A A A
Home Trading Berita Komoditi Dollar AS Melemah, Emas Kembali Naik di Atas 1.200

Dollar AS Melemah, Emas Kembali Naik di Atas 1.200

PDFCetak

GOLD.6Harga emas mencatatkan penguatan pada perdagangan Rabu kemarin setelah berkutat di area 1192. Sebelumnya, logam ini diperdagangkan secara moderat diantara level support area 1192 dan resisten area 1206.

Penguatan emas terdukung Rilis data PPI yang memburuk tadi malam membuat Dolar AS seketika melemah, sehingga dapat menjadi dorongan positif untuk emas.

Selain itu, kabar terbaru seputar perang dagang berhasil menurunkan tensi ketegangan dalam perselisihan antara AS dan China. Kabarnya, pihak Amerika akan kembali merencanakan pertemuan bilateral dengan China untuk kembali membahas persoalan ini. Akibatnya, pasar merespon bearish terhadap Dolar AS dan kembali beralih ke aset haven emas.

Perkembangan positif NAFTA--dimana Kanada dikabarkan akan menawarkan konsesi kepada AS demi memecah kebuntuan persoalan NAFTA--turut memudarkan minat investor untuk membeli Dolar AS sebagai safe haven. Mereka lebih memilih beralih ke aset minat risiko atau emas.

Menurut 2 narasumber anonim terpercaya Reuters, Kanada siap untuk menawarkan akses terbatas ke pasar olahan susu (Dairy) Kanada, sebagai konsesi dalam negosiasi perombakan pakta perdagangan NAFTA. Menteri Luar Negeri Kanada, Chrystia Freeland, telah bertolak ke Washington sebagai perwakilan untuk menyampaikan tawaran tersebut.

Pasar berekspektasi akan terciptanya solusi dari kebuntuan dalam perjanjian dagang trilateral tersebut akan segera terwujud. Dolar AS pun melemah, sehingga harga emas naik.

Harga emas spot naik ke $1,208 per troy ons semalam, setelah memukul level terendah pada tanggal 24 Agustus di $1,187.21. Sedangkan Harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup naik USD 8,7 atau 0,7 persen menjadi USD 1.210,9 per ounce.

Indeks dolar menyentuh tertinggi tiga minggu 95,74 minggu lalu. Selain itu, aksi jual yuan China membuat logam lebih mahal bagi pembeli dari konsumen logam terbesar di dunia. Tapi pelemahan dolar AS pada hari Rabu membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Penguatan Emas kali ini masih terbebani oleh potensi kenaikan suku bunga AS yang akan meningkatkan imbal hasil obligasi, membuat emas kurang menarik, dan cenderung meningkatkan dolar AS sehingga akan membuat permintaan berkurang karena emas jadi lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lain./R

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 13 September 2018 10:38
Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.