika adalah satu-satunya negara yang pernah mencapai 12 juta barel per hari produksi.

Saat output melonjak, stok minyak AS juga meningkat.

 
 

Emas Terkoreksi Pasca Rilis Notulen FOMC

PDFCetak

Kamis, 21 Februari 2019 11:06

GOLD.11Pada awal sesi perdagangan kemarin emas terlihat melanjutkan penguatannya hingga menuju level tertinggi sejak bulan April. Emas sempat diperdagangkan disekitar resisten area 1346, sebelum akhirnya terkoreksi dan turun ke level 1.336.

Menguatnya Dolar pasca dirilisnya notulen FOMC semalam menjadi salah satu faktor penyebab koresi Logam mulia.

Pagi hari ini emas kembali terjerumus di zona merah. Harga emas kontrak April di pasar COMEX turun 0,5% ke posisi US$ 1.341,2/troy ounce, setelah menguat 0,23% pada perdagangan kemarin (20/2).

Selama sepekan, harga emas sudah terkerek naik 2,08% secara point-to-point. Sedangkan sejak awal tahun, harga logam mulia ini tercatat menguat 4,67%.

Meski melemah, namun pergerakan harga emas masih terbatas.

 
 

Minyak Naik Dekati Level Tertinggi 2019

PDFCetak

Kamis, 21 Februari 2019 10:34

CRUDE.OIL.9Harga minyak mendekati level tertinggi 2019 pada hari Kamis, didukung oleh pengurangan pasokan yang dipimpin OPEC dan sanksi AS terhadap Venezuela dan Iran, tetapi mencegah dari kenaikan lebih lanjut dengan memperlambat pertumbuhan ekonomi global.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $ 57,33 per barel 17 sen, atau 0,3 persen, di atas penyelesaian terakhir mereka, tetapi di bawah high 2019 mereka di $ 57,55 yang dicapai pada hari sebelumnya.

Minyak mentah berjangka internasional Brent berada di $ 67,14 per barel, 6 sen di atas penutupan terakhir mereka dan tidak jauh dari puncak 2019 mereka, mencapai sehari sebelumnya, dari $ 67,38 per barel.

Para analis mengatakan bahwa perlambatan ekonomi global mencegah harga melonjak melampaui level tertinggi 2019 yang terlihat pekan ini.

"Perlambatan pertumbuhan ekonomi akan selalu mengarah pada pelemahan dalam konsumsi bahan bakar sehingga mengikis kenaikan bullish untuk harga minyak," kata Benjamin Lu dari broker Phillip Futures di Singapura.

 
   

Minyak Mentah AS Capai Level Tertinggi 2019

PDFCetak

Rabu, 20 Februari 2019 11:27

CRUDE.OIL.9Harga minyak bergerak bervariasi pada penutupan perdagangan Selasa. Kekhawatiran tentang permintaan minyak mentah global dan ketidakpastian pembicaraan perdagangan AS-China melawan optimisme investor terkait pengetatan pasokan.

Harga minyak mentah Brent yang menjadi patokan harga dunia mengalami tekanan sedangkan harga minyak mentah AS bergerak kebalikannya dan mencetak harga tertinggi.

Harga minyak Brent tergelincir 5 sen dan menetap di USD 66,45 per barel. Angka ini turun dari rekor tertinggi sepanjang 2019 di USD 66,83 yang dicapai pada hari Senin.

Sedangkan untuk harga minyak mentah AS naik 50 sen menjadi USD 56,09 per barel, yang merupakan harga tertinggi sejak November 2018.

Analis Price Futures Group, Chicago, AS, Phil Flynn menjelaskan, kenaikan harga minyak AS terdorong oleh sanksi yang telah diberikan oleh AS kepada Venezuela yang merupakan salah satu pemasok minyak mentah terbesar bagi AS.

 
 

Harga Emas Melonjak Pesat Jelang Notulen FOMC

PDFCetak

Rabu, 20 Februari 2019 11:11

GOLD.4Harga Emas melonjak pesat pada perdagangan selama kemarin. Emas menguat disebabkan Dolar yang melemah, karena aksi para investor yang kembali merespon dan mencari petunjuk jelang keputusan akhir dalam penyelesaian perang dagang antara AS dan China.

Spot Gold XAU/USD semalam naik setinggi 1.341 dan masih berlanjut hingga pagi ini. Saat berita ini ditulis Emas XAU/USD telah naik setinggi 1.346.

Sementara harga emas kontrak April di pasar COMEX naik 0,04% ke posisi US$ 1.345,3/troy ounce, setelah melesat 1,72% pada perdagangan kemarin.

Selama sepekan, harga emas sudah naik 2,3% secara point-to-point. Sedangkan sejak awal tahun, harga logam mulia ini tercatat menguat 4,99%.
Dengan begini, harga emas resmi berada di posisi tertingginya dalam 10 bulan.

 
   

Halaman 9 dari 557

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.