Harga Emas Turun ke Low Satu Pekan

Cetak

Selasa, 16 April 2019 10:43

GOLD.9Harga emas turun ke level terendah satu pekan pada perdagangan Senin kemarin waktu AS, walaupun Dolar juga sedang melemah. Hal itu karena Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan bahwa ia berharap Washington dan Beijing akan mendekati "putaran final" negosiasi, dalam menyelesaikan masalah perdagangan yang berujung pada perang tarif impor.

Beberapa berita yang dirilis menunjukkan bahwa dua ekonomi terbesar dunia ini akan segera mengakhiri perang dagang mereka, mengarahkan sentimen pasar ke aset berisiko lebih tinggi. Tentunya, sebagai aset safe haven, harga emas turun merespon hal seperti ini.

"Secara keseluruhan, orang-orang tidak terpesona dengan emas. Mereka tak melihat adanya potensi kenaikan (harga) pada logam mulia tersebut," ungkap Miguel Perez-Santalla, analis emas di Heraeus Metal Management di New York.

Emas juga makin kehilangan alasan untuk naik harga, setelah data ekonomi AS pekan lalu menunjukkan kenaikan harga barang impor di kuartal pertama 2019. Selain itu, data ekspor China juga menunjukkan perkembangan yang positif.

Spot Gold XAU/USD saat ini bergerak dikisaran 1.284 sedikit lebih tinggi setelah semalam turun serendah 1.282.

Harga emas untuk pengiriman Juni 2019 di Commodity Exchange berada di US$ 1.289,60 per ons troi, turun 0,13% dari harga kemarin pada US$ 1.291,30 per ons troi. Ini adalah harga terendah emas sejak 27 Desember 2018.

"Harga emas mendekati level support US$ 1.280. Investor mengantisipasi jika harga emas turun ke level ini dan pembeli masuk lagi, maka akan menciptakan bottom jangka pendek. Ini akan menjadi peluang mengejar emas," kata Michael Matousek, head trader US Global Investors.

Matousek menambahkan, volume transaksi emas pekan ini akan melambat dengan fluktuasi harga yang lebih volatile karena hanya ada sedikit partisipan pasar./R

Follow us on Twitter to get more news updates.