A A A
Home Trading Berita Fundamental

Fundamental

Saham Asia Goyah dari Tertinggi 1-1/2 bulan

PDFCetak

Senin, 14 Januari 2019 10:31

ASIA-STOCK.7Saham Asia turun pada hari Senin karena data perdagangan China mulai masuk dan karena investor melihat ke pendapatan perusahaan utama akhir pekan ini untuk mengambil triger dari pendinginan ekonomi global.

Data parsial pada perdagangan dari Tiongkok menunjukkan pertumbuhan ekspor dalam denominasi dolar adalah yang tertinggi sejak 2011. Pasar masih menunggu angka untuk Desember karena sebentar lagi.

Indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang .MIAPJ0000PUS turun 0,7 persen setelah naik ke tertinggi sejak awal Desember pada hari Jumat, dengan saham China dan Hong Kong yang merugi terbesar.

Likuiditas pada umumnya diperkirakan ringan selama jam-jam Asia karena Jepang sedang libur umum.

Saham China dibuka di zona merah, dengan indeks blue-chip .CSI300 turun 0,3 persen dan SSE Composite Shanghai .SSEC turun 0,2 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong .HSI turun 1,2 persen sementara saham Australia turun setelah mulai menguat.

E-minis untuk S&P 500 ESc1 terlalu tersandung, dalam indikasi penghindaran risiko.

 
 

Rilis Data China - Trade Balance

PDFCetak

Senin, 14 Januari 2019 10:26

CNY Trade Balance (Act: 395B / F'Cast: 345B / Prev: 306B)

CHINA-TRADE.BALANCE.1Trade Balance/ Neraca perdagangan China Bulan Desember 2018 dirilis Bagus. Surplus Naik  lebih dari dari Perkiraan dan bulan sebelumnya.

Data perdagangan yang memperlihatkan selisih nilai antara barang impor dan ekspor. Angka positif menunjukkan lebih banyak barang diekspor daripada yang diimpor (Surplus), dan jika dirilis Negatif menujukan Defisit).
Permintaan ekspor dan permintaan mata uang terkait langsung karena orang asing biasanya membeli mata uang domestik untuk membayar ekspor negara. Permintaan ekspor juga berdampak pada produksi dan harga pada produsen dalam negeri.

 
 

Rilis data ekonomi USD - CPI dan Core CPI

PDFCetak

Jumat, 11 Januari 2019 20:34

CPI.41. USD CPI m/m (actual : -0.1%, f'cast : -0.1%, previous : 0.0%)
Data CPI untuk bulan Desember 2018 hasilnya dirilis sesuai dengan perkiraan dan lebih jelek dibanding bulan sebelumnya.
CPI adalah data ekonomi yang menunjukkan prosentase perubahan harga barang dan jasa ditingkat konsumen.
Tingkat harga konsumen menggambarkan inflasi secara keseluruhan dan Inflasi penting untuk menilai keadaan sebuah mata uang karena kenaikan harga dapat menyebabkan bank sentral menaikkan suku bunga untuk mengatasi overheating di Ekonomi.

2. USD Core CPI m/m (actual : 0.2%, f'cast : 0.2%, previous : 0.2%)
Data Core CPI untuk bulan Desember 2018 hasilnya dirilis sama denan perkiraan dan hasil bulan sebelumnya.
Core CPI adalah CPI yang mengeluarkan item makanan dan energi dalam perhitungannya.
Harga makanan dan energi cenderung sangat tidak stabil dan dapat mendistorsi keseluruhan tren yang mendasarinya.
Federal Reserve biasanya lebih memperhatikan data Core - begitu pula pelaku pasar.

 
   

Aussie Capai Level Tertinggi 4-minggu Setelah Rilis Data Retail Sales

PDFCetak

Jumat, 11 Januari 2019 11:27

AUD-USD.6AUD/USD naik ke level tertinggi sejak 14 Desember pagi ini setelah penjualan ritel Australia untuk November dirilis di atas perkiraan.

Penjualan retail naik 0,4% m/m, naik dari pertumbuhan 0,3% pada Oktober dan mengalahkan estimasi ekonom dengan kenaikan 0,3%. Ekspansi November adalah yang tercepat dalam lima bulan.

Biro Statistik Australia mencatat kinerja yang unggul oleh kategori barang-barang rumah tangga dan pakaian, yang keduanya dipengaruhi oleh kegiatan promosi yang kuat, termasuk Black Friday.

Reli AUD/USD naik setinggi 0.7210 sejauh ini atau menguat 0.30%. AUD mencetak tertinggi sesi di atas 0,72 setelah rilis penjualan ritel Aussie yang lebih baik dari perkiraan.

 
 

Saham Asia Capai Level Tertinggi 1-bulan, Fokus Tetap Pada Negosiasi AS-China

PDFCetak

Jumat, 11 Januari 2019 10:35

ASIA-STOCK.7Saham Asia beringsut lebih tinggi ke high satu bulan pada hari Jumat, setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell menegaskan bank sentral AS dapat bersabar untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut.

Tetapi momentum rally melambat sebagian karena investor mencari kejelasan lebih lanjut tentang apakah Amerika Serikat dan Cina dapat membuat kemajuan dalam pembicaraan mereka tentang perdagangan serta hak kekayaan intelektual (IP). Presiden A.S. Donald Trump sebelumnya pada hari Kamis mengatakan bahwa Washington mengalami "kesuksesan luar biasa" dalam negosiasi perdagangannya dengan China.

Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang (MIAPJ0000PUS) naik 0,2 persen lebih tinggi, sementara patokan Jepang Nikkei (N225) naik 1,1 persen pada awal perdagangan.

Wall Street memperpanjang kenaikannya menjadi hari kelima berturut-turut pada hari Kamis dalam sesi perdagangan whipsaw karena investor menanggapi komentar beragam oleh Powell, sementara peringatan dari Macy (N: M) memukul saham ritel.

Di Economic Club of Washington, Powell menegaskan kembali pandangan para pembuat kebijakan lain bahwa The Fed akan bersabar tentang kenaikan suku bunga.

 
   

Halaman 4 dari 1085

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.