A A A
Home Trading Berita Komoditi Emas Kembali Melemah, Namun Tertahan Nada Dovish The Fed

Emas Kembali Melemah, Namun Tertahan Nada Dovish The Fed

PDFCetak

GOLD.9Harga emas kembali melemah dan turun dari level psikologis 1.300. Emas berjangka untuk pengiriman April ditutup melemah sebesar $8.20 atau setara dengan 0.6%, setelah diperdagangkan pada level $1300.00.

Sementara Spot Gold XAU/USD turun serendah 1.289 kemarin sebelum akhirnya ditutup di 1.293 pagi tadi, setelah mencapai level tertinggi 1.299 di sesi Asia kemarin.

Beberapa analis menunjukkan bahwa dukungan safe-haven tidak muncul untuk emas baik setelah proposal anggaran Presiden Donald Trump untuk tahun fiskal 2020. Proposal tersebut kemungkinan akan membentuk bentrokan lain antara presiden dan Demokrat di Kongres atas permintaannya untuk membangun $ 8,6 miliar untuk membangun hambatan tambahan di sepanjang perbatasan AS-Meksiko.

Namun, pagi ini emas terpantau kembali menguat, Harga emas kontrak April di bursa berjangka COMEX naik sebesar 0,3% ke posisi US$ 1.295/troy ounce.

Selama sepekan, harga emas telah naik 0,8% secara point-to-point, sedangkan sejak awal tahun juga tercatat menguat 1,07%.

Harga emas masih mendapat dorongan ke atas akibat pernyataan Gubernur Bank Sentral AS (The Fed) yang kian bernada dovish pada sebuah wawancara degan CBS kemarin, mengutip Reuters.

Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral 'tidak merasa perlu terburu-buru' untuk mengganti suku bunga acuannya, seiring dengan sinyal-sinyal perlambatan ekonomi global yang juga terjadi di AS.

Nilai Dollar Indeks yang mencerminkan posisi dolar terhadap enam mata uang utama dunia saat ini turun 0,3% ke posisi 97,06, USD juga tertekan oleh rilis data Retail Sales AS kemarin dan juga kenaikan dalam Poundsterling./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.