A A A
Home Trading Berita Komoditi

Commodity

Harga minyak naik di tengah ekspektasi pemotongan OPEC, tetapi pasar tetap waspada

PDFCetak

Senin, 19 November 2018 10:48

CRUDE.OIL.2Harga minyak naik sekitar 1 persen pada hari Senin karena para pedagang mengharapkan eksportir utama Arab Saudi untuk mendorong klub produsen OPEC untuk memangkas pasokan menjelang akhir tahun.

Meskipun demikian, sentimen pasar masih lemah pada tanda-tanda perlambatan permintaan di tengah perselisihan perdagangan yang mendalam antara dua ekonomi terbesar dunia, Amerika Serikat dan China.

Minyak mentah Brent berjangka bulan depan (LCOc1) berada di $ 67,29 per barel, naik 53 sen, atau 0,8 persen, dari penutupan terakhir mereka.

US crude futures West Texas Intermediate (WTI) (CLC1), naik 71 sen, atau 1,3 persen, pada $ 57,17 per barel.

"Rally bullish pasar masih menunggu OPEC untuk memberikan jumlah pemotongan yang cukup besar," kata Stephen Innes, kepala perdagangan untuk Asia Pasifik di broker berjangka Oanda di Singapura.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC), de-facto yang dipimpin oleh Arab Saudi, mendorong kartel produsen dan sekutu-sekutunya untuk memotong 1 juta hingga 1,4 juta barel per hari (bpd) pasokan untuk menyesuaikan perlambatan permintaan pertumbuhan dan mencegah kelebihan pasokan.

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 19 November 2018 10:49
 
 

Emas Bertahan di Level Tertinggi Sepekan

PDFCetak

Jumat, 16 November 2018 10:31

GOLD-USDHarga emas berlanjut menguat mencapai level tertinggi dalam hampir sepekan. Emas kembali diminati investor seiring gejolak pasar dari Eropa dan Inggris kembali menuai polemik.

Harga emas di pasar spot XAU/USD naik 0,3 persen pagi ini menjadi 1,214 per ounce, setelah mencapai posisi tertinggi sejak 9 November di 1,216 selama dua hari perdagangan terakhir. Sebelumnya terlag turun ke posisi terendah dalam sebulan di USD 1,195 pada Selasa 13 November.

Adapun harga emas AS ditutup naik USD 4,90, atau 0,40% menjadi USD 1,215 per ons. "Ketidakpastian seputar Brexit adalah faktor besar saat ini, dan menjadi berita utama lagi," kata Michael Matousek, Kepala Pedagang dari Global Investor AS.

Terakhir Diperbaharui pada Jumat, 16 November 2018 10:59
 
 

Harga Minyak Stabil Pada Perkiraan Pemotongan Pasokan dari OPEC

PDFCetak

Jumat, 16 November 2018 10:16

CRUDE.OIL.10Harga minyak stabil pada hari Jumat, didukung oleh pemotongan pasokan yang diperkirakan dari OPEC tetapi tertahan kembali oleh rekor produksi AS.

Kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $ 56,5 / per barel naik 12 sen dari posisi terakhir.

Minyak mentah Brent berjangka naik 7 sen menjadi $ 66,69 per barel.

Harga didukung oleh harapan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) akan mulai menahan pasokan segera, takut kekalahan baru seperti pada tahun 2014 ketika harga jatuh di bawah beban kelebihan pasokan.

Namun, Morgan Stanley (NYSE: MS) memperingatkan pemotongan oleh kartel produsen yang didominasi Timur Tengah mungkin tidak memiliki efek yang diinginkan.

 
   

Rilis data USD - Crude Oil Inventories

PDFCetak

Kamis, 15 November 2018 23:01

CRUDE.OIL.2USD Crude Oil Inventories (actual : 10.3M, f'cast : 2.9M, previous : 5.8M)
Jumlah Crude Oil Inventories minggu lalu dirilis lebih BANYAK dibanding perkiraan dan dibanding persediaan seminggu sebelumnya.
USD Crude Oil Inventories adalah data ekonomi yang menunjukkan perubahan jumlah persediaan minyak mentah dalam barel pada perusahaan komersial di Amerika dalam seminggu yang lalu.
Rilis data ini dapat mempengaruhi harga minyak bumi yang bisa juga mempengaruhi inflasi, selain itu juga berdampak pada angka  pertumbuhan ekonomi karena banyak industri mengandalkan minyak sebagai bahan bakar untuk berproduksi.

 
 

Emas Kembali Menguat Jauhi Level Psikologis 1.200

PDFCetak

Kamis, 15 November 2018 10:49

GOLD.6Harga emas berbalik menguat setelah mengalami tekanan jual dalam tujuh hari perdagangan. Spot emas XAU/USD semalam naik setinggi 1.216 setelah sebelumnya menembus level support psikologis 1.200 dan turun serendah 1.195.

Saat berita ini ditulis, XAU/USD sedikit lebih rendah dan bergerak dikisarn 1.210. Sementara harga emas untuk pengiriman Desember naik USD 8,7 atau 0,7 persen ke posisi USD 1.210,10 per ounce.

Kenaikan harga emas sebagian besar didorong oleh melemahnya USD terhadap mata uang utama karena lonjakan poundsterling atas kemajuan Brexit.

Indeks dolar AS tergelincir 0,1 persen ke posisi 96.75 semalam dam masih melemah hingga pagi ini. Pada awal pekan ini, indeks dolar AS sempat sentuh level tertinggi 97,57 sejak awal Juni 2017.

Indeks dolar AS sudah naik 5,5 persen secara year to date (ytd) seiring harapan kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS atau the Federal Reserve. Bank sentral AS diperkirakan menaikkan suku bunga pada Desember 2018 dan tiga kali pada 2019.

 
   

Halaman 1 dari 522

© 1999-2018 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.