A A A
Home Trading Berita Komoditi

Commodity

Emas Kembali Melemah Seiring Penguatan USD

PDFCetak

Jumat, 15 Maret 2019 10:36

GOLD.6Harga emas kembali melemah pada perdagangan Kamis kemarin, menembus level psikologis 1.300.

Spot Gold XAU/USD turun serendah 1.292 di sesi Ameraika semalam. Namun pagi ini saat berita ditulis terpantau kembali bergerak lebih tinggi di kisaran 1.299.

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melorot lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB), juga kembali berada di bawah level 1.300 dolar AS.

Harga logam mulia ini terutama tertekan oleh penguatan dollar AS. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April, anjlok 14,20 dollar AS atau 1,08 persen, ditutup pada 1.295,10 dollar AS per ounce, sehari setelah logam mulia ini melambung di atas 1.300 dollar AS.

Indeks dollar AS, indikator greenback terhadap sejumlah mata uang utama lainnya, naik 0,31 persen menjadi 96.82 semalam.

 
 

Harga Minyak Stabil Didukung oleh Tanda-tanda Defisit Pasokan

PDFCetak

Jumat, 15 Maret 2019 10:09

CRUDE.OIL.3Harga minyak stabil pada hari Jumat, mendapat dukungan karena pengurangan produksi yang dipimpin oleh OPEC dan sanksi AS terhadap Venezuela dan Iran kemungkinan menciptakan sedikit defisit dalam pasokan global pada kuartal pertama 2019.

Tetapi harga minyak telah dibatasi oleh kekhawatiran bahwa perlambatan ekonomi akan segera mulai mengurangi pertumbuhan permintaan bahan bakar.

Futures minyak mentah Brent berada di $ 67,15 per barel, 8 sen di bawah penutupan terakhir mereka, tetapi masih dalam dolar dari $ 68,14 2019 tertinggi yang dicapai pada hari sebelumnya.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $ 58,55 per barel, turun 6 sen dari penyelesaian terakhir mereka, dan tidak jauh dari ketinggian 2019 mereka di $ 58,74 dari hari sebelumnya.

 
 

Harga Emas Terkoreksi karena 'Profit Taking"

PDFCetak

Kamis, 14 Maret 2019 11:00

GOLD.6Emas terpantau kembali melanjutkan pergerakan bullish hingga sempat diperdagangkan di harga $1311 per troy ons pada perdagangan Kamis kemarin.

Emas kembali naik berkat Dolar yang melemah setelah rangkaian data AS yang dirilis dibawah ekspektasi. Selain itu, menguatnya logam safe haven ini juga disebabkan karena kekhawatiran para investor atas perkembangan Brexit Inggris dari Uni Eropa sebelum batas waktu 29 Maret mendatang.

Namun disesi Asia pagi ini, emas berjangka terkoreksi dan berada di zona merah. Untuk kontrak April di bursa COMEX turun sebesar 0,19% ke posisi US$ 1.306,8/troy ounce.

Koreksi harga terjadi setelah sebelumnya ditutup menguat 0,86% pada perdagangan Rabu kemarin. Selama sepekan, harga emas telah naik 1,61% secara point-to-point. Sedangkan sejak awal tahun juga masih tercatat lebih tinggi 1,99%.

 
   

Minyak Naik Setelah Persediaan Minyak Mentah AS Dilaporkan Turun

PDFCetak

Kamis, 14 Maret 2019 10:35

CRUDE.OIL.10Minyak berjangka menguat sekitar 2 persen pada hari Rabu kemarin dan bertahan hingga pagi ini karena persediaan minyak mentah AS secara tak terduga turun dan perkiraan resmi pertumbuhan pasokan minyak mentah dari produsen utama dunia direvisi lebih rendah.

Pemadaman listrik yang meluas di Venezuela yang telah menghentikan ekspor minyak mentah dari negara anggota OPEC, yang telah mengalami pengurangan pengiriman dari sanksi AS, membantu memperketat pasar.

Minyak mentah berjangka Brent ditutup pada $ 67,55 per barel, naik 88 sen, atau 1,32 persen. Minyak mentah berjangka AS menetap di $ 58,26 per barel, naik $ 1,39 sen, atau 2,44 persen.

Kedua tolok ukur diselesaikan di level tertinggi sejak pertengahan November.

Stok minyak mentah AS turun pekan lalu karena kilang meningkatkan output, kata Energy Information Administration (EIA).

 
 

Emas Menguat, Kembali Menembus Level 1.300

PDFCetak

Rabu, 13 Maret 2019 10:20

GOLD.3Harga emas kembali menguat menembus level psikologis 1.300 samalam dan berlanjut hingga pagi ini. Spot Gold XAU/USD saat berita ini ditulis bergerak dikisaran 1.305 yang merupakan level tertinggi sejak tanggal 04 Maret.

Harga emas kontrak April di bursa COMEX naik 0,49% ke posisi US$ 1.304,4/troy ounce. Sejak awal tahun, harga emas telah terangkat 1,80%.

Rilis data inflasi periode Februari Amerika Serikat (AS) yang terbilang cukup rendah, yaitu hanya 0.2% MoM, setelah flat dalam tiga bulan berturut-turut. Sementar Core CPI Februari justru mengalami penurunan dibanding periode sebelumnya, yaitu dirilis di 0.1%.

Meskipun naik dan memenuhi ekspektasi, headline CPI AS tersebut dinilai tumbuh dalam laju yang moderat saja. Di samping itu, data tersebut mengonfirmasi proyeksi The Fed mengenai akan adanya pengenduran tekanan inflasi tahun ini, sehingga mereka perlu bersabar untuk menaikkan suku bunga.

 
   

Halaman 3 dari 557

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.