A A A
Home Trading Rangkuman Perdagangan Markets Warp 18 Mei 2020

Markets Warp 18 Mei 2020

PDFCetak

FOREX.8US Dollar bekonsolidasi, namun menguat tipis terhadap mata uang utama pada Jum'at (15/05) di tengah meningkatnya ketegangan China-AS. Indeks Dollar AS berakhir dengan penguatan hanya 0.10 persen ke posisi 100.36.

Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan kemunduran atas hubungannya dengan China terkait wabah corona, dengan mengatakan tidak berminat untuk berbicara dengan Presiden Xi Jinping. Bahkan AS dapat memutuskan hubungan dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Sedangkan dolar Australia mengalami penurunan mingguan lebih dari 1% karena ancaman gelombang kedua infeksi virus corona kembali mengguncang investor. Tercatat dolar Australia dan dolar Selandia Baru keduanya turun 0,6%, masing-masing menjadi 0,6401 dan 0,5956. Dolar Aussie catat penurunan sekitar 1,4% pada pekan kemarin.

Infeksi baru yang tercatat di negara-negara lain yang telah mengurangi pembatasan, menyurutkan optimisme investor sebelumnya bahwa ekonomi akan segera kembali normal, sehingga mengurangi investasinya di aset berisiko yang sensitif dan pindah ke aset yang lebih aman seperti dolar dan emas.

Euro, terhadap dolar AS masih bertahan dikisaran USD1.0800. Mata uang umum tertahan setelah output ekonomi Jerman berkontraksi sebesar 2,2% pada kuartal pertama. Jerman tergelincir ke dalam resesi setelah mengalami kontraksi kuartalan tertajam sejak krisis keuangan 2009 ketika toko-toko dan pabrik ditutup pada pertengahan Maret. Selain itu, ekonomi zona euro mengalami kontraksi terdalam dalam catatan dalam tiga bulan pertama tahun ini terhadap kuartal sebelumnya.

Disektor komoditi, Harga emas melonjak lagi pada Jum'at, memperpanjang keuntungan untuk hari ke-empat berturut-turut karena data ekonomi AS yang suram dan ketegangan AS-China yang baru menambah kekhawatiran tentang kemerosotan ekonomi akibat pandemi virus corona. Spot Gold XAU/USD naik setinggi 1.751 yang merupakan puncak sejak Oktober 2012. Sementara untuk Kontrak Juni di NYMEX Emas berjangka terangkat 15.4 Dollar AS atau 0,88% ditutup di 1.756.

Harga minyak mentah juga mencetak penguatan tiga pekan beruntun pada pekan kemarin, meski demikian ada peringatan harga berisiko minus lagi khususnya minyak jenis West Texas Intermediate (WTI). Kenaikan harga minyak mentah belakangan ini dipicu oleh membaiknya outlook permintaan, serta OPEC, Rusia dan negera lainnya atau yang disebut OPEC+ mulai mengurangi tingkat produksinya di awal bulan ini.

Pada Jumat lalu minyak WTI kontrak Juni melesat 6,79% ke US$ 29,76/barel, sementara jenis Brent menguat 4,4% ke US$ 32,5/barel. Dalam sepekan, WTI bahkan melesat 18,23%, sementara Brent menguat 5,27%. Selain itu minyak WTI kini berada di level tertinggi 2 bulan sementara Brent tertinggi 5 pekan.

Terakhir Diperbaharui pada Senin, 18 May 2020 07:44
Follow us on Twitter to get more news updates.
 
© 1999-2020 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.