A A A
Home Trading Berita Komoditi

Commodity

Emas Turun Lagi, Capai Level Terendah 9-bulan

PDFCetak

Jumat, 05 Maret 2021 10:47

GOLD-SILVERHarga emas melemah dan memperpanjang penurunannya untuk hari kedua berturut-turut pada perdagangan jum'at siang ini, tertekan oleh kenaikan Dolar AS dan imbal hasil obligasi Pemerintah AS setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengisyaratkan tidak ada langkah segera untuk mengatasi lonjakan imbal hasil obligasi.

Spot XAU/USD telah turun ke USD 1.686 ounce saat berita ini ditulis, jatuh di bawah level USD 1.700 untuk pertama kalinya sejak Juni 2020. Adapun emas berjangka AS turun 0,9 persen di USD 1.700.

"Harga emas sekali lagi berada di bawah tekanan karena imbal hasil riil telah melonjak menyusul kekecewaan pasar atas komentar Ketua Fed Powell," kata Analis Standard Chartered Suki Cooper.

Kenaikan imbal hasil AS baru-baru ini telah mengikis daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi dengan meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil. Sementara itu, dolar mencapai puncaknya sejak Desember 2020.

 
 

Minyak Memperpanjang Kenaikan karena Pembatasan Pasokan OPEC+

PDFCetak

Jumat, 05 Maret 2021 09:59

CRUDE.OIL.2Harga minyak naik pada Jumat pagi, menambah keuntungan besar semalam setelah OPEC dan sekutunya setuju untuk tidak meningkatkan pasokan pada April karena mereka menunggu pemulihan yang lebih solid dalam permintaan dari pandemi virus korona.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 17 sen, atau 0,3% menjadi $ 64.00, bertahan di bawah level tertinggi 13-bulan pada hari Kamis.

Minyak mentah Brent naik 10 sen, atau 0,2% menjadi $ 66,84 per barel, tetapi turun dari level tertinggi $ 67,75 yang dicapai pada hari Kamis.

Kedua kontrak melonjak lebih dari 4% pada hari Kamis setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya, bersama-sama disebut OPEC +, memperpanjang pembatasan produksi minyak hingga April, dengan sedikit pengecualian ke Rusia dan Kazakhstan.

 
 

Emas Melemah Lagi, Tertekan Penguatan Yields dan Dollar AS

PDFCetak

Kamis, 04 Maret 2021 11:24

GOLD.2Emas Melemah lagi pada perdagangan Rabu kemarin dan berlanjut hingga pagi ini di sesi Asia, berbalik turun dari kenaikan sehari sebelumnya dan kembali berada di bawah tingkat psikologis 1.725 dan turun serendah 1.701 semalam. Kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS dan greenback yang lebih kuat kembali memukul daya tarik logam mulia. XAU/USD sejauh siang ini telah turun serendah 1.705 saat berita ditulis.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, terpangkas USD17,8 atau 1,03 persen menjadi USD1.715,80 per ons. Sehari sebelumnya (Selasa) emas berjangka terangkat USD10,6 atau 0,62 persen menjadi USD1.733,60 per ons.

Emas berjangka merosot sebanyak USD5,8 atau 0,34 persen menjadi USD1.723,00 pada Senin, 1 Maret, setelah anjlok sebanyak USD46,60 atau 2,62 persen menjadi USD1.728,80 pada Jumat, 26 Februari, dan terperosok sebanyak USD22,5 atau 1,25 persen menjadi USD1.775,4 pada Kamis, 25 Februari.

Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 04 Maret 2021 11:29
 
   

Harga Minyak Menguat di Sesi Asia

PDFCetak

Kamis, 04 Maret 2021 10:16

CRUDE.OIL.9Harga minyak naik untuk sesi kedua berturut-turut pada hari Kamis, karena kemungkinan produsen OPEC+ mungkin memutuskan untuk tidak meningkatkan produksi pada pertemuan penting pekan ini, di samping itu minyak juga didukung penurunan persediaan bahan bakar AS.

Minyak mentah berjangka Brent naik 11 sen, atau 0,2% menjadi $ 64,18 per barel, setelah naik lebih dari 2% pada hari Rabu. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS tidak bergerak pada $ 61,28 per barel.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, bersama-sama disebut OPEC +, sedang mempertimbangkan untuk menghentikan pengurangan produksi hingga April alih-alih meningkatkan produksi, karena pemulihan permintaan minyak tetap rapuh akibat krisis virus korona, tiga sumber OPEC + mengatakan kepada Reuters.

Pasar telah memperkirakan OPEC + untuk mengurangi pengurangan produksi sekitar 500.000 barel per hari (bph) mulai April.

 
 

Rilis data USD - Crude Oil Inventories

PDFCetak

Rabu, 03 Maret 2021 22:34

CRUDE.OIL.6USD Crude Oil Inventories (actual : 21.6M, f'cast : -1.3M, previous : 1.3M)
Jumlah Crude Oil Inventories minggu lalu dirilis lebih BANYAK dibanding perkiraan dan dibanding persediaan seminggu sebelumnya.
USD Crude Oil Inventories adalah data ekonomi yang menunjukkan perubahan jumlah persediaan minyak mentah dalam barel pada perusahaan komersial di Amerika dalam seminggu yang lalu.
Rilis data ini dapat mempengaruhi harga minyak bumi yang bisa juga mempengaruhi inflasi, selain itu juga berdampak pada angka  pertumbuhan ekonomi karena banyak industri mengandalkan minyak sebagai bahan bakar untuk berproduksi.

 
   

Halaman 1 dari 802

© 1999-2021 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.