A A A
Home Trading Berita Komoditi Harga Minyak Turun Karena IMF Menurunkan Prospek Pertumbuhan Global

Harga Minyak Turun Karena IMF Menurunkan Prospek Pertumbuhan Global

PDFCetak

CRUDE.OIL.3Harga minyak beringsut lebih rendah pada hari Rabu setelah IMF menurunkan perkiraan pertumbuhan global tetapi harga masih didukung karena angin topan Michael bergejolak ke arah Florida, menyebabkan penutupan hampir 40 persen dari output minyak Teluk Meksiko AS.

Minyak mentah Brent (LCOc1) berjangka turun 2 sen menjadi $ 84,98 per barel, setelah kenaikan 1,3 persen pada hari Selasa.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) (CLC1) turun 16 sen, atau 0,2 persen, di $ 74,8 per barel, setelah naik hampir 1 persen di sesi sebelumnya.

Dana Moneter Internasional/ International Monetary Fund (IMF) menurunkan prakiraan pertumbuhan ekonomi global untuk 2018 dan 2019 pada hari Selasa, potensi permintaan untuk minyak dan produknya.

Ketegangan perdagangan dan kenaikan tarif impor mengambil alih perdagangan, sementara pasar negara berkembang berjuang dengan kondisi keuangan yang lebih ketat dan arus keluar modal, kata IMF.

"Harga memuncak pada waktu yang paling oportunistik mengingat memudarnya narasi pertumbuhan global," kata Stephen Innes, kepala perdagangan APAC di OANDA di Singapura.

Di Amerika Serikat, hampir 40 persen produksi minyak mentah harian hilang dari sumur lepas pantai Teluk AS di lepas pantai AS pada Selasa karena evakuasi platform dan shut-in sebelum Badai Michael.

Produsen minyak mengevakuasi personel dari 75 platform ketika badai menembus Teluk tengah dalam perjalanan menuju daratan pada Rabu di Florida Panhandle.

Terminal minyak swasta terbesar di negara itu, Louisiana Offshore Oil Port LLC, mengatakan pada Selasa malam bahwa pihaknya telah menghentikan operasi di terminal lautnya.

Fasilitas ini adalah satu-satunya pelabuhan AS yang dapat memuat dan membongkar tanker sepenuhnya dengan kapasitas 2 juta barel minyak.

Perusahaan mematikan produksi harian sekitar 670.800 barel minyak dan 726 juta kaki kubik gas alam pada tengah hari pada hari Selasa, menurut regulator lepas pantai Biro Keselamatan dan Penegakan Lingkungan.

Ekspor minyak mentah Iran jatuh lebih jauh pada minggu pertama Oktober, menurut data tanker dan sumber industri, karena pembeli mencari alternatif menjelang sanksi AS yang berlaku pada 4 November.

Data industri dan pemerintah tentang persediaan minyak mentah AS akan ditunda satu hari minggu ini karena libur Hari Raya AS di Columbus.
American Petroleum Institute akan merilis data pada hari Rabu, sementara Administrasi Informasi Energi AS akan mempublikasikannya pada hari Kamis./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.