A A A
Home Trading Berita Fundamental Euro Menguat; AS Akan Tunda Tarif Impor Mobil dari Eropa dan Jepang

Euro Menguat; AS Akan Tunda Tarif Impor Mobil dari Eropa dan Jepang

PDFCetak

EUR-USD.01Euro menguat pada Kamis karena kekhawatiran perdagangan mereda pada ekspektasi bahwa Presiden AS Donald Trump akan menunda penerapan tarif pada impor mobil.

Pejabat administrasi Trump mengatakan kepada Reuters pada hari Rabu bahwa presiden diperkirakan menunda keputusan untuk mengenakan tarif pada mobil dan suku cadang impor hingga enam bulan, untuk sekarang mencegah peningkatan lebih lanjut dalam ketegangan perdagangan trans-Atlantik.

Sebelumnya, atas rekomendasi dari Commerce Department, Trump telah mengagendakan penerapan bea impor sebesar 25 persen terhadap mobil impor, terutama dari Uni Eropa dan Jepang. Tujuannya adalah demi melindungi industri mobil dalam negeri AS, serta alasan keamanan nasional. Selain itu, wacana pengenaan tarif mobil diharapkan dapat "menodong" Uni Eropa dan Jepang yang saat ini sebenarnya masih dalam tahap negosiasi dagang dengan AS.

Menurut perkembangan terbaru mengenai persoalan ini, Presiden AS Donald Trump diisukan berencana menunda tarif impor mobil hingga enam bulan ke depan. Kabar yang disampaikan oleh nara sumber anonim terpercaya tersebut mengatakan bahwa pengumuman resminya kemungkinan akan diumumkan pada hari Sabtu (18/Mei) mendatang, bertepatan dengan tenggat waktu bagi Trump untuk mengambil keputusan mengenai teknis perlindungan industri otomotif AS.

Menurut para analis, ancaman tarif impor mobil Trump tersebut memang berisiko sangat besar bagi perdagangan global; khususnya di tengah eskalasi perang tarif dengan China saat ini. Uni Eropa bahkan telah menyiapkan daftar tarif balasan kalau Trump tetap nekat memasang tarif impor mobil.

Euro 0,05% lebih tinggi pada $ 1,1210, setelah memantul dari terendah satu minggu di $ 1,1178. Mata uang tunggal ini awalnya terpukul ketika Wakil Perdana Menteri Italia Matteo Salvini mengkritik aturan Uni Eropa untuk hari kedua.

"Prospek jangka panjang untuk euro tidak terlalu cerah, mengingat fundamental ekonomi yang lembut di kawasan itu. Tetapi berita tentang penundaan tarif otomatis membantu euro membangun dukungan di ambang $ 1,1200," kata Shin Kadota, ahli strategi senior di Barclays (LON: BARC) di Tokyo.

Dolar diperdagangkan sedikit berubah di 109,500 yen.

Greenback telah mundur ke level terendah 109.150 terhadap safe-haven yen pada hari Rabu karena imbal hasil AS turun pada penjualan ritel AS April yang lemah dan data output industri. China juga melaporkan pertumbuhan penjualan ritel dan hasil industri yang secara mengejutkan lebih lemah pada bulan April, merusak aset-aset berisiko.

Tetapi mata uang AS menelusuri kembali kerugiannya terhadap yen karena ketegangan perdagangan melunak.

Indeks dolar terhadap enam mata uang utama hampir datar di 97,542 setelah membukukan kenaikan moderat pada hari sebelumnya.

Dolar Australia mendorong turun 0,1% menjadi $ 0,6922, menetap dikisaran level terendah 4-1 / 2 bulan dari $ 0,6915 yang disentuh hari sebelumnya pada data upah domestik yang lemah dan indikator ekonomi China yang lemah./R

Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.