A A A
Home Trading Berita Komoditi

Commodity

Minyak Mentah Lebih Tinggi Setelah Jatuh ke Low 15-Bulan

PDFCetak

Jumat, 21 Desember 2018 11:09

CRUDE.OIL.10

Harga minyak naik pada hari Jumat setelah jatuh 5 persen di sesi terakhir, dengan pemotongan produksi OPEC yang dimulai bulan depan terlihat lebih dalam dari perkiraan sebelumnya.

Benchmark Brent crude futures naik 1,51 persen pada $ 55,17 per barel, pulih dari kerugian $ 2,89 per barel pada sesi sebelumnya.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) naik 1,53 persen, atau 70 sen menjadi $ 46,58 per barel.

Minyak tampaknya telah mengambil penawaran beli di seputar laporan bahwa Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) merencanakan pemangkasan output yang lebih dalam. Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo pada hari Kamis mengatakan bahwa kartel berencana untuk merilis sebuah tabel yang merinci kuota pemangkasan output untuk anggotanya dan sekutunya seperti Rusia.

Barkindo mengatakan untuk mencapai pemangkasan yang diusulkan 1,2 juta barel per hari (bph), pengurangan efektif untuk negara-negara anggota akan perlu 3,02 persen. Itu lebih tinggi dari yang semula dibahas 2,5 persen awal bulan ini, menurut Reuters.

Terakhir Diperbaharui pada Jumat, 21 Desember 2018 11:33
 
 

Harga Emas Makin Tinggi Didukung Permintaan 'Safe Haven"

PDFCetak

Jumat, 21 Desember 2018 10:57

GOLD.6Harga emas makin berkilau meski bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve menaikkan suku bunga. Kemarin, harga emas untuk pengiriman Februari 2019 di Commdity Exchange melaju 0,91% ke US$ 1.267,90 per ons troi. Ini adalah penguatan harga dalam empat hari perdagangan berturut-turut.

Sementara Spot Gold XAU/USD naik setinggi 1.266 semalam, meski pagi ini turun lebih rendah dan bergerak dikisaran 1.259.

Kenaikan harga emas, sebagian besar didukung oleh peralihan investor ke aset safe haven, "Aksi jual pasar saham dan penurunan harga minyak serta pelemahan dollar menyebabkan investor beralih ke aset aman," kata Phil Streible, senior commodities strategist RJO Futures kepada Reuters.

Pasar saham kemarin turun mencerminkan kekhawatiran outlook ekonomi tahun depan. Ekonomi AS pun dikhawatirkan terkena resesi.
"Dengan kenaikan suku bunga, ekonomi dianggap membaik, tapi bukan ini yang terjadi," imbuh Streible.

 
 

Harga Emas Turun Merespon Kenaikan Suku Bunga AS

PDFCetak

Kamis, 20 Desember 2018 10:53

GOLD-USDHarga emas sedikit lebih rendah pada perdagangan hari ini, turun dari level tertinggi lima bulan di $1.257 yang dicapai semelam.
Spot Gold XAU/USD saat penulisan bergerak diksiran $1.243.

Terus bergerak di atas US$ 1.250 per ons troi sejak awal pekan, harga emas langsung melorot setelah kenaikan suku bunga Fed Fund Rate tadi malam. The Federal Reserve menaikkan suku bunga 0,25 persen menjadi 2,25 persen-2,50 persen.

Eemas untuk pengiriman Februari 2019 di Commodity Exchange turun 0,73% ke level US$ 1.247,20 per ons troi dari hari sebelumnya US$ 1.256,40 per ons troi.

George Gero, managing director RBC Wealth Management mengatakan, kenaikan suku bunga FFR ini menyebabkan harga emas turun untuk sementara waktu. "Outlook dua kali kenaikan suku bunga tahun depan tak cukup dovish, sehingga harga emas akan bergerak di kisaran rendah hingga ada efek dari sentimen lain seperti Brexit, anggaran AS dan politik global," kata Gero kepada Reuters.

 
   

Harga Minyak Kembali Turun, Melepaskan Sebagian Besar Keuntungan dari Sesi Terakhir

PDFCetak

Kamis, 20 Desember 2018 10:37

CRUDE.OIL.3Harga minyak jatuh pada Kamis untuk menghapus sebagian besar keuntungan mereka dari hari sebelumnya, melanjutkan penurunan yang terlihat pada awal pekan ini di tengah kekhawatiran tentang kelebihan pasokan dan prospek ekonomi global.

Kontrak minyak mentah AS bulan depan (CLc1) telah jatuh 78 sen, atau 1,6 persen, menjadi $ 47,39 per barel, hampir mengimbangi kenaikan 96 sen yang dinaikkan pada hari Rabu.

Patokan internasional minyak mentah Brent (LCOc1) berjangka turun 66 sen, atau 1,2 persen, di $ 56,58 per barel, setelah mendaki hampir 2 persen pada sesi sebelumnya.

"Pemulihan hari Rabu adalah short-covering. Investor dengan cepat mengalihkan perhatian mereka ke fundamental yang memburuk di pasar minyak termasuk tanda-tanda perlambatan pertumbuhan ekonomi tahun depan, rekor produksi dan kurangnya kepercayaan dengan janji OPEC untuk mengekang produksi," kata Xi Jiarui, kepala analis minyak di konsultan JLC.

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 20 Desember 2018 11:31
 
 

Emas Berkonsolidasi di 1.250 Jelang Pengumuman Kebijakan The Fed

PDFCetak

Rabu, 19 Desember 2018 10:52

GOLD.10Perdagangan pagi ini logam mulia terlihat berkonsolidasi disekitar area 1250. Emas sudah mencatatkan penguatan sejak awal pekan ini. Kini, nampaknya para pedagang sedang bersiap untuk menanti rapat The Fed yang akan diselenggarakan Kamis, dini hari esok.

Volatilitas yang rendah menyebabkan pasar yang berkonsolidasi adalah dampak dari banyaknya pedagang yang keluar dari pasar jelang rapat The Fed tersebut.

Setiap pertemuan Federal Reserve penting, tetapi sesi saat ini mungkin akan menjadi yang paling jitu sejak pertemuan Maret yang memutuskan kenaikan suku bunga pertama tahun ini. Akibatnya, pedagang emas melindungi diri pada hari Selasa dengan pergerakan harga sedikit lebih tinggi, menunggu hasilnya.

Pengumuman The Fed pada kali ini dapat menandakan jeda dalam siklus pengetatan bank sentral, berdasarkan pidato dovish yang telah dilakukan para pejabatnya selama berminggu-minggu sebelumnya, Dan emas bisa ditetapkan untuk rally berkelanjutan jika itu benar, kata para analis.

 
   

Halaman 8 dari 539

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.