A A A
Home Trading Berita Komoditi

Commodity

Emas Terus Melemah Saat Damai Dagang AS-China Hampir Tercapai

PDFCetak

Selasa, 05 Maret 2019 11:07

GOLD-USDEmas kembali melanjutkan pelemahan hingga tergelincir ke level 1282 pada perdagangan Senin kemarin. Pelemahan emas masih dilatarbelakangi oleh sentimen positif terhadap Dolar AS dan saham saat polemik perang dagang antara AS dan China diperkirakan akan menemui titik terang. Akibatnya, emas berjangka untuk pengiriman April ditutup melemah sebesar $11.70 atau setara 0.9%, untuk ditutup di harga $1287.50 per ons. Sementara spot Gold XAU/USD juga ditutup melemah di 1.282.

Pergerakan harga emas berjangka di bursa COMEX pada pagi hari ini masih cenderung terbatas. harga emas kontrak April masih naik sebesar 0,03% ke level US$ 1.287,9/troy ounce, setelah amblas 0,9% pada perdagangan kemarin (4/3/2019).

Selama sepekan, harga emas telah berkurang 2,52% secara point-to-point. Sedangkan sejak awal tahun, harga logam mulia ini masih tercatat naik 0,52%.

Wall Street Journal mengabarkan bahwa sebuah dokumen kesepakatan telah disiapkan untuk ditandatangani Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pada bulan Maret ini.

 
 

Minyak Jatuh Karena Prospek Pertumbuhan Permintaan yang Lemah

PDFCetak

Selasa, 05 Maret 2019 10:59

CRUDE.OIL.3Harga minyak turun pada hari Selasa karena pasar hanya mengamati prospek sederhana untuk pertumbuhan permintaan bahan bakar, meskipun upaya yang dipimpin OPEC untuk mengurangi produksi masih menawarkan beberapa dukungan.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $ 56,30 per barel, turun 29 sen, atau 0,5 persen, dari penyelesaian terakhir.

Minyak mentah berjangka Brent berada di $ 65,36 per barel, turun 31 sen, atau 0,5 persen.

"Jangka pendek ... sulit untuk menjadi sangat bullish pada harga minyak. Pasar masih bekerja dari surplus yang dibangun pada H2 2018, menjaga persediaan komersial OECD terjebak di atas rata-rata lima tahun," kata analis energi di perusahaan riset ekonomi TS Lombard.

Dan meskipun ada optimisme bahwa Amerika Serikat dan Cina akan segera mengakhiri perselisihan perdagangan yang pahit, pertumbuhan permintaan minyak telah melambat seiring dengan perlambatan ekonomi terutama di Eropa dan Asia.

Sementara itu, efisiensi bahan bakar meningkat, mengurangi pertumbuhan permintaan.

 
 

Damai Dagang AS-China Segera Tercapai, Emas Kembali melemah

PDFCetak

Senin, 04 Maret 2019 10:53

GOLD.6Harga emas kembali diperdagangkan melemah dan turun di bawah level psikologis 1300. Logam mulia ini melemah pada perdagangan Jumat kemarin, dan merupakan pelemahan terburuk sejak akhir Januari, sebagai akibat dari penguatan Dolar AS yang disebabkan spekulasi mengenai polemik perang dagang AS-China.

Indeks saham AS bergerak naik merespon isu-isu mengenai polemik perang dagang tersebut. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik sebanyak 191 poin atau setara 0.7% ke level 26110. Sementara indeks S&P 500 naik sebesar 0.6% ke level 2801 dan Indeks Nasdaq Composite juga diperdagangkan naik 0.7% ke level 7586. Akibatnya, emas tergelilncir sebesar $16.90 untuk ditutup pada harga $1293.55 per troy ons.

Pagi ini harga emas berjangka di bursa COMEX masih terus di zona merah, setelah lima hari bertuntun ditutup melemah. Harga emas kontrak April masih terkoreksi sebesar 0,12% ke level US$ 1.297,6/troy ounce, setelah juga amblas 1,28% pada perdagangan akhir pekan lalu.

Selama sepekan, harga emas telah berkurang 2,24% secara point-to-point. Sedangkan sejak awal tahun, harga logam mulia ini masih tercatat naik 1,27%.

 
   

Minyak Naik karena Optimisme Kesepakatan Perdagangan AS-China

PDFCetak

Senin, 04 Maret 2019 10:35

CRUDE.OIL.7Harga minyak naik pada Senin karena pasokan diperketat di tengah penurunan produksi oleh klub produsen OPEC dan karena Amerika Serikat dan China dilaporkan hampir menandatangani perjanjian perdagangan yang akan mengakhiri pertikaian tarif yang telah memperlambat pertumbuhan ekonomi global.

Futures International Brent berada di $ 65,46 per barel, naik 39 sen, atau 0,6 persen, dari penutupan terakhir.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $ 56,16 per barel, naik 36 sen, atau 0,6 persen.

Reli itu datang pada laporan bahwa Amerika Serikat dan China hampir mengakhiri sengketa perdagangan mereka, yang telah membebani pertumbuhan ekonomi global.

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping dapat mencapai kesepakatan perdagangan formal pada pertemuan puncak sekitar 27 Maret yang memberikan kemajuan dalam pembicaraan antara kedua negara, Wall Street Journal melaporkan pada hari Minggu.

Berita itu menambahkan dukungan ke pasar yang telah reli selama dua bulan terakhir karena pengurangan produksi.

 
 

Emas Kembali Melemah Tertekan Penguatan USD Karena Data PDB AS yang Positif

PDFCetak

Jumat, 01 Maret 2019 10:43

GOLD.6Emas terpantau berlanjut melemah setelah tertekan oleh rilis data GDP AS yang dirilis positif. Sebelumnya Emas sempat menguat dan berhasil memulihkan pelemahan hingga jelang penutupan sesi Eropa kemarin sebelum akhirnya kembali melemah akibat data AS yang positif.

Spot Gold XAU/USD semalam turun serendah 1.312 dan bertahan di area level tersebut hingga pagi ini setelah sebelumnya naik setinggi 1.327.

Sementara emas berjangka untuk pengiriman April ditutup turun sebesar $ 5.10 atau setara 0.4%.

Harga emas turun mendekati level terendah dalam dua minggu dipicu penguatan Dolar Amerika Serikat (AS) dan data ekonomi AS yang lebih kuat dari prediksi. Ini membuat harga emas di jalur penurunan bulanan pertama dalam lima bulan terakhir.

Emas lebih banyak didorong oleh data saat ini. Kami memiliki data produk domestik bruto (PDB) yang lebih baik dan itu adalah pendorong terbesar untuk mundurnya emas. Emas terluka oleh kenaikan dolar setelah rilis data,” kata Phil Streible, Ahli Strategi Komoditas Senior RJO Futures di Chicago.

Dolar menguat versus enam mata uang utama lainnya, setelah laporan Departemen Perdagangan AS menunjukkan kenaikan tahunan sebesar 2,6 persen dalam produk domestik bruto untuk kuartal keempat.

 
   

Halaman 6 dari 557

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.