A A A
Home Trading Focus Berita Hari Ini

Focus Berita Hari Ini

Rangkuman Perdagangan Kamis dan Fokus Data Ekonomi Jum'At

PDFCetak

Jumat, 24 May 2019 09:10

FOREX.7Perdagangan Kamis (24/05) US Dollar bergerk Volatile, Indek Dollar AS sempat mecapai level tertinggi satu bulan di 98.37 (puncak 2-tahun) karena penurunan tak terduga dalam jumlah orang yang mengajukan bantuan pengangguran minggu lalu di 211ribu.

Namun penguatan USD tidak mampu berlanjut dan kembali jatuh serendah 97.81 bebarengan dengan yield obligasi yang menurun dan pasar ekuitas yang juga memerah. Menurut analis hal ini dikarenakan pasar masih mencerna rilis notulen FOMC kemarin.

Para pembuat kebijakan di bank sentral AS, dalam notulen dari rapat FOMC terakhir, dikatakan telah menyepakati pendekatan untuk bersabar dalam menaikkan suku bunga. Kebijakan moneter saat ini akan dipertahankan untuk beberapa waktu ke depan.

Sementara itu, sengketa perdagangan masih terus mendominasi pergerakan pasar keuangan. Di Wall Street, Dow Jones Industrial Average turun 1,1%, S&P 500 kehilangan 1,2% dan Nasdaq Composite turun 1,6%.

Gugurnya saham-saham tersebut diakibatkan oleh perkembangan konflik perdagangan AS-China. Berawal dari perang bea impor, perseteruan kedua negara tersebut kini menjalar ke sektor teknologi. Menanggapi wacana pemblokiran Huawei, China mengatakan bahwa AS harus mengoreksi "tindakan kelirunya" terlebih dahulu supaya negosiasi perdagangan dapat dilanjutkan.

Sementara itu, Yields Obligasi 10-tahun AS turun mencapai 2,222%, level terendah sejak pertengahan Oktober 2017.

Mata uang Euro sempat merosot ke level terendah sejak Juni 2017 di $1.1106 karena pemulihan dalam aktivitas bisnis zona euro lebih lemah dari yang diharapkan kemarin dan juga bersamaan Pemilu Uni Eropa yang juga menjadi sorotan.

Dalam Notulen ECBk kemarin, Bank sentral Eropa prihatin akan perlambatan drastis yang sedang melanda Zona Euro. Mereka juga masih mempersiapkan mekanisme TLTRO. Notulen juga menyebutkan pandangan tersebut berakibat mengikis optimisme mereka terhadap proyeksi pemulihan jangka panjang di paruh kedua tahun ini.

Setelah Rilis Notulen ECB yang terseksan Dovish Euro justru menguat karena melemahnya US Dollar. EUR/USD naik 0.23 persen ke 1.1187 semalam. Menurut analis Standard Chartered Bank, bullish Euro tersebut diakibatkan oleh reversal drastis Dolar AS, setelah pasar mencerna Notulen FOMC yang membuka kembali kemungkinan pemotongan suku bunga..

Di Sektor komoditi, emas juga menguat karena melemahnya USD. Spot XAU/USD naik ke level tertinggi pekan ini di 1.287.

Fokus Data Ekonomi Hari Ini :

  1. 15.30 WIB - GBP Retail Sales m/m (F'Cast: -0.3 / Prev: 1.1%)
  2. Day 2 - EUR European Parliamentary Elections
  3. 19.30 WIB - USD Core Durable Goods Orders m/m (F'Cast: 0.1% / Prev: 0.3%)
  4. 19.30 WIB - USD Durable Goods Orders m/m (F'Cast: -2.0% / Prev: 2.6%)
 
 

Rangkuman Perdagangan Rabu dan Fokus Data Ekonomi Kamis

PDFCetak

Kamis, 23 May 2019 08:46

FOREX.5Perdagangan Rabu (22/05) US Dollar bergerak volatile di tengah kekhawatiran konflik perdagangan China-AS dengan cepat berubah menjadi perang teknologi antara dua ekonomi terbesar dunia.

Rabu malam, Reuters melaporkan bahwa Amerika Serikat akan memberlakukan pembatasan pada perusahaan teknologi pengawas video China Hikvision dan berpotensi akan masuk dalam Black List AS, dan hal ini memperbaharui kegelisahan pasar dan membalikkan reli bantuan seiring langkah Washington untuk membatasi sementara Huawei Technology Co Ltd.

Indeks dolar stabil di 98.10 pagi ini, kenaikan awal pekan ini ke tertinggi satu bulan di 98.13 terhenti karena imbal hasil AS menurun di tengah keengganan risiko.

Yields obligasi Treasury dua tahun sebesar 2,237% juga jauh di bawah tingkat dana efektif saat ini di 2,39%.

Gesekan perdagangan yang konstan membuat safe haven yen kembali menguat dengan dolar merosot ke 110,22 yen dan jauh dari 110,67.  Dolar bernasib lebih baik Vs euro yang melemah ke $ 1,1148.

Sterling adalah penggerak utama, meluncur ke level terendah empat bulan di $ 1,2623 sebelum menguat di $ 1,2660 pagi ini. Perdana Menteri Inggris Theresa May berada di bawah tekanan kuat setelah babak terbaru Brexit menjadi bumerang dan memicu permintaan agar dia mengundurkan diri.

Pendukung Brexit terkemuka Andrea Leadsom mengundurkan diri dari pemerintah pada hari Rabu dan media Inggris melaporkan May dapat mengumumkan tanggal keberangkatannya paling cepat Jumat

Di pasar komoditas emas bergerak terbatas, spot XAU/USD stabil dikisaran 1.275.

Harga minyak terkonsolidasi setelah jatuh sekitar 2% semalam karena kenaikan tak terduga dalam persediaan minyak mentah AS menambah kekhawatiran investor tentang permintaan. Minyak mentah AS terakhir turun 8 sen menjadi $ 61,34 per barel, sementara minyak mentah Brent berjangka kehilangan 12 sen menjadi $ 70,87.

Fokus Data Ekonomi Hari Ini :

  1. 14.15 WIB - EUR French Flash Services PMI (F'Cast: 50.7 / Prev: 50.5)
  2. 14.15 WIB - EUR French Flash Manufacturing PMI (F'Cast: 50.1 / Prev: 50.0)
  3. 14.30 WIB - EUR German Flash Manufacturing PMI (F'Cast: 44.9 / Prev: 44.4)
  4. 14.30 WIB - EUR German Flash Services PMI (F'Cast: 55.2 / Prev: 55.7)
  5. 15.00 WIB - EUR Flash Manufacturing PMI (F'Cast: 48.2 / Prev: 47.9)
  6. 15.00 WIB - EUR Flash Services PMI (F'Cast: 53.0 / Prev: 52.8)
  7. 15.00 WIB - EUR German Ifo Business Climate (F'Cast: 99.2 / Prev: 99.2)
  8. Day 1 - EUR European Parliamentary Elections
  9. 18.30 WIB - EUR ECB Monetary Policy Meeting Accounts
 
 

Rangkuman Perdagangan Selasa dan Fokus Data Ekonomi Rabu

PDFCetak

Rabu, 22 May 2019 08:55

FOREX.6Perdagangan Selasa (21/05) US Dollar bergerak volatile namun masih bertahan di kisaran high empat minggu didukung oleh Yields AS yang lebih tinggi setelah Amerika Serikat melonggarkan pembatasan perdagangan pada pembuat peralatan telekomunikasi China Huawei Technologies.

Langkah ini dilakukan sebagai bantuan ke pasar yang dihantam oleh meningkatnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China, meskipun para analis mengatakan sentimen tetap rapuh dengan negosiasi tarif impor antara dua ekonomi terbesar di dunia belum menghasilkan solusi yang tahan lama.

Terhadap mata uang utama, dolar lebih rendah di 98.00 pagi ini, setelah menyentuh tertinggi 3-1/2 minggu di 98.13 semalam dan sempat turun serendah 97.82. Indeks telah naik 1,9% sepanjang tahun ini.

Imbal hasil obligasi 10-tahun AS terakhir sebagian besar tidak berubah pada 2,423% setelah bergerak lebih jauh dari terendah tujuh minggu di 2,354% yang disapu pada Kamis selama sesi sebelumnya.

Euro stabil di $ 1,1162. Mata uang tunggal, yang telah menyerah 0,9% dari level tertinggi bulan ini pada 1 Mei, telah berada di bawah tekanan dalam beberapa minggu terakhir pada kekuatan dolar dan karena kekhawatiran pemilihan parlemen Eropa mendatang diprediksi partai-partai euroskeptik bernasib baik.

Pound berada di $1,2713 saat berita ditulis, bergerak di dekat level terendah empat bulan $ 1,2685 yang dicapai semalam.

Demi memecahkan kebuntuan yang sejauh ini menghambat proses Brexit, PM Inggris Theresa May semalam kemarin menawarkan sebuah “kesepakatan baru” mengenai Brexit, termasuk menambahkan sebuah opsi bagi parlemen untuk melakukan referendum ke dua. Meskipun GBP/USD sempat diperdagangkan menguat hingga 1.2806 pasca laporan tersebut, namun nyatanya penguatan tersebut hanya berlangsung sesaat dan gagal memicu rebound pada mata uang Sterling.

Hal tersebut juga diperparah oleh terus berlanjutnya aksi beli pada mata uang US Dolar di tengah sedikit meredanya kekhawatiran atas konflik perdagangan antara AS dan China pasca Presiden AS Donald Trump cenderung melunakan sikapnya dengan menangguhkan keputusan sebelumnya untuk memasukkan perusahaan raksasa telekomunikasi China yaitu Huawei ke dalam daftar hitam perdagangan.

Fokus Data Ekonomi Hari Ini :

  1. 08.30 WIB - AUD Construction Work Done q/q (Act: -1.9% / F'Cast: 0.1% / Prev: -3.1%)
  2. 12.00 WIB - USD FOMC Member Bullard Speaks, berbicara tentang prospek ekonomi AS dan kebijakan moneter di Foreign Correspondents 'Club of Hong Kong.
  3. 15.30 WIB - GBP CPI y/y (F'Cast: 2.2% / Prev: 1.9%)
  4. 15.30 WIB - GBP PPI Input m/m (F'Cast: 1.1% / Prev: -0.2%)
  5. 15.30 WIB - GBP Public Sector Net Borrowing (F'Cast: 5.2B / Prev: 0.8B)
  6. 21.00 WIB - USD FOMC Member Williams Speaks,  mengadakan konferensi pers tentang kepemilikan rumah AS di Federal Reserve Bank of New York.
  7. 01.00 WIB + 1Day - USD FOMC Meeting Minutes, catatan terperinci dari pertemuan terbaru FOMC
Terakhir Diperbaharui pada Rabu, 22 May 2019 08:58
 
   

Rangkuman Perdagangan Senin dan Fokus Data Ekonomi Selasa

PDFCetak

Selasa, 21 May 2019 08:51

USD-2Dolar AS sedikit melemah hari Senin (20/05) dengan Indeks dolar AS turun 0,1% menjadi 97,88 setelah sebelumnya naik setinggi 98.04 tertinggi sejak 6 Mei. USD masih didukung oleh imbal hasil AS yang lebih tinggi dan karena mengintensifkan gesekan perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina.

Walaupun terpantau sedikit bearish, Indeks Dolar AS masih berada di kisaran level tinggi dua pekan. Namun demikian, Dolar AS melemah terhadap Swis Franc pasca pernyataan posibilitas intervensi pasar oleh pejabat Swiss National Bank (SNB). USD/CHF turun serendah 1.0080 kemarin.

Dilansir oleh Bloomberg, salah seorang anggota Dewan Gubernur SNB, Thomas Moser, mengatakan bahwa SNB selalu siap sedia mengintervensi pasar apabila diperlukan. Pernyataan tersebut cukup diantisipasi oleh pasar mengingat SNB pernah membuat gebrakan besar saat mencabut pegging Franc terhadap Euro di tahun 2015.
 
Ketegangan perdagangan AS-China dinilai masih cukup tinggi. Minggu lalu, Gedung Putih menyatakan bahwa Huawei dan sejumlah perusahaan asal China lainnya, masuk ke dalam daftar hitam pasar Amerika Serikat. Tindakan tersebut juga dikonfirmasi oleh Google, raksasa teknologi AS tersebut mengonfirmasi telah mensuspensi sejumlah bisnis dengan Huawei.

Sementara China yang tak terima dengan kebijakan sepihak Amerika tersebut, menuduh bahwa Amerika Serikat terlalu terobsesi agar keinginannya dituruti dalam kesepakatan perdagangan. Lagipula, tindakan sewenang-wenang AS pada Huawei dan sejumlah perusahaan teknologi China lainnya menambah lebar jurang pemisah AS-China, di tengah perpanjangan negosiasi perdagangan kedua negara.

Dolar juga melemah terhadap safe-haven yen, dengan USD/JPY jatuh 0,1% menjadi 109,80 kemarin. Ekonomi Jepang membukukan ekspansi mengejutkan pada kuartal terakhir, tetapi kekhawatiran akan berkurangnya pengeluaran membayangi laporan.

Euro datar pagi ini di kisaran $ 1,1166 setelah tergelincir ke $ 1,1150 semalam, terendah sejak 3 Mei. Mata uang tunggal diperkirakan akan tetap tebebani menjelang pemilihan parlemen Eropa 23-26 Mei.

Sementara Yield Treasury 10-tahun AS berada di 2,412% saat ini setelah memantul sekitar 2 basis poin semalam. Yields turun menjadi 2,354% minggu lalu, terendah sejak 28 Maret, setelah data penjualan ritel AS yang lemah meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga.

Pagi ini, Ketua The Fed Jerome Powell dalam sebuah konferensi pasar finansial di Florida mengatakan bahwa terlalu dini untuk membuat keputusan tentang dampak perdagangan dan masalah tarif terhadap kebijakan moneter. Powell juga mengatakan globalisasi, teknologi, dan kekuatan lainnya telah mengubah cara inflasi bekerja di Amerika Serikat dengan cara yang masih dipahami oleh The Fed.

Fokus Data Ekonomi Hari Ini :

  1. 06.00 WIB - USD Fed Chair Powell Speaks, menyampaikan pidato berjudul "Menilai Risiko terhadap Sistem Keuangan kita" di Konferensi Pasar Keuangan, di Florida.
  2. 08.30 WIB - AUD Monetary Policy Meeting Minutes, catatan terperinci dari pertemuan Dewan RBA Reserve Bank terbaru.
  3. TENTATIVE - GBP Inflation Report Hearings
  4. 21.45 WIB - USD FOMC Member Evans Speaks, berbicara tentang ekonomi dan kebijakan moneter di Konferensi Pasar Keuangan, di Florida.
  5. 23.00 WIB - USD FOMC Member Rosengren Speaks,  berbicara di Klub Ekonomi New York.
 
 

Rangkuman Perdagangan Jum'At dan Fokus Data Ekonomi Senin

PDFCetak

Senin, 20 May 2019 09:09

USD-2Dolar AS bergerak lebih tinggi pada hari Jumat (17/05) karena kekhawatiran atas pemilihan Uni Eropa pekan ini menekan Euro, sementara pound Inggris mencapai posisi terendah empat bulan di tengah kekhawatiran Brexit.

Indeks dolar AS, yang mengukur USD terhadap enam mata uang utama naik 0,18% menjadi 97.99 dan catat kenaikan mingguan 0,7%.

Data pada hari Jumat menunjukkan sentimen konsumen A.S. melonjak ke level tertinggi 15 tahun pada awal Mei di tengah meningkatnya kepercayaan terhadap prospek ekonomi, meskipun banyak lonjakan yang tercatat sebelum eskalasi perang perdagangan.

Dolar juga masih mendapat dukungan sebagai mata uang safe-haven ketika perang perdagangan AS-China meningkat. Retorika dari kedua belah pihak semakin panas, membuat kesepakatan AS-China tampaknya semakin jauh.

Pada titik ini, berarti tidak akan ada negosiasi tingkat tinggi antara keduanya sampai pertemuan Trump-Xi (Jinping) yang potensial pada pertemuan G20 pada akhir Juni.

Euro sempat menguat setelah Gedung Putih mengatakan Presiden Donald Trump akan menunda keputusan selama enam bulan untuk mengenakan tarif pada mobil impor dan suku cadang untuk memungkinkan lebih banyak waktu untuk pembicaraan perdagangan dengan Uni Eropa dan Jepang.

Sterling jatuh ke level terendah sejak 15 Januari ke $1.2711 setelah pembicaraan tentang Brexit di lintas-partai gagal dan kekhawatiran kembali muncul dari dampak kemungkinan pengunduran diri Perdana Menteri Theresa May, yang akan memicu Hard Brexit.

Dolar Australia juga turun ke level terendah sejak 3 Januari karena meningkatnya ketegangan perdagangan global, AUD/USD turun serendah 0.6864.

Namum Pagi ini, Aussie menguat dengan Pair AUD/USD dibuka naik sekitar 50 poin, mencapai level tertinggi di 0.6923 saat berita ditulis pada berita kemenangan mengejutkan Perdana Menteri Scott Morrison dalam Pemilu akhir pekan.

Fokus Data Ekonomi Hari Ini :

  1. 23.30 WIB - GBP MPC Member Broadbent Speaks, berbicara di Imperial College Business School, di London.
  2. 00.05 WIB + 1Day - USD FOMC Member Clarida Speaks, berbicara tentang strategi kebijakan Federal, alat, dan praktik komunikasi di sebuah acara yang diselenggarakan oleh Federal Reserve Bank of New York.
 
   

Halaman 1 dari 95

© 1999-2019 PT Gatra Mega Berjangka (Money Mall). Hak cipta dilindungi Undang-Undang.