A A A
Home Trading Berita Komoditi Emas Masih Bergerak Terbatas Pasca Laporan NFP AS

Emas Masih Bergerak Terbatas Pasca Laporan NFP AS

PDFCetak

GOLD.6Harga emas masih bergerak terbatas dengan diperdagangkan di area harga terendah kisaran $1250 per troy, bahkan setelah rilis laporan data NFP.

Departemen Tenaga Kerja AS merilis jumlah Payroll naik menjadi 213.000 setelah kenaikan sebelumnya direvisi 244.000. Padahal perkiraan rata-rata para analis yang disurvei oleh Bloomberg menyerukan kenaikan sebanyak 195.000 pekerjaan. Sementara upah rata-rata per jam dan tingkat pengangguran dirilis dengan hasil yang belum memuaskan.

Emas berjangka untuk pengiriman Agustus ditutup turun pada jum'at kemarin sebesar $3 atau setara dengan 0.2% untuk menetap di level $1255.80 per troy ons. Padahal sebelumnya logam mulia pada penutupan 4 Juli kemarin berada pada level $1258.80, yang mana merupakan penyelesaian tertinggi sejak 26 Juni.

Harga emas naik tipis di awal pekan ini untuk pengiriman Agustus 2018 naik 0,06% ke US$ 1.256,60 per ons troi.

Harga emas ini menguat 1,20% jika dibandingkan dengan awal pekan lalu. Awal Juli, harga emas menyentuh level terendah tahun ini pada US$ 1.241,70 per ons troi. Meski naik, harga emas belum mencapai level tertinggi dalam sepekan.

Sementara Spot Gold XAU/USD saat ini berada di 1.258, sedikit lebih tinggi dibanding penutupan perdagangan Jum'at kemarin di 1.254.

Akhir pekan lalu, harga emas turun karena data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang membaik. "Tidak ada yang berada di posisi bullish pada emas ketika pasar tenaga kerja menguat," kata Naeem Aslam, chief market analyst ThinMarkets kepada Reuters.

Wang Tao, analis teknikal Reuters mengatakan, support kuat harga emas ada di US$ 1,248 per ons troi. Jika harga emas gagal menembus resistance US$ 1,258 per ons troi, harga akan kembali mengarah ke support.

Permintaan emas di India yang merupakan pembeli terbesar kedua dunia pun tipis. "Para trader China hanya membeli emas dalam jumlah kecil sehingga dukungan kenaikan harga sangat tipis," ungkap analis Commerzbank dalam catatan. /R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.