A A A
Home Trading Berita Komoditi

Commodity

Harga Minyak Rebound Setelah Tertekan Konflik Dagang AS-China

PDFCetak

Rabu, 08 May 2019 09:36

CRUDE.OIL.2Setelah rebound luar biasa di sesi sebelumnya yang dipicu oleh keributan tentang Iran, minyak mentah berjangka turun lebih dari 1% pada hari Selasa di tengah kekhawatiran bahwa tarif baru Presiden Donald Trump yang ofensif terhadap China dapat mendorong Beijing menjauh dari negosiasi perdagangan, sehingga berpotensi menghambat ekonomi global. .

West Texas Intermediate futures, patokan minyak mentah AS, turun 85 sen, atau 1,4%, pada $ 61,40 per barel, harga penyelesaian terendah sejak 29 Maret.

London Brent futures, patokan global untuk minyak, turun $ 1,51, atau 2,1%, menjadi $ 69,73, di bawah level support kunci $ 70.

Sentimen dalam minyak serta Wall Street terpukul setelah Trump mengumumkan rencana pada akhir pekan untuk menaikkan tarif yang sudah ada pada $ 200 miliar produk impor Cina dan mencapai barang impor lainnya senilai ratusan miliar dolar dengan pungutan baru.

 
 

Harga Emas Stabil, Waspada Negosiasi Dagang AS-China

PDFCetak

Selasa, 07 May 2019 09:52

GOLD.5Mengawali pekan ini, harga Emas terpantu stabil dan berkonsolidasi didalam range 1276 hingga 1285 di area level tertinggi selama tiga hari.

Pergerakan konsolidatif tersebut disebabkan oleh kembali memanasnya polemik perang dagang setelah Presiden Trump yang mengancam akan menaikkan tarif bea impor untuk barang-barang dari China.

Pagi ini, harga emas kontrak pengiriman Juni di bursa New York Commodity Exchange (COMEX) terkoreksi tipis 0,09% ke level US$ 1.282,7/troy ounce, setelah naik 0,2% kemarin (6/5/2019).

Sedangkan harga emas di pasar spot naik 0,13% ke posisi US$ 1.282 saat berita ditulis setelah ditutup menguat terbatas 0,09% kemarin.

Eskalasi perang dagang AS-China berpotensi terjadi membuat minat investasi investor pada instrumen berisiko seperti pasar modal menjadi berkurang.

 
 

Damai Dagang AS-China Diragukan, Emas Kembali Menguat

PDFCetak

Senin, 06 May 2019 10:47

GOLD.5Harga emas menguat pada perdagangan Senin pagi ini melanjutkan kenaikan pada hari Jum'at pekan lalu, emas kembali diminati karena kemunculan ancaman eskalasi perang dagang Amerika Serikat (AS)-China.

Saat berita ini ditulis Spot emas XAU/USD bergerak dikisaran 1.282 menguat 0.31% setelah sebelumnya pagi tadi naik setinggi 1.285 yang merupakan puncak tertinggi tiga hari.

Sementara harga emas kontrak pengiriman Juni di bursa New York Commodity Exchange (COMEX) naik 0,27% ke level US$ 1.284,8/troy ounce.

Presiden AS, Donald Trump mengatakan akan meningkatkan bea impor produk China yang senilai US$ 200 miliar menjadi 25% pada hari Jumat, berita yang dirilis minggu kemarin.

 
   

Harga Minyak Jatuh Lebih dari 2%, Trump Umumkan Kenaikan Tarif Impor Barang China

PDFCetak

Senin, 06 May 2019 10:34

CRUDE.OIL.7Harga minyak anjlok lebih dari 2 persen pada hari Senin setelah Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu mengatakan ia akan menaikkan tarif barang-barang Cina minggu ini dengan tajam, berisiko mengganggu pembicaraan perdagangan berbulan-bulan antara dua ekonomi terbesar dunia.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $ 60,44 per barel pada hari Senin, turun $ 1,50 per barel, atau 2,4 persen, dari penyelesaian terakhir mereka.

Futures minyak mentah Brent berada di $ 69,34 per barel, turun $ 1,51 per barel, atau 2,1 persen, dari penutupan terakhir mereka.

Trump pada hari Minggu mengatakan di Twitter bahwa ia akan secara drastis akan menaikkan tarif impor untuk barang-barang China minggu ini, menarik turun pasar keuangan global, termasuk minyak mentah berjangka.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa Beijing sedang mempertimbangkan untuk membatalkan semua pembicaraan perdagangan dengan Washington.

 
 

Emas Turun ke Level Terendah 2-pekan

PDFCetak

Jumat, 03 May 2019 10:04

GOLD.4Harga emas melemah dengan Spot Gold XAU/USD turun serendah 1.266 pada perdagangan kamis kemarin, setelah Bank Sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed) memupuskan harapan akan adanya penurunan suku bunga dalam waktu dekat. Permintaan akan emas pun melemah sehingga menekan harga.

Melemahnya harga emas bertolak belakang dengan kenaikan USD Index yang naik setinggi 97,85.

Penurunan emas kali ini berada di jalur untuk mencatatkan penurunan presentase terbesar dalam satu hari dalam lebih dari dua pekan. Sedangkan untuk harga emas berjangka AS turun USD 12,20 menjadi USD 1.272 per ounce.

"Banyak orang menyiapkan posisi ketika the Fed akan memberi pernyataan dovish sebenarnya," kata Fawad Razaqzada, analis pasar Forex.com.

 
   

Halaman 6 dari 573

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.