A A A
Home Trading Berita Komoditi

Commodity

Emas Turun seiring Data Pekerjaan Meningkatkan Kemungkinan Kenaikan suku bunga The Fed

PDFCetak

Jumat, 04 Januari 2019 22:07

GOLD.3Harga emas turun pada perdagangan hari Jumat karena angka pekerjaan yang lebih tinggi dari perkiraan meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini.

Emas berjangka Comex untuk pengiriman Februari merosot 0,7% menjadi $ 1.278,15 per troy ounce.

Nonfarm payrolls naik 312.000 pada bulan Desember, jauh di atas perkiraan, sementara tingkat pengangguran secara tak terduga naik karena lebih banyak orang mencari pekerjaan selama musim liburan.

Data optimis kemungkinan akan memberikan alasan bagi Fed untuk menaikkan suku bunga, yang membantu meningkatkan permintaan untuk dolar AS dan menurunkan minat investor untuk emas.

Harga emas batangan juga didorong oleh kenaikan mendadak dalam dolar. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,22% menjadi 96,59.

Logam mulia biasanya jatuh karena US dolar yang menguat , karena didenominasikan dalam mata uang A.S. dan sensitif terhadap pergerakan. Emas batangan menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya ketika dolar naik dan sebaliknya akan lebih murah saat jatuh.

 
 

Harga Emas rebound dari puncak 6-1/2 bulan, meluncur ke area $ 1.290

PDFCetak

Jumat, 04 Januari 2019 16:54

GOLD.3Harga emas mulai terkoreksi setelah mencapai harga tertinggi selama 6-1/2 bulan setelah harga pembukaan bursa saham Eropa mengalami peningkatan sehingga mendorong aksi ambil untung dan saat ini berada di level $ 1289-1291

Berita kemarin bahwa Apple menurunkan perkiraan penjualan triwulanan, yang mengikuti kelemahan baru-baru ini di data makro Cina memicu kekhawatiran atas potensi penurunan ekonomi global dan terus mendorong aliran safe-haven, mengangkat logam mulia ke level tertinggi sejak pertengahan Juni .

Beberapa optimisme baru atas kemungkinan resolusi untuk sengketa perdagangan AS-Cina, ditambah dengan rebound yang kuat di pasar ekuitas global dan kenaikan yang baik dalam imbal hasil obligasi AS membuat aksi profit taking terjadi untuk logam kuning yang tidak menghasilkan yield.

Namun pergerakan turun terhadap harga emas cenderung tetap lemah di tengah sentimen bearish yang berlaku di sekitar Dolar AS, yang cenderung mendukung permintaan komoditas berdenominasi dolar, dan menjelang rilis utama hari ini dari laporan pekerjaan bulanan AS yang diawasi ketat, yang dikenal sebagai NFP. [ang]

 
 

Harga minyak naik lebih dari 1 persen menjelang pembicaraan China-AS

PDFCetak

Jumat, 04 Januari 2019 15:57

CRUDE.OIL.10Harga minyak naik lebih dari 1 persen pada perdagangan hari Jumat, mengabaikan kerugian sebelumnya, setelah China mengatakan akan mengadakan pembicaraan dengan pemerintah AS pada 7-8 Januari untuk mencari solusi sengketa perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut.

Minyak mentah berjangka Brent (LCOc1) berada di $ 56,60 per barel, naik 65 sen, atau 1,2 persen, dari penutupan terakhir.

sementara Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS (CLc1) berada di $ 47,81 per barel, naik 52 sen, atau 1,1 persen.

Kedua tolok ukur harga minyak tersebut berada di jalur untuk kenaikan yang solid pada minggu pertama perdagangan 2019 meskipun adanya peningkatan kekhawatiran bahwa perang perdagangan Tiongkok-Amerika akan menyebabkan perlambatan ekonomi global.

Harga minyak beranjak naik setelah kementerian perdagangan China mengatakan akan mengadakan pembicaraan perdagangan tingkat wakil menteri dengan A.S. di Beijing pada 7-8 Januari.

Kedua negara telah barada dalam perang dagang hampir sepanjang tahun lalu yang menyebabkan terjadinya gangguan aliran barang bernilai ratusan miliar dolar dan memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi global.

 
   

Emas Berpotensi Naik ke Level Psikologis 1.300

PDFCetak

Jumat, 04 Januari 2019 10:50

GOLD.6Pagi ini emas kembali menunjukkan kinerja bullish, melanjutkan penguatan dan pada saat berita ditulis XAU/USD sudah naik setinggi 1.298, berjarak beberapa poin saja dari level penting 1300.

Hanya dalam sepekan perdagangan, aset safe haven ini telah diperdagangkan menguat sekitar 0.8%. Emas kini berpotensi menuju level psikologis 1.300 yang akan menentukan langkah selanjutnya.

Sementara itu, fundamental penting termasuk data ekonomi yang akan dirilis hari ini adalah NFP bulanan AS dan pidato ketua The Fed. Para analis memproyeksikan, baik laporan NFP maupun upah rata-rata AS, keduanya diperkirakan akan memberikan hasil yang positif. Untuk tingkat pengangguran AS diperkirakan tidak mengalami banyak perubahan/ stabil. Dengan demikian skenario ini berpotensi akan menguatkan USD dan memicu koreksi untuk emas.

Sementara itu, peringatan hasil penjualan dari perusahaan teknologi Apple Inc yang melemahkan USD juga turut mendukung kenaikan harga Emas, setelah pasar saham yang melemah dan mendorong investor menjauh dari aset beresiko dan menuju safe havens, yang salah satunya adalah emas.

Terakhir Diperbaharui pada Jumat, 04 Januari 2019 10:55
 
 

Minyak Tergelincir Pada Penurunan Manufaktur Global, Meski OPEC Mulai Mengurangi Produksi

PDFCetak

Jumat, 04 Januari 2019 10:13

CRUDE.OIL.3Harga minyak jatuh pada hari Jumat setelah Amerika Serikat mengikuti sebagian besar ekonomi utama lainnya ke dalam penurunan manufaktur.

OPEC termasuk Arab Saudi dan Russia memangkas produksi minyak mentah mereka. Tetapi prospek perlambatan ekonomi global masih terus membayangi pergerakan harga emas hitam di awal tahun 2019.

Sudah ada tanda tanda berkurangnya pasokan dari negara negara anggota OPEC selama bulan Desember. Tidak tanggung tanggung, pasokan minyak OPEC tersebut mengalami penurunan terbesar dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Minyak mentah berjangka internasional Brent (LCOc1) turun 39 sen, atau 0,7 persen, pada 0155 GMT pada $ 55,56 per barel.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS (CLc1) berada di $ 46,93 per barel, turun 16 sen, atau 0,3 persen.

Data untuk bulan Desember dari Institute for Supply Management (ISM) pada hari Kamis menunjukkan perlambatan pertumbuhan AS terluas selama lebih dari satu dekade, ketika konflik perdagangan dengan China, penurunan harga ekuitas dan meningkatnya ketidakpastian mulai berdampak pada ekonomi terbesar dunia itu.

 
   

Halaman 5 dari 539

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.