A A A
Home Trading Berita Komoditi Harga Minyak Naik Karena Tanda-tanda Penurunan Ekspor Iran

Harga Minyak Naik Karena Tanda-tanda Penurunan Ekspor Iran

PDFCetak

CRUDE.OIL.10Harga minyak naik pada Selasa karena tanda-tanda penurunan ekspor minyak Iran menjelang sanksi AS terhadap Teheran pada November, sementara ketegangan geopolitik juga mewarnai perdagangan, setelah seorang wartawan Saudi dilaporkan hilang.

Patokan internasional minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember naik 9 sen, atau 0,1 persen, menjadi $ 80,87 per barel.

Minyak mentah West Texas Intermediate AS untuk pengiriman November naik 5 sen menjadi $ 71,83 per barel.

Iran telah mengekspor 1,33 juta barel per hari (bpd) ke beberapa negara termasuk India dan China dalam dua minggu pertama bulan Oktober, menurut data Refinitiv Eikon.

Itu turun dari setidaknya 2,5 juta bpd pada bulan April sebelum Presiden AS Donald Trump mengundurkan diri dari kesepakatan nuklir multi-lateral dengan Iran pada bulan Mei.

Sesiring Sanksi Iran yang meningkatkan kekhawatiran pasokan, Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih mengatakan pada hari Senin kerajaan itu berkomitmen untuk memenuhi permintaan minyak India yang meningkat dan merupakan "shock absorber" untuk gangguan pasokan di pasar minyak.

Arab Saudi, bagaimanapun, telah menghadapi tekanan politik atas hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi pada tanggal 2 Oktober setelah mengunjungi konsulat Saudi di Istanbul.

Presiden AS Donald Trump mengancam "hukuman berat" untuk kerajaan jika wartawan ditemukan telah terbunuh. Trump mengirim Sekretaris Negara Mike Pompeo ke Arab Saudi untuk bertemu dengan Raja Salman.

Arab Saudi sedang mempersiapkan untuk mengakui kematian wartawan Saudi menurut CNN dan New York Times melaporkan pada hari Senin.

"Untuk saat ini, kekhawatiran seputar lenyapnya seorang warga Arab Saudi tampaknya terbatas pada lingkup politik," kata konsultan Stratas Advisors yang berbasis di Huston dalam sebuah catatan.

Tetapi harga WTI bisa jatuh di paruh belakang minggu ini, dibebani oleh peningkatan persediaan minyak mentah AS, kata surat itu.

Stok minyak mentah AS diperkirakan naik untuk minggu keempat berturut-turut sekitar 1,1 juta barel dalam pekan yang berakhir pada Oct.12, menurut jajak pendapat Reuters menjelang laporan dari American Petroleum Institute (API) dan Informasi Energi Departemen Energi AS Administrasi (EIA)./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.