A A A
Home Trading Berita Komoditi Harga Emas Naik Merespon Stimulus The Fed Yang Belum Pernah Ada Sebelumnya

Harga Emas Naik Merespon Stimulus The Fed Yang Belum Pernah Ada Sebelumnya

PDFCetak

GOLD-USDHarga emas di Asia naik pada Selasa pagi, bertahan di atas angka $ 1.500 ketika Federal Reserve AS mengumumkan langkah lebih lanjut untuk memerangi pandemi COVID-19. The Fed yang habis-habisan melonggarkan moneter dan stimulus, serta meredanya aksi jual emas untuk likuiditas, membuat harga emas kembali naik.

Emas Berjangka naik 1,7% menjadi $ 1.594, sementara emas Spot XAU/USD juga naik setinggi 1.584 pagi ini setelah The Fed mengumumkan langkah-langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk membeli obligasi Treasury dan sekuritas yang mendukung hipotek dalam jumlah yang tidak terbatas.

Federal Reserve sedang mengupayakan berbagai cara demi menghadapi potensi gangguan ekonomi akibat pandemi global. Yang terbaru, bank sentral AS tersebut akan memulai backstopping pemberian kredit untuk masyarakat, UMKM, dan pengusaha besar dalam jumlah yang belum pernah ditetapkan sebelumnya, setelah Senat AS gagal untuk meloloskan paket stimulus senilai lebih dari $ 1 triliun pada Senin sore.

Kebijakan The Fed tersebut sejalan dengan kebijakan ekstensi kerjasama swap Dolar AS dengan berbagai bank sentral dunia. Akibatnya, indeks saham AS meroket lebih dari 3 persen. Sebaliknya, indeks Dolar AS (DXY) merosot 1 persen terhadap mata uang-mata uang mayor setelah pengumuman The Fed terbaru.

"The Fed meluncurkan meriam terbesarnya yang terlihat sampai saat ini - bahkan lebih besar dari pada krisis keuangan besar," Tai Wong, kepala perdagangan derivatif logam mulia dan dasar BMO, mengatakan kepada Reuters.

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2020 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.