A A A
Home Trading Berita Komoditi Harga Emas Terkoreksi Setelah Capai Level Tertinggi 8-hari

Harga Emas Terkoreksi Setelah Capai Level Tertinggi 8-hari

PDFCetak

GOLD.6Harga emas terpantau menguat pada perdagangan Selasa Kemarin. Spot Gold XAU/USD naik setinggi 1.306 kemarin yang merupakan puncak delapan hari seiring dengan dolar AS yang melemah akibat terkontraksinya data ekonomi negeri paman sam tersebut.

Ilya Spivak, Ahli Strategi Mata Uang di DailyFX, mengatakan bahwa pergerakan dolar AS masih dipengaruhi oleh sentimen data ketenagakerjaan AS yang meski secara keseluruhan di atas ekspetasi pasar, tetapi jumlah pekerja di sektor manufaktur menurun sehingga mengindikasikan adanya pelemahan ekonomi dalam negeri, seperti dikutip dari Reuters.

Kenaikan harga emas kemarin juga terjadi setelah International Monetary Fund (IMF) memangkas prediksi pertumbuhan ekonomi global tahun ini dari 3,5% menjadi 3,3%. Pemangkasan prediksi ini membawa penurunan bagi indeks dollar ke 97,1 meski hari ini indeks dollar kembali menguat ke 97,04. Harga emas masih menguat 0,96% dalam sepekan.

"Alasan utama kenaikan harga emas belakangan adalah pemangkasan prediksi pertumbuhan ekonomi global dan kabar akhir pekan lalu yang menyebutkan bahwa China menambah stok emas. Hal ini menyebabkan harga emas menguat," kata Bob Haberkorn, senior market strategist RJO Futures kepada Reuters.

Dia menambahkan bahwa prediksi IMF ini menyebabkan kejutan di pasar sehingga sejumlah investor beralih ke safe haven. "Harga emas berpeluang kembali ke US$ 1.325 per ons troi dalam sekitar dua pekan," kata dia.

Di sisi lain, analis ANZ Daniel Hynes mengatakan, laju emas juga didukung oleh pembelian emas sebagai cadangan devisa oleh mayoritas bank sentral di dunia. "Dolar AS bergerak cenderung tenang dan data menunjukkan bahwa ada banyak pembelian emas dari bank sentral hampir di seluruh dunia," ujar Daniel seperti dikutip dari Reuters, Selasa.

China, sebagai negara konsumen terbesar di dunia, melalui bank sentralnya meningkatkan cadangan emasnya sebesar 0,6% menjadi 60,62 juta ons pada akhir Maret 2019. Tidak hanya itu, menurut data Dana Moneter Internasional, Turki juga meningkatkan kepemilikan emasnya pada Maret 2019.

Namun pagi ini, harga emas turun tipis untuk pengiriman Juni 2019 di Commodity Exchange turun tipis 0,04% ke posisi US$ 1.307,80 per ons troi dari hari sebelumnya US$ 1.308,30 per ons troi.

Sementara Spot XAU/USD turun serendah 1.300 saat berita ini ditulis.

Hari ini, Federal Reserve akan merilis notulensi rapat bulan Maret lalu. Notulen ini akan memberi sinyal pergerakan emas dan dollar AS yang sensitif terhadap keputusan bank sentral./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.