A A A
Home Trading Berita Fundamental Bank Sentral Australia Mendesak Stimulus Pemerintah Berkelanjutan untuk Ekonomi

Bank Sentral Australia Mendesak Stimulus Pemerintah Berkelanjutan untuk Ekonomi

PDFCetak

AUD-ECONOMY.1Ekonomi Australia akan membutuhkan dukungan "cukup" untuk beberapa waktu, Deputi Gubernur Reserve Bank of Australia Guy Debelle mengatakan pada hari Selasa, menambahkan itu akan menjadi "masalah" jika pemerintah mengakhiri stimulus fiskal pada bulan September seperti yang awalnya ditandai.

Respons fiskal Australia terhadap pandemi coronavirus adalah yang terbesar di dunia dengan hampir 10% dari produk domestik bruto. Itu terjadi ketika bank sentral memangkas suku bunga ke rekor terendah 0,25% dan meluncurkan program pelonggaran kuantitatif tak terbatas untuk membantu menyangga ekonomi terhadap dampak wabah global.

Langkah-langkah darurat sejauh ini telah berhasil dalam mendukung ekonomi A $ 2 triliun ($ 1,38 triliun), meskipun dukungan lebih lanjut akan diperlukan, Debelle mencatat.

"Jika semuanya berhenti pada akhir September maka ya itu akan menjadi masalah," kata Debelle, menanggapi pertanyaan setelah pidato.

"Pemerintah membuat sangat jelas dalam beberapa hari terakhir bahwa mereka sangat sadar akan hal itu dan mereka sedang mempertimbangkan apa yang akan mereka lakukan untuk mengatasinya. Kami akan mencari tahu lebih banyak dalam waktu beberapa minggu."

Bendahara Josh Frydenberg akan memberikan pembaruan pada 23 Juli tentang apakah akan ada perubahan pada paket fiskal, khususnya perpanjangan dukungan di luar tanggal akhir September saat ini.

Dengan ekonomi dalam resesi untuk pertama kalinya dalam 30 tahun, pemerintah akan memiliki alasan untuk terus melanjutkan stimulus.

Data resmi yang keluar pada hari Selasa menunjukkan pekerjaan penggajian masih 6,4% di bawah level pertengahan Maret ketika Australia telah mencatat kasus ke-100 COVID-19 yang dikonfirmasi.

Pemulihan pekerjaan penggajian antara pertengahan April dan pertengahan Juni hanya mewakili sekitar 30% dari pekerjaan yang pada awalnya hilang karena COVID-19, kata Biro Statistik Australia (ABS).

Kekhawatiran lain adalah bahwa peningkatan kasus di Victoria dapat melukai ekonomi terbesar kedua Australia, dengan data terbaru menunjukkan penurunan pengeluaran kartu elektronik di negara bagian.

"Laju pemulihan jelas telah melambat ... dan lebih jauh menyoroti pentingnya dukungan upah tambahan melalui program JobKeeper dan JobSeeker," kata ekonom RBC yang berbasis di Sydney Robert Thompson.

"Masa depan program suplemen upah akan menjadi kunci."/R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2020 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.