A A A
Home Trading Berita Komoditi Emas Kembali Menguat Setelah The Fed Sinyalkan Cut Rate

Emas Kembali Menguat Setelah The Fed Sinyalkan Cut Rate

PDFCetak

GOLD-USDEmas kembali melonjak naik hingga diperdagangkan diatas harga 1418 pada perdagangan Rabu kemarin atau naik sekitar 1%, dan berhasil menembus 1.420 pagi ini yang terpantau sudah naik setinggi 1.426. Emas kembali menguat setelah para investor menilai statement Powell yang bernada dovish.

Powell mengatakan bahwasanya angka laporan pekerjaan yang bagus untuk bulan lalu tidaklah cukup, karena tidak diimbangi dengan laju pertumbuhan upah pendapatan. Pasca statement yang dinilai “dovish” tersebut, para investor menilai bahwa secara tidak langsung The Fed memberikan sinyal positif untuk melakukan pemangkasan suku bunga (Rate Cut) dalam waktu dekat. Alhasil, emas berhasil mencatatkan keuntungan.

Mengutip CNBC, Kamis (11/9/2019), Powell mengatakan kekhawatiran tentang kebijakan perdagangan dan ekonomi global yang lemah terus membebani prospek ekonomi AS dan The Fed berniat untuk mempertahankan ekspansi selama satu dekade.

"Powell telah melakukan cukup banyak untuk meyakinkan para pedagang bahwa dia tidak menutup pintu tetapi membiarkannya terbuka berkaitan dengan penurunan suku bunga yang merujuk pada ekonomi yang lebih lemah, merujuk pertumbuhan bisnis dan stagnasi pertumbuhan ekonomi," ungkap Analis Pasar Senior OANDA Craig Erlam.

"Ini sangat dovish seperti yang bisa kita harapkan dan pasar emas telah melompat langsung ke sana. Dolar telah turun dan harga emas secara bersamaan telah rebound lebih tinggi. " lanjut dia.

Meskipun ekspektasi untuk penurunan suku bunga 50 basis poin pada pertemuan The Fed akhir bulan ini telah menguap setelah kenaikan pekerjaan yang diprediksi dilaporkan minggu lalu, investor masih mengharapkan penurunan 25 basis poin karena inflasi yang lemah dan kekhawatiran tentang pertumbuhan bisnis dampak dari perang dagang AS-China.

Komentar Powell juga mendorong indeks dolar turun sebanyak 0,3 persen terhadap mata uang lainnya, setelah naik ke level tertinggi tiga minggu di sesi sebelumnya.

"Faktor-faktor makro masih mendukung (emas) tetapi tantangan jangka pendek kemungkinan berasal dari pasar fisik yang lebih lemah dan setiap serangan sementara kekuatan dolar atau kenaikan dalam imbal hasil," jelas dia./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.