A A A
Home Trading Berita Fundamental Poundsterling Menguat Jelang Voting Brexit di Parlemen

Poundsterling Menguat Jelang Voting Brexit di Parlemen

PDFCetak

GBP-USD.10Poundsterling menguat pada perdagangan Jum'at akhir pekan kemarin dan bertahan hingga sesi Asia siang ini menjelang pekan yang krusial saat Voting Brexit di Parlemen akan di gelar.

Pair GBP/USD saat berita ini ditulis bergerak dikisaran 1.2845 menguat 0.04% setelah pada jum'at kemarin naik setinggi 1.2865 yang merupakan level tertinggi dua bulan.

Penguatan poundsterling nampaknya masih didukung oleh positifnya data pertumbuhan ekonomi Inggris di bulan November yang naik 0,2% atau lebih baik dari perkiraan konsensus sebesar 0,1%.

Menurut analis, sentimen lainnya yang turut mengangkat posisi poundsterling berasal dari pernyataan Gubernur Bank of England, Mark Carney. BoE berkomitmen untuk tidak bersifat pasif dalam menghadapi segala konsekuensi yang ditimbulkan dari masalah Brexit.

Selain itu, penguatan Pound juga didukung sebuah laporan surat kabar Inggris mengutip menteri kabinet yang mengatakan Inggris dapat berusaha untuk menunda tanggal Brexit dengan Uni Eropa seperti yang sudah dijadwalkan, menunjuk ke arah peningkatan kemungkinan bahwa Inggris akan memperpanjang Pasal 50.

Perdana Menteri Inggris Theresa May memperingatkan para anggota parlemen pada hari Minggu bahwa jika gagal menyetujui rencana Brexit akan menjadi bencana bagi demokrasi, tepat dua hari sebelum Voting Parlemen digelar.

Dengan deadline tanggal 29 Maret dari Uni Eropa dan parlemen menemui jalan buntu, Inggris menghadapi jalan yang sangat tidak pasti yang dapat mengarah pada jalan keluar yang tidak teratur atau bahkan tetap berada di blok EU. May mengatakan anggota parlemen tidak boleh mengecewakan orang-orang yang mendukung Brexit dalam referendum Juni 2016.

Sementara pemimpin Partai Buruh Oposisi Jeremy Corbyn mengatakan meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan akan menjadi bencana besar dan partainya akan melakukan apa saja untuk mencegah hasil itu.

Namun, prioritas Corbyn adalah untuk memaksa pemilihan nasional dan dia mengatakan dia akan mengusulkan mosi percaya pada pemerintah "segera" jika May kalah pada Selasa.

Ketidakpastian tentang Brexit dan ekonomi telah menyebabkan permintaan jasa keuangan Inggris menyusut untuk pertama kalinya dalam lima tahun, tanpa ada tanda-tanda perbaikan, survei yang dilakukan oleh kelompok bisnis CBI dan PwC menunjukkan.

Dan profitabilitas di sektor yang meningkatkan pajak di Inggris datar untuk kuartal ketiga berturut-turut dalam tiga bulan hingga Desember 2018, survei yang dirilis pada hari Senin mengatakan.

Survei dari 84 perusahaan mengatakan permintaan diperkirakan akan terus turun selama kuartal hingga Maret, dengan profitabilitas juga diperkirakan turun untuk pertama kalinya dalam tiga tahun.

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 14 Januari 2019 14:15
Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.