A A A
Home Trading Berita Komoditi Harga Emas Stabil Seiring Meredanya Kekhawatiran Virus Corona

Harga Emas Stabil Seiring Meredanya Kekhawatiran Virus Corona

PDFCetak

GOLD.10

Emas Stabil pada hari Rabu hingga perdagangan pagi ini, tetapi sisi positif pasar semakin terbebani oleh kurangnya faktor pembelian besar.

Emas berjangka untuk pengiriman April di New York COMEX ditutup naik $ 1,50, atau 0,1%, pada $ 1,571.60 per ounce.

Sementara Spot gold XAU/USD pagi ini bergerak stabil dikisaran 1.570 dan telah mencapai level tertinggi di 1.572. Sebelumnya XAU/USD sempat turun 1.561 pada perdagangan rabu kemarin.

Harga emas mereda ke level terendah dalam satu pekan dipicu membaiknya sentimen risiko, di mana terjadi penurunan jumlah kasus virus corona baru. Kondisi ini membuat pasar merasa efek epidemi dapat ditanggulangi.

“Pada dasarnya ini karena dampak risiko (sentimen) di sini. Ketakutan coronavirus tampaknya sedikit memudar dan pembeli safe-haven, yang membeli emas, mulai melepas beberapa posisi,” kata Ryan McKay, ahli strategi komoditas di TD Securities.

Namun, kata dia, sebenarnya faktor mendasar yang mendukung emas adalah Federal Reserve dan bank sentral secara global, terutama ketika suku bunga telah dipertahankan sangat rendah.

Keinginan investor terhadap aset berisiko tumbuh seiring penurunan jumlah kasus Virus Corona baru dan pandangan optimis ketua Federal Reserve tentang kondisi ekonomi mengangkat saham dunia untuk hari ketiga.

China melaporkan jumlah kasus virus baru terendah sejak akhir Januari, memberi bobot pada prediksi dari penasihat medis seniornya bahwa wabah mungkin berakhir pada April.

Hal ini membatasi daya tarik emas. Sementara dolar bertahan mendekati posisi tertinggi dalam empat bulan terhadap mata uang lainnya, membuat logam mulia lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

“Di antara semua insiden signifikan dari potensi perang dengan Irak dan pemeriksaan impeachment presiden, hingga pecahnya coronavirus, pasar ini telah meningkat dan dikempiskan oleh tajuk berita utama dan masih belum berhasil menentukan arah yang jelas untuk jangka pendek hingga menengah, "kata Eric Scoles, ahli strategi komoditas di RJO Futures di Chicago.

"Ada posisi net long yang berat oleh para pedagang emas yang telah membatasi reaksi kenaikan harga dan menciptakan risiko pencucian untuk waktu yang lama, tetapi ada juga terlalu banyak katalis potensial bagi banyak orang untuk bersedia mengambil risiko posisi short dalam emas."/R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2020 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.