A A A
Home Trading Berita Fundamental Safe Haven Yen Melemah, AS Cabut Label China Sebagai "Manipulator Mata Uang"

Safe Haven Yen Melemah, AS Cabut Label China Sebagai "Manipulator Mata Uang"

PDFCetak

USD-8Yen jatuh ke level terlemah delapan bulan sementara yuan naik ke level tertinggi sejak Juli pada hari Selasa, setelah Departemen Keuangan AS membalikkan keputusannya pada bulan Agustus yang menunjuk Cina sebagai manipulator mata uang.

Pengumuman itu datang ketika delegasi Cina tingkat tinggi tiba di Washington menjelang penandatanganan perjanjian perdagangan Rabu yang bertujuan meredakan ketegangan antara kedua negara.

Dolar mencapai tertinggi delapan bulan pada 109,24 yen pagi ini, setelah pada hari Senin naik setinggi 109.94. Mata uang Jepang telah melemah sekitar 1,3% sepanjang tahun ini.

Sebaliknya, yuan offshore diperdagangkan di 6,881 yuan per dolar, mendekati level terkuat sejak akhir Juli, setelah naik sekitar 1,2% sepanjang tahun ini.

"Keputusan Washington untuk mencabut penunjukan manipulator mata uangnya di China telah menambah suasana positif yang telah terjadi sebelum penandatanganan perjanjian perdagangan," kata Minori Uchida, kepala strategi mata uang di MUFG Bank.

Tetapi Uchida juga mengatakan USD/JPY kemungkinan akan menghadapi pertempuran yang sulit di atas angka 110 yen, karena dolar sudah relatif mahal dibandingkan dengan gap Yields AS-Jepang.

“Penggerak utama USD/JPY adalah kesenjangan Yields. Tahun lalu, ketika dolar berada di atas 110 yen, gap hasil sekitar 2,4 poin persentase. Saat ini sekitar 1,8-1,9 poin persentase. Dan kita bisa melihat kemunduran jika kesepakatan perdagangan yang akan datang tidak melampaui apa yang telah dilaporkan, ”tambahnya.

Mood risk-on di pasar keuangan sedikit mendukung euro terhadap dolar.

Mata uang bersama Eropa, pada pemulihan setelah mencapai level terendah dua minggu $ 1,10855 pada hari Jumat, terakhir diperdagangkan pada $ 1,1136.

Sterling berada di bawah tekanan baru setelah data menunjukkan ekonomi Inggris tumbuh pada laju tahunan terlemah dalam lebih dari tujuh tahun pada November, meningkatkan kemungkinan pemangkasan suku bunga.

Sterling diperdagangkan pada $ 1,2990 saat ini, setelah jatuh ke level terendah tiga minggu $ 1,2960 pada hari Senin.

Unit Inggris diperdagangkan mendekati level terendah Desember terhadap euro, yang diambil 85,73 pence.

Dolar Australia lesu, berjuang untuk mendapatkan Support dari data ekonomi akhir-akhir ini, karena kebakaran hutan telah menggelapkan mood terhadap ekonomi./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2020 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.