A A A
Home Trading Berita Komoditi Emas Kembali Melemah Jelang FOMC Malam Nanti

Emas Kembali Melemah Jelang FOMC Malam Nanti

PDFCetak

GOLD.10Harga emas pada perdagangan kemarin sempat menguat ke level tertinggi intraday pasca Pemilu parlemen AS yang hasilnya sesuai dengan yang diharapkan. Namun kenaikan tidak betahan lama dan kembali melemah pagi ini.

"Kami tidak akan mengharapkan dampak dari hasil pemilihan terhadap gerak harga emas bila melihat secara historis. Itu tidak memberikan lindung nilai yang baik terhadap risiko politik kecuali konsekuensi yang lebih luas untuk ekonomi dan pasar keuangan yang muncul," kata Analis Julius Baer, Carsten Menke.

Spot Gold XAU/USD saat ini bergerak dikisaran 1.223 kembali setelah pada perdagangan kemarin berhasil naik setinggi 1.236.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik USD2,40 atau 0,2%, menjadi ditutup pada USD1.228,70 per ounce.

Pemilu menghasilkan Kongres AS kini terbagi dua. Partai Demokrat memegang suara mayoritas di House of Representatives (DPR). Sementara itu, Partai Republik (partai asal Trump) masih menguasai Senate AS. Hasil dari Pemilu Parlemen ini dinilai meningkatkan prospek kebuntuan agenda-agenda pemerintahan Trump, mengingat partai oposisi kini telah memiliki suara, sehingga politik AS akan menghadapi ketidakpastian baru.

Fokus investor kini beralih ke FOMC malam ini. The Fed diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga pada pengumuman kebijakan malam nanti, tetapi pelaku pasar kemungkinan akan meneliti laporan kebijakan moneter untuk petunjuk lebih lanjut tentang kenaikan suku bunga Desember dan setiap dovishness dari gubernur bank sentral AS menyusul kekalahan di pasar saham bulan lalu. Menurut data dari investing.com, Probabilitas kenaikan suku bunga AS bulan Desember kini mencapai 80%.

Melemahnya emas pagi ini berlawanan dengan penguatan Dollar Indeks yang saat berita ini ditulis mencatat kenaikan 0.23% bergerak diksiaran 96.19 menjelang FOMC malam nanti.

Selan itu, menurut Chief Investment Office AS Global Investor, Frank Holmes, perayaan Diwali di India juga mendukung pergerakan harga emas.

“Diwali juga menguntungkan untuk membeli koin emas dan perhiasan sebagai hadiah untuk orang yang dicintai. Pada masa lalu permintaan cukup mendorong meningkat harga emas menguat," kata Holmes.

Ia mengatakan, permintaan koin dan perhiasan melemah jelang festival musim gugur lantaran pelemahan rupee terhadap dolar AS. Ini membuat, logam mulia itu kurang terjangkau kepada beberapa pembeli. Meski demikian, Holmes menuturkan, ekonomi India mencatatkan laju tercepat di dunia dapat mendukung permintaan emas dalam jangka panjang./R

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 08 November 2018 11:04
Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.